
jadi kau ingin tetap bertemu dengan kedua gadis itu besok?"tanya bagas
kenapa tidak,karena kesempatan yang sangat baik untuk mengenal kedua gadis itu lebih dekat lagi.
bagas garuk garuk kepala walaupun sebenarnya tidak gatal sama sekali.hanya saja perlu ia jaga perasaan bagas walaupun sebenarnya sangat muak kalau mengingat perjalanan cinta nya bersama seorang gadis yang bernama rina.pikiran bagas pun kembali melayang layang kemana mana.sebenarnya apa bedanya antara kedua gadis itu dengan rina.tanya bagas dalam keragu raguannya itu.bagas tahu kalau gadis yang bernama rina sedikit membuat dirinya kesal.walaupun rina cantik untuk ukuran gadis seperti dirinya.tapi tingkahnya tidak mencerminkan seorang gadis yang terpelajar.rina sering berdandan sangat menor dan juga kelakuannya kadang suka aneh-aneh setiap kali lepas dari perhatiannya.apalagi kalau udah lihat lelaki yang tampan yang memiliki roti sobek,bibir seksi sensual dan sangat hot dipandang...
tapi prilaku rina membuat bagas merasa ganjal yang berarti lain bagi diri bagas.
ini visual rina ya...
kok ngelamun sih lu gas??usik hendra pelan
ah tidak kata bagas...."
lu memikirkan kedua gadis itu ya tanya hendra.
ah,tidak kok..." jawab bagas terbata bata.
apakah wajah rina yang membuat lu bengong kayak ayam sakit seperti ini.
bagas tertawa lirih.tawa dingin yang sangat menyesakka.
(ih bagas lama lama kayak tinggal di kutub utara lah dingin banget ketawanya sini mending aku hangatin biar gak dingin lagiπ€π€π)
hati bagas pun merasa bimbang,seakan batinnya harus dihadapkan pada permasalahan yang begitu rumit.apalagi setelah mendapati kehidupan hendra yang jaman modern ini.kepala bagas pun seakan akan pening untuk memikirkan kehidupan yang nyata ini.
__ADS_1
(si bagas,kalau gak mau pening gak usah punya pikiran,lebih pening mah gak punya kepala gas,gak usah dipikirin kali gasπππ)
hanya keraguan dan kebimbangan yang menerpa bagas.
sedangkan hendra yang sedari tadi mengerti tentang perasaan bagas hanya mampu tersenyum ala Pepsodent dan menampilkan deretan gigi putihnya.matanya yang jantan terus mencoba mencari sesuatu yang masih tersimpan di dalam lubuk hati bagas yang terdalam.
apakah kau merindukanku rina bagas?tanya hendra pelan sambil tangannya meraih minuman yang terletak di meja.
aku bingung dra...."
mengapa bingung?tanya hendra
bagas pun hanya bisa diam membisu,mata bagas mencoba menerobos gelap nya malam itu.bagas berharap akan mendapatkan jawaban dari semua itu.tapi gelapnya malam hanya menambah panas hatinya saja.bahkan bagas tak mampu untuk memilih mana yang pantas diantara rina dan kedua gadis misterius yang makin misterius dibenaknya.
apakah kau menganggap kedua gadis itu tak pantas untuk di jadikan teman....?tanya hendra sambil mendekatkan wajahnya pada wajah bagas yang masih bengong kayak orang kesambet.
aku belum bisa berkomentar dra."
apakah karena lu masih bimbang tentang keberadaan kedua gadis itu?"
itu juga salah alternatifku saja dra.
yang lainnya?"tanya bagas
toh kita belum mengerti siapa kedua gadis itu sebenarnya.kau harus ingat siapa kedua gadis itu.
aku yakin kalau kedua gadis itu merupakan gadis baik baik.
__ADS_1
apakah lu yakin dengan semua itu?"
kenapa tidak kata hendra.
bagas menarik nafas dalam-dalam.bagas mencoba memandangi wajah hendra yang mencerminkan seorang laki-laki tegar.seorang lelaki yang tidak mudah putus asa untuk meraih harapannya.
ni kita kasih visual sikha dan hendra ya...
sama sama kece banget ya π€π€π€
tidak kah lu tau dra bahwa banyak wanita sekarang yang berkedok macem macem?"
maksud lu gas tanya hendra.
dunia makin panas dra, orang bisa saja menghalalkan berbagai macam cara.apalagi kehidupan kota seperti Jakarta ini.banyak sekali para gadis berkedok kuliah atau yang lainnya.itu semata hanya untuk mencari atau melampiaskan nafsunya.atau mungkin salah menggunakan kesempatan itu untuk mencari penghasilan atau yang lainnya..."
tidak,aku tidak yakin dengan kata kata lu gas.tidak kah kau tau kalau kedua gadis itu bermobil?
kalau kulihat masalah keuangan tidak akan menjadi masalah bagi kedua gadis itu gas.jadi semua kata katamu tidak cocok untuk kedua gadis itu gas kata hendra dengan nada dingin dan datar.
ni kita kasih lagi ya visual bagas yang lagi kece badai...
__ADS_1
mau visual selanjutnya bakal kita ksih...