berkultivasi dengan game

berkultivasi dengan game
15


__ADS_3

Dalam kesunyian kamarnya, Weiwei berbaring di atas ranjang kayu dengan mata terpejam. Hatinya berdebar-debar, tidak yakin apa yang seharusnya dilakukan selanjutnya. Dia merasa sensasi aneh yang berputar-putar di bawah perutnya, dan dia ingin mencari tahu apakah itu benar-benar merupakan benih-benih akar spiritual.


Dengan perlahan, Weiwei mulai berfokus pada tubuhnya, mencoba untuk merasakan energi yang ada di dalam dirinya. Dia mendengarkan detak jantungnya yang berdebar kencang dan mencoba merasakan aliran energi yang tidak pernah dia sadari sebelumnya.


Menghirup napas dalam-dalam, dia mencoba memusatkan perhatiannya pada titik meridian di dalam tubuhnya. Seiring waktu berlalu, dia mulai merasakan sesuatu yang aneh, seperti aliran kecil yang mengalir melalui tubuhnya.


Ketika Weiwei membuka matanya kembali, matanya bersinar penuh kegembiraan. Dia merasa yakin bahwa ada sesuatu yang berbeda dalam dirinya, sesuatu yang sebelumnya tidak pernah ada. Meskipun dia masih belum sepenuhnya memahami apa yang baru dia alami, sensasi aneh itu memberinya harapan dan keyakinan bahwa ini adalah awal dari perubahan besar dalam hidupnya.


Meskipun benih akar spiritual dalam dirinya masih berupa sesuatu yang samar dan belum menunjukkan wujud aslinya, Weiwei merasa senang dan bahagia. Ini adalah impian lamanya yang akhirnya menjadi kenyataan. Ia memori saat berusia sembilan tahun, ketika dia bersama anak-anak seusianya dibawa ke sebuah tempat untuk mengidentifikasi jenis akar spiritual masing-masing.


Ingatannya membawa dia kembali ke saat-saat itu, ketika harapannya secerah matahari. Seperti anak-anak lainnya, dia sangat bersemangat dan menantikan kesempatan ini, mirip dengan anak yang menunggu untuk diterima ke sekolah yang diimpikan selama bertahun-tahun.


Di tempat tersebut, ada sebuah batu besar yang memiliki kemampuan mengidentifikasi jenis spiritual pada individu. Seorang guru spiritual sesekali akan turun gunung untuk mencari murid-murid baru yang memiliki potensi.


Ini adalah kesempatan bagi semua orang untuk mengidentifikasi jenis akar spiritual mereka. Setelah itu, terserah keluarga anak-anak apakah mereka akan mendaftarkan anak-anak mereka ke sebuah sekte atau membiarkan mereka di rumah.


Weiwei berasal dari keluarga Chen, yang memiliki beberapa kultivator kuat, meskipun mereka tidak begitu terkenal. Pada saat itu, Weiwei masih kecil dan tak tahu tentang kedengkian orang dewasa. Dia merasa sangat bahagia dan bersemangat.


Namun, saat gilirannya tiba, ketika dia meletakkan tangannya di atas batu identifikasi, tidak ada perubahan yang terjadi. Hasilnya adalah "Weiwei Zhong Besar." Meskipun orang tuanya menghiburnya dan mengatakan bahwa itu adalah hal yang baik, Weiwei merasa sedih.


Sejak saat itu, Weiwei merasa dirinya rendah dan tak berharga. Dia sering diintimidasi dan dibully oleh orang lain, bahkan di dalam keluarganya sendiri. Tapi dia terbiasa dengan itu seiring waktu.


Tapi di balik itu semua, bisa memiliki akar spritual adalah impian nya sejak lama.


Dan sistem game online sudah menjadi mimpi itu menjadi nyata dalam sekejap.


Sekarang, dengan benih akar spiritual yang mulai tumbuh dalam dirinya, ada harapan yang baru muncul dalam hati Weiwei. Meskipun dia belum tahu jenis akar spiritualnya, ini adalah awal dari perubahan besar dalam hidupnya, dan itu memberinya semangat baru. Impiannya yang lama akhirnya menjadi kenyataan.


