
"Pagi ceria,seperti bias aku me lakukan pekerjaan Ibu rumah tangga, setelah sarapan suami Dan anak ku pergi ke sekolah Dan bekerja, setelah pekerjaan selesai aku istirahat sebentar,
Tok.... tok.... tok...., suara picture diketuk Dan terdengar seseorang mengucap salam didepan pintu, " Aku menghampiri pintu untuk membukakan,, "Assalamu'alaikum..... wa alaikum salam, jawab ku, ternyata Saudara Ipar ku yang datang bertamu ke rumah ku, Ayo masuk mbak !!!
kataku pada mbak Nia, Saudara suamiku Mas putra,
" Mbak Nia masuk ke rumah, Dan duduk di sofa ruang tamu,sambil duduk dia melihat lihat isi rumah ku, wah sofa kamu empuk juga rin,pasti mahal ya harganya?? tidak mba aku Dan mas putra beli di cuci gudang mbak, kataku, tapi dia te tap tidak percaya,,
" Berapa harganya? 2 juta mbak, jawab ku, lalu dia tertawa, ha... ha.... 2 juta mana mungkin, kamu pasti bohong, katanya "Aku aja yang sudah beli 3 tahun yang lalu sudah 2 juta harga sofa nya, yasudah kalau mbak gak percaya, kataku pada mbak rina, nanti mbak tanyakan aja sama mas putra, jawab ku lagi, aku malas berdebat dengan IPAR ku, sebab dia selalu bilang aku bohong, kalau gak percaya untuk apa Berta nya, gumam ku dalam hati "emang Ipar CEREWET.
" Mana putra?? apa dia bekerja tanya nya, iya mas putra bekerja mbak, Dan sasa sudah masuk sekolah, kataku sambil memberi kan air teh Dan kue cemilan untuk mbak nia, tiba tiba dia mengambil kue Dan memakan nya,
__ADS_1
"Kue apa ini? kok coklat semua, katanya, ini kue cokelat kesukaan sasa Dan mas putra mbak, aku but sendiri, jawab ku, oh jadi sekarang kamu sudah bisa buat kue nya, katanya sambil mengerutkan dahinya, iya mbak, kataku, Dan sebab aku sudah gak tahan dengan sikap nya aku Bertanya
"Mba mau apa?? kesini, mau silaturrahmi, katanya, apa aku gak boleh datang ke rumah adik ku sendiri, jawab nya ketus, boleh mbak, tapi kan mas putra lagi kerja, kalau hari libur, baru mas putra Ada di rumah,
" Kembali ipar ku menguji kesabaran ku, dia berjalan menuju kamar, Dan juga dapur ku, Tanpa permisi dia menjelajahi rumah ku dan memeriksa isi rumah ku, oh my good gumam ku dalam hati, kenapa aku punya Ipar seperti dia, kamar kamu rapi, dapur kamu bersih katanya, tapi diakhir kata dia bilang" tapi sayang sempit, oh aku benar benar terkejut mendengar perkataannya ,,
"Gak apa mbak, jawab ku, yang penting kami bahagia, Dan nyaman di rumah ini jawab ku, sebuah penghinaan yang dia kata kan, tapi tak membuat ku emosi, sebab aku selalu bersyukur dengan semua yang ku dapat
__ADS_1
"apa kabar nya mbak?? tanya mas putra, baik dik, kamu bagaimana?? Apa bahagia hidup bersama ririn,dak... dik... duk.... suara jantung ku berdetak saat terkejut mendengar suara mbak Nia, " Aku bahagia, kata suamiku sambil tersenyum pada ku, kenapa mbak Nia tanya begitu?? aku ragu aja melihat kamu, aku ragu ririn bisa merawat kamu dengan baik, kata nya ketus dihadapan ku,
" Lalu suamiku mengalihkan pem bicara an sebab gak enak dengan aku, "Mbak Nia, Ada Perlu apa jauh jauh datang ke sini? Aku mau silaturrahmi katanya, Dan aku mau... mau..
" Pinjam uang, katanya Dan aku terkejut mendengar nya datang kesini hanya mau pinjam uang, padahal mulutnya selalu menghina, kalau bukan saudara suamiku, sudah aku usir dari ru mah, gumam ku.
__ADS_1
"Aku gak Ada uang mbak, masa kerja gak ada uang nya sih, kamu bohong, atau ririn yang habisin uang kamu, katanya, Astagfirullah mbak jawab ku, kenapa mbak begitu, mas putra gajih nya gak besar, hanya cukup untuk makan,, Dan biaya sekolah sasa, kataku, tapi dia tidak henti nya mengatai aku, dengan wajah Marah dia pergi, " Aku pulang dulu, katanya, iya mbak jawab ku Dan mas putra, "maaf kan saudara ku y sayang, kata suamiku, iya mas.