berkultivasi dengan game

berkultivasi dengan game
26


__ADS_3

Berita mengenai keluarga Go dan keluarga Meng yang masuk dalam daftar hitam Sekte Langit Elysium dengan larangan masuk ke dalam sekte untuk beberapa tahun, segera menjadi pembicaraan utama di dunia persilatan. Ini merupakan sebuah kejadian yang sangat langka, bahkan belum pernah terjadi sebelumnya.


Di sebuah pertemuan di salah satu sekte kecil yang ingin mengambil kesempatan dari situasi ini, seorang kultivator berbicara dengan penuh semangat, "Kita tidak boleh melewatkan kesempatan ini! Keluarga Go dan keluarga Meng tampaknya memiliki masalah besar. Sekte Langit Elysium pasti memiliki alasan kuat untuk melarang mereka masuk. Kita bisa mengundang mereka ke sekte kita dan menawarkan perlindungan."


"kita hanyalah sebuah sekte kecil tapi dengan dukungan keluarga Ming dan keluargaku di masa depan mungkin akan ada perubahan khusus untuk sekte kita. Kalau begitu ide untuk merekrut dua keluarga ini dalam sekte ini adalah ide yang bagus"


Bukan satu sekte yang berpikir demikian .Tapi beberapa sekte lainnya juga berpikiran yang sama namun mereka hanya sebatas sekte kecil yang membutuhkan donatur agar sekte mereka menjadi berkembang pesat.


Sekte yang lebih besar sudah memiliki donatur dan para murid yang bertalenta dan berbakat Jadi mereka tidak perlu berpikir tentang menarik dua keluarga itu.


Sementara itu,di sekitar sebuah toko peralatan kultivasi, sekelompok kultivator muda lain sedang membicarakan situasi ini. Salah satu dari mereka berkata, "Sekte Langit Elysium adalah sekte besar dan berpengaruh. Jika mereka memasukkan dua keluarga besar ini dalam daftar hitam, maka mereka pasti telah melakukan sesuatu yang sangat menyinggung sekte langit kan"


"aku susah payah masuk ke dalam sekte langit, dan sulit untuk bisa menang tanpa ada sumber daya.Tapi mereka sudah masuk dan mendapatkan celah untuk menjadi murid dalam.Ah apa kiranya yang mendorong dua keluarga itu sampai bisa masuk ke dalam daftar hitam?"


"Entah lah,hei, jangan berisik ada guru di depan jangan sampai kita dihukum karena pembicaraan ini"kata salah satu dari mereka.


Di kaki gunung yang jauh, terdapat sebuah sekte kecil yang berbeda dari yang lain. Kabar tentang dua keluarga yang telah masuk dalam daftar hitam sekte langit telah sampai ke sana, dan mereka mempertanyakan mengapa keluarga-keluarga tersebut berperilaku aneh, menolak untuk tunduk pada sekte sekelas sekte langit. Pemimpin dan guru-guru sekte kecil itu pun berkumpul untuk membahas masalah ini.


Pemimpin berkata, "Pergilah dan selidiki mengapa dua keluarga itu bertindak seperti ini. Pasti mereka memiliki alasan yang kuat."


Seorang guru menanggapi, "Ya, pemimpin kami juga berpikir begitu, tapi sepertinya tindakan mereka mungkin telah menyakiti perasaan sekte langit. Haruskah kita tetap melanjutkan penyelidikan?"


Pemimpin menjawab tegas, "Hanya orang bodoh yang berpikir begitu. Semua orang memiliki motif di balik tindakan mereka. Mengapa mereka rela masuk ke dalam daftar hitam jika tidak ada alasan?"


Semua orang dalam ruangan itu terdiam, merenungkan kata-kata pemimpin. Mereka mulai berbisik-bisik satu sama lain, berbagi ide-ide mereka.


Akhirnya, salah satu dari mereka menyatakan, "Pemimpin, izinkan saya pergi. Saya akan menyelidiki situasi ini dengan hati-hati."


Pemimpin menyetujui, "Baik, lakukan itu dengan diam-diam. Jangan sampai sekte langit mendengarnya. Kita tidak ingin menyinggung mereka hanya karena ingin menyelidiki."


Mereka semua memahami bahwa sekte langit adalah sekte besar yang dihormati, terutama karena alumni mereka rata-rata menjadi kultivator tingkat tinggi. Oleh karena itu, mereka memutuskan untuk melanjutkan penyelidikan secara rahasia, dengan harapan dapat meminimalkan potensi konflik yang merugikan mereka.


Di sebuah lembah terpencil yang dikelilingi oleh pegunungan yang tinggi, Go Han, seorang kultivator yang terkenal akan kebijaksanaannya, tengah berjalan sendirian. Langkahnya pasti, dan kehadirannya dipenuhi dengan ketenangan yang mendalam. Namun, tanpa disadarinya, ada seseorang yang mengikuti langkah-langkahnya, berusaha menyelinap dengan hati-hati, menyembunyikan aura kultivasinya dengan jimat.


Go Han merasakan bahwa ada sesuatu yang tidak beres, aura yang mencurigakan menghampiri. Dengan cepat, dia berhenti dan berbalik, mata tajamnya memindai sekeliling.


Pria yang tidak dikenal itu terkejut saat Go Han tiba-tiba berbalik. Namun, dia mencoba untuk tetap tenang dan berkata, "Maaf, saya tersesat di daerah ini. Saya hanya mencari petunjuk."


Go Han tetap waspada. "Anda tidak perlu menyembunyikan aura Anda dengan jimat. Siapa Anda sebenarnya?"


Pria itu tersenyum dengan tenang. "Saya pikir Anda akan lebih tertarik pada pertarungan daripada identitas saya."


Tidak ada kata-kata lagi yang terucap. Go Han dan pria itu langsung berhadapan satu sama lain. Dalam sekejap, pertarungan dimulai.


Go Han dan pria misterius itu saling berhadapan, aura kultivasi yang kuat melingkupi mereka. Pertarungan mereka menggema seperti guntur di siang bolong.Go Han menyerang dengan kecepatan kilat, sementara pria misterius itu menghindar dengan gesit.


Gelombang energi meloncat ke segala arah saat mereka bertempur, membuat dedaunan dan tanah bergoyang. Go Han mengeluarkan serangan bertubi-tubi, dengan tinju energi memotong udara menuju lawannya. Namun, pria misterius itu menghindar dengan anggun, seolah-olah membaca gerakan Go Han sebelum mereka terjadi.


Kemudian, pria itu melancarkan serangan balik yang memukau. Dengan satu gerakan tangan, dia menciptakan pusaran energi yang kuat yang mendorong Go Han ke belakang. Go Han mendarat dengan mantap, berusaha untuk menstabilkan dirinya.

__ADS_1


Pertarungan mereka terus berlanjut, dengan serangan dan kontra-serangan yang cepat dan mematikan.


Pertarungan yang sengit berlangsung dengan intensitas yang meningkat. Go Han, yang seharusnya berada dalam posisi lebih lemah, tiba-tiba mengeluarkan serangan pedang yang mematikan. Pedangnya memotong udara dengan kecepatan kilat, mengenai lawannya dan melukainya. Pria misterius itu tersentak mundur, terkejut oleh kekuatan yang tiba-tiba muncul dari Go Han.


Pria misterius itu merasakan pedang yang menusuk dirinya, dan luka tersebut mengalirkan darah. Ini sangat mengagetkannya karena, menurut tingkatan kultivasinya, Go Han tidak