
sore itu selepas pulang dari kampusnya, hendra dan bagas sudah dilapangan parkir kendaraan yang berada di belakang kampusnya.sepanjang mata memandandang hanyalang onggokan barang mati yang setia menunggu kedatangan majikannya.hampir puluhan atau bahkan ratusan mobil berjejer di arena parkir itu.tapi dua mata laki laki itu tak menemukan mobil brio merah hati yang sedang mereka tunggu tunggu dari tadi sambil mondar mandir udah kayak setrikaan.(kalo beneran nyetrika udah kelar banyak ni yang di setrika ya kan wey 😝).
sementara itu dengan hati kesel dan dongkol hendra memasuki mobilnya dengan memandang jam di pergelangan tangan kirinya.bagas juga mengikuti hendra.bagas berada di samping hendra yang tampangnya udah kusut kayak kain gak di setrika dan dengan wajah yang sudah suntuknya itu jangan lupakan juga rambut nya yang berantakan dan penampilannya yang acak-acakan kayak habis di kroyok ribuan masa aja.karna yang di tunggu-tunggu juga belum muncul akhirnya hendra mengeluarkan kata kata mutiara nya.
sialan,apasih maunya perempuan itu!"maki hendra kesal.
mungkin sedang dalam perjalanan.
seharusnya sudah setengah jam yang lalu mereka datang,kini hampir petang,kedua gadis itu belum juga menampakkan batang hidungnya bahkan wujud nya aja pun belum ada....!
suasana senyap sejenak.deru mobik terdengar dari kejauhan yang melaju di jalan raya depan kampus itu.sementara dua laki laki itu termenung, sedikit ada rasa kecewa tercermin dari raut wajah hendra dan bagas.namun mendadak lamunan mereka buyar setelah mata mereka menemukan sosok gadis yang sudah lama ia kenal.mata hendra tertuju pada gadis yang sedang berjalan dengan santai sambil menjinjing tasnya.ya gadis yang di tunggu-tunggu sampek lumutan bahkan jamuran dari tadi oleh kedua lelaki itu adalah bella.ya bella adalah seorang gadis yang pernah dicintai oleh hendra, walaupun sampai saat ini belum ada kepastian untuk memutuskan hubungannya itu.tapi gadis itu tau kalau keroyalan hendra memang perlu di pikir pikirkan.tapi bagaimana mungkin bella dapat melepaskan hendra begitu saja,lelaki yang ganteng dan tampan seantaro jagad kampus dan kantornya itu sangat susah untuk di taklukan,karna penggemar hendra terbilang cukup banyak dan cewek cewek cantik semuanya.
bella,hen...."desis bagas lirih
__ADS_1
suruh apakan dia ....?tanya hendra sinis.padahal kalau ia yakin,wajah gadis itu tidak kalah menariknya kalau dibandingkan dengan sikha dan sekar,tapi agaknya hendra lebih tertarik dengan dua gadis baru yang kelihatan nya memang agak membingungkan jalan pikirannya itu.
tidak kah lu merasa kasihan kalau melihat gadis secantik dirinya jalan sendirian?
"apa maksudmu?"
"lihat saja body nya.kukira lebih menarik kalau dibandingkan dengan sikha dan sekar...."
memang,tapi kita harus mencoba untuk menaklukkan kedua gadis misterius itu dulu.sepanjang bella tidak mengetahuinya.
kalaupun tercium,itu adalah resikonya gas.
"lu tak menemuinya?"
__ADS_1
malas jawab hendra tegas
bagaimana kalau bella berpaling ke lelaki laki lain, setelah mengetahui kalau lu tidak pernah memperhatikannya?
hendra diam.hatinya merasa tergugah juga, berarti dirinya harus merasa tersaingi kalau benar bella mencari pengganti.
ah,aku tak tahu bas....
bagas menyeringai,ada sebersit perasaan kecewa dari jawaban hendra.tapi apalah artinya kalau mereka harus berhadapan dengan hendra.ia lebih baik mengalah dari pada harus melawan semua kata kata itu.ia tidak ingin tersinggung dengan kata-kata laki laki itu yang kadang pedas kayak bon cabe kadang pahit kayak kopi seperti kehidupannya.maklumlah hendra lebih banyak berbuat baik buat bagas.
maaf ya author udah lama gak up, soalnya author sibuk kerja dan ngurus baby author,
__ADS_1
ini visual hendra dan bagas ya,mereka pas lagi nongkrong di pasar malam buat hilangin suntuk malam ☺️🤭