"akhirnya aku punya akar spiritual juga,ahh ini...ini bukan mimpi kan?"


"Huhuhu aku ..aku senang "tambah Weiwei lagi.


Jangan salahkan Weiwei karena memiliki karakter lemah, Dia adalah manusia yang biasa yang tidak mampu melindungi diri sendiri di tengah kelompok raksasa yang bisa menghancurkan sebuah negara dengan satu jentikan jari.


Tapi weiwei yakin, dengan sistem di tangannya. Pada suatu hari dia akan menjadi salah satu dari para raksasa itu.


Kedua orang tuanya yang sudah cukup lama di bawah , mereka khawatir bahwa ada sesuatu yang salah.


Jadi terlepas dari para tamu yang sedang bermain game keduanya langsung lari menuju kamar Putri mereka satu-satunya,


Mereka membuka pintu kamar Weiwei dan melihat putrinya yang menangis bahagia.


Mereka berdua jelas terkejut sekali dan khawatir, bertanya, "Weiwei, apa yang terjadi? Apakah kamu baik-baik saja?" Weiwei yang masih menangis, berbicara dengan suara gemetar, "Aku memiliki akar spiritual. Aku tidak tahu bagaimana, tapi aku benar-benar punya akar spiritual sekarang,ayah, ibu huhuhu."


Ayah dan ibu Weiwei tidak bisa mempercayainya pada awalnya. Tapi Weiwei bukanlah gadis yang suka berbohong, karena itu,ibu menjadi terharu dan berteriak "Terima kasih Tuhan, ini adalah berkatmu."


Ayah Weiwei juga berkata, "Aku tidak tahu apa yang terjadi, apakah akar spiritualmu tumbuh terlambat atau apa, yang jelas ini adalah hal yang pantas dirayakan."

__ADS_1


Wajar jika weiwei bukanlah seorang cultivator karena ayah dan ibunya adalah manusia biasa.Tapi sebagai orang tua mereka selalu mengharap yang terbaik untuk Putri mereka satu-satunya ini. Mereka bisa menanggung kesulitan namun tidak bisa melihat putri mereka menderita.


Terlahir tanpa akar spiritual adalah dosa yang mereka berikan pada Weiwei. Jadi kabar Ini adalah kabar yang paling baik setelah Weiwei lahir.


Bagaimana mungkin mereka tidak senang dengan kabar itu.


Weiwei juga berkata dengan penuh rasa syukur, "Ya, Ayah. Aku tidak tahu harus mengatakan apa, tapi aku sangat bahagia."


Pada akhirnya, keluarga ini saling berpelukan dengan erat, air mata bahagia mengalir di wajah mereka.


 Mereka menangis bukan karena sedih, melainkan karena kebahagiaan yang begitu mendalam dan tidak terkatakan. Mereka merasa beruntung dan bersyukur atas hadiah yang tak ternilai ini.


 Ini adalah benih akar spiritual, dan Weiwei merasa semakin yakin bahwa takdirnya akan berubah.


Namun, ia merasa penasaran tentang jenis akar spiritual yang akan dia miliki. Dengan perasaan campuran antara harapan dan rasa ingin tahu, Weiwei akhirnya memutuskan untuk berbicara dengan sistem.


Weiwei berbicara dalam hati "Terima kasih, Sistem, atas benih akar spiritual ini. Tapi aku penasaran, jenis akar spiritual apa yang akan aku miliki nantinya?"


Sistem: "Tentu saja, pemilik toko. Akar spiritualmu adalah akar elemen."


"Akar elemen? Itu luar biasa! Terima kasih, Sistem." kata Weiwei dengan semangat


Namun, kebahagiaan Weiwei berubah menjadi kejutan ketika sistem memberikan tambahan informasi.


Sistem: "Tetapi ada satu hal yang perlu kau ketahui, pemilik toko. Akar spiritualmu adalah dari lima elemen sekaligus: air, kayu, tanah, angin, dan api."


Weiwei yang tadinya bahagia menjadi terkejut. Ia tidak bisa membayangkan memiliki lima elemen sekaligus dalam akar spiritualnya. Kecemasan mulai menghampiri.


