
Aku adalah seorang mahasiswi berusia 14 tahun.
Orangtuaku sudah meninggal sejak aku berumur 9 tahun.
Di sekolahnya, aku di bully hanya karena alasan bahwa aku adalah anak yang pendiam. Mereka bilang bahwa sikapku yang pendiam itu benar-benar menyebalkan.
Aku sudah terbiasa mendapatkan perilaku seperti itu sampai sekarang. Hanya saja ..........
Malamnya, sekitar pukul 9 malam, kakak dan adikku tiba-tiba membuka pintu kamarku dengan raut wajah mereka yang kesal.
Awalnya aku bingung, sampai-sampai aku berpikir, "sebenarnya mereka kenapa?"
__ADS_1
Mereka kemudian mengatakan, "Hei! Semua keluarga kami akan memutuskan hubungan denganmu! Jangan berhubungan dengan kami lagi!!"
Aku mengabaikan mereka, lantas adikku mengambil tongkat kayu, kemudian menghancurkan semua komputer dan buku-buku yang aku sayangi sepenuh hati.
Dalam keadaan marah setengah mati, aku ingin menghajar mereka, tetapi kakakku adalah ahli bela diri sehingga aku justru malah dihajar balik olehnya.
Mereka langsung mempersilahkan ku untuk keluar dari rumah. Aku sampai memohon dengan menjijikan sambil menangis, tetapi mereka tetap menyuruhku untuk pergi.
Di luar saat ini sedang hujan, lantas aku mengambil payung dan mulai pergi ke luar.
Hatiku benar-benar hancur.
__ADS_1
Sebenarnya apa yang telah kuperbuat?
Apa yang harus aku lakukan selanjutnya?
Di sepanjang jalan aku terus saja melamun, sampai-sampai saat menyeberangi jalan, aku tertabrak oleh mobil..
*Duagh!*
Ah ... Kenapa? ... Kenapa ini terjadi padaku?
Dalam keadaan setengah sadar setelah tertabrak aku mengatakan sesuatu dengan suara yang pelan dan lemas, " .......... ah, ... Andaikan ..... saja, aku bisa ... sekali ... lagi..... memulai semua ... kehidupan... ini ..... dari.. awal ....."
__ADS_1
Setelah itu .....
Aku pun tewas ditempat.