BENCI DISANGKA SAYANG

BENCI DISANGKA SAYANG
KARMA SUAMI


__ADS_3

"Mama... kata sasa, iya apa sasa? ayo kita berangkat sekolah, nanti sasa terlambat ma, ayo, kata Ririn, mpok nur, kami ke sekolah dulu ya mpok??, iya rin, hati hati ya, kata mpok nur, iya mpok.


" setiba nya disekolah ilham, ma, ilham masuk kelas ya, iya, ayo sana kata Ririn pada ilham, kemudian Ririn pergi menuju ke sekolah sasa, setelah sampai, ma, sasa masuk kelas dulu ya, iya sasa, mama pulang dulu ya, kata Ririn dan sasa menganggukkan kepala nya,


Ririn pulang menuju rumah mpok nur, tanpa sengaja Ririn lewat didepan rumah mantan suaminya, Ririn terkejut melihat pemandangan yang tak pernah Ririn lihat, Ririn pun menghentikan motor nya karena ingin beli sayur dulu,sosok ibu ibu yang hampir tua , menjemur jemuran yang berat, seakan ibu itu tidak sanggup melakukan nya, dan terdengar suara perintah kasar dan tidak sopan pada wanita tua itu, "Ayo cepat kerja, jangan mau enak aja, malas sekali kamu bu, kalau ibu tidak mau kerja, jangan tinggal di rumah ini

__ADS_1


" maaf Bu ibu, itu suara siapa ya? tanya Ririn pada ibu ibu yang juga membeli sayur, itu bu Ririn, istri baru putra, mantan suami ibu, apa?? istri putra, yang diperintah itu,, ibu putra, bu, kata seorang ibu lagi, oh... kata Ririn


"sifatnya jauh beda sama bu Ririn, saya sudah sering dengar yang begituan, putra aja gak berani bela ibu nya, kasian bu pak putra putra setiap hari diomelin, oh.. kata Ririn, seakan tidak percaya...


" oh ya bu Ririn, pak putra dan ibu nya itu pantas mendapatkan perlakuan seperti itu, dulu kan mereka memperlakukan ibu seperti itu, kata seorang ibu, sudah lah ibu ibu, tidak usah diungkit lagi, Ririn sudah ikhlas bu, itu nama nya karma, iyakan ibu ibu... kata seorang ibu lain nya, iya itu karma sudah menyakiti istri yang baik,

__ADS_1


"jadi bu Ririn itu sudah bercerai ya ibu ibu?? tanya paman sayur, iya , kasihan dulu bu Ririn ditinggal kawin begitu saja oleh pak putra, tuh paman lihat karma dari perbuatan putra pada Ririn dapat istri seperti preman pasar, hahaha..... kata ibu ibu itu sambil tertawa, iya syukurin, tuh tahu rasa,,, putra sama ibunya, dapat istri zalim se zalim mereka dulu pada bu Ririn , oh begitu cerita nya, kata paman sayur sambil mengiba , iya paman, kemudian ibu ibu pulang ke rumah mereka masing masing.


"Ririn yang baru sampai rumah mpok Nur, duduk di teras rumah, sambil mengingat suara ibu ibu itu, kasihan mas putra dan ibu nya kata Ririn dalam hati...


Tiba tiba mpok Nur muncul, kamu sudah pulang rin, iya mpok, kenapa bingung?? tanya mpok Nur, gak apa apa mpok, kecapean aja kata Ririn, ada yang kamu sembunyikan kan dari mpok, mpok tahu rin, ayo cerita, kata mpok Nur, sebelum Ririn cerita, Ririn menarik nafasnya dengan berat...

__ADS_1


" Ririn dapat info dari ibu ibu barusan mpok, info apa??info istri baru mas putra mpok, oh, kata mpok Nur, mpok sudah tahu ya,? tanya Ririn, iya mpok sudah tahu, tapi mpok gak beritahu kamu, wajar lah rin, putra dan ibunya itu mendapat perlakuan seperti itu, mereka kan sudah keterlaluan pada mu, Ririn hanya diam dan mendengarkan omongan mpok Nur,..


Bersambung....


__ADS_2