Weiwei, yang awalnya begitu bahagia mendengar bahwa ia memiliki elemen ganda, tiba-tiba merasa sedih ketika sistem mengungkapkan bahwa ia memiliki lima elemen sekaligus. Kenapa dia merasa sedih? Ini seperti seseorang yang mendapatkan kue impian mereka, tapi sekarang tahu bahwa kue itu terlalu besar dan sulit dimakan.


Weiwei tahu bahwa memiliki elemen lebih dari satu merupakan beban besar, karena dia telah membaca banyak novel genre kultivasi. Dalam cerita-cerita tersebut, karakter yang memiliki elemen ganda sering mengalami perjalanan yang sulit dan penuh dengan rintangan. Namun, memiliki lima elemen sekaligus? Itu bahkan lebih sulit dan rumit.


Ini seperti seseorang yang memenangkan hadiah besar, seperti rumah yang besar dan mewah. Awalnya, mereka merasa senang dan bersemangat, tapi kemudian mereka menyadari bahwa memelihara rumah sebesar itu memerlukan banyak waktu, usaha, dan biaya. Mereka harus membersihkan rumah, membayar pajak properti, dan merawatnya dengan baik. Rumah besar yang seharusnya menjadi impian, sekarang menjadi beban.


Hal yang sama berlaku untuk Weiwei. Meskipun memiliki elemen ganda adalah sebuah anugerah, memiliki lima elemen sekaligus adalah tantangan yang luar biasa. Dia akan harus belajar bagaimana mengendalikan dan menggabungkan lima elemen tersebut, menghadapi musuh-musuh kuat, dan mengatasi konflik internal. Itu adalah tanggung jawab dan beban yang sangat besar.


Jadi, Weiwei merasa sedih karena dia menyadari bahwa anugerah yang dia terima juga membawa beban yang besar. Ini adalah campuran perasaan bahagia dan cemas, seperti mendapatkan kue impian yang terlalu besar untuk dimakan sendiri.


Tidak lama kemudian, ibu dan ayah Weiwei melihat kebingungan putri mereka dan memutuskan untuk memeriksanya


 "Weiwei, apa yang terjadi? Kenapa ekspresimu berubah begitu cepat?" kata Ibu yang kembali khawatir.


 "Apakah ada sesuatu yang salah?" kata ayah pula.


Weiwei, dengan nada yang patah-patah, menjelaskan situasinya.


"Ibu, Ayah, aku senang mendapatkan akar spiritual, tapi akar spiritualku adalah dari lima elemen sekaligus: air, kayu, tanah, angin, dan api." kata Weiwei

__ADS_1


Ayah Weiwei juga terkejut seperti weiwei"Lima elemen? Itu luar biasa, tapi juga sangat rumit. Menjadi pemilik akar spiritual ganda memerlukan usaha dan kultivasi yang lebih keras."


"Memiliki hanya satu elemen bisa dianggap sebagai keberuntungan, karena 100% energi yang diperoleh akan difokuskan pada satu titik, menjadikan seseorang sangat kuat. Namun, saat seseorang memiliki dua elemen, mereka harus membagi 100% energi itu menjadi dua bagian yang sama."Weiwei berbicara dengan penuh semangat.


Tetapi, bagaimana jika seseorang memiliki tiga elemen? Itu adalah hal yang pernah terdengar oleh Ayah Weiwei. Pada saat itu, orang yang memiliki tiga elemen dianggap bukan sebagai seorang kultivator yang kuat, melainkan sebagai sampah.


"Apa yang kamu katakan itu benar," kata Ayah Weiwei pada Putri nya tapi dia justru sedang mengingat masa lalu dan informasi lainnya yang pernah dia dengar.


 "Memiliki tiga elemen adalah kutukan. Orang-orang tidak menganggapnya sebagai keberuntungan, melainkan sebuah beban." kata ayah Weiwei pelan


Weiwei tersenyum kecut, tapi ada ketegasan di matanya saat dia melanjutkan, "Tetapi kita tidak akan menjadi sampah, Ayah. Aku akan membuktikan kepada dunia bahwa memiliki lima elemen sekaligus bukanlah hal yang mustahil. Aku akan membagi 100% energi itu ke lima elemen, dan aku akan menjadi yang terkuat."


Weiwei tahu jika dirinya bukanlah siapa-siapa tapi dengan sistem berada di sisinya ,dia seperti sedang memiliki setengah dari dunia.


Jadi jangan pernah khawatir.


Ayah Weiwei merasa haru dengan tekad putrinya. "Kau selalu memiliki semangat yang menginspirasi, Weiwei."


 "Ibu, suatu hari aku akan membuat kalian bangga, tidak peduli seberapa mustahilnya. Aku akan membuktikan bahwa memiliki lima elemen bukanlah kutukan, tapi berkah."


Ibu Weiwei tersenyum lembut, meraih tangan putrinya, dan berkata, "Kami selalu akan mendukungmu, Weiwei. Kau adalah harapan dan cahaya dalam hidup kami."


"Tapi ini juga berarti Weiwei memiliki potensi yang luar biasa. Jangan khawatir, kita akan menemukan cara untuk membantumu mengembangkan akar spiritualmu dengan baik." kata Ibu yang tidak tau harus berkata apa.


Ayah Weiwei juga tahu menjadi seorang cultivator itu tidak mudah tapi lagi bagi putrinya yang baru saja membentuk benih akar spiritual.


Karena dia bukanlah seorang cultivator jadi ayah tidak mengetahui bagaimana cara membujuk putrinya ini


Tapi dia jelas mengetahui, beban macam apa yang akan ditanggung oleh putrinya dengan 5 elemen sekaligus 2 elemen saja sudah menyusahkan apalagi ini adalah elemen yang lengkap.


Weiwei merasa yakin bahwa tidak ada alasan untuk khawatir karena dia memiliki sistem game online yang mendukungnya.


Weiwei dengan serius berkata kepada ayah dan ibu, "Apakah kalian tahu mengapa orang-orang begitu ketagihan bermain game di toko kita?" Ayah dan ibu menggelengkan kepala serentak dan menjawab, "Kami tidak tahu, apa yang sedang terjadi?"


Weiwei menjelaskan dengan pandangan serius, "Ketika orang-orang bermain game, mereka menjadi fokus dan mendapatkan wawasan baru. Alasan mengapa aku sekarang memiliki akar spiritual adalah karena aku rajin bermain game."


Selain mengembangkan akar spiritual, Weiwei merasa bahwa bermain game juga melatih insting pertarungannya, membuatnya menjadi seperti bukan orang biasa lagi.


Ayah, yang mendengar ini, merasa agak bersemangat, namun dia tidak bisa mempercayainya begitu saja. Dia bertanya, "Jadi, kau percaya bahwa bermain game telah membantumu tumbuh seperti ini?"


Weiwei tersenyum dan menjawab, "Itulah sebabnya. Sekarang aku percaya bahwa dengan bermain game secara teratur, aku bisa menstabilkan kelima elemen itu. Ayah, ibu, jangan khawatir. Bermain game juga merupakan bentuk pelatihan yang nyata."


Meskipun ayah dan ibunya belum sepenuhnya mengerti, tapi mereka serius untuk mendukungnya. Weiwei juga bersemangat dan berjanji, "Aku akan terus bermain game, Ayah, dan jangan khawatir, setelah aku menjadi kuat, aku akan melindungi keluarga kita. Tidak ada orang lagi yang akan meremehkan kita di masa depan."


Ibu tertawa dan memeluk putrinya dengan erat sambil berkata, "Suatu hari, ibu akan bergantung padamu, hahaha."


Ayah juga senang dan bertepuk tangan, meskipun dia tidak mengekspresikan kegembiraannya seperti istri dan putrinya. Dia berkata, "Biarkan ayah turun dan menunggu pelanggan."

__ADS_1


Weiwei setuju karena dia perlu mencari tau lebih lanjut perkembangan akar spiritualnya, yang saat ini masih seperti benih yang perlu tumbuh menjadi akar spiritual yang lengkap.


Ini adalah hari yang paling menyenangkan untuk Weiwei ,ini ajaib.


__ADS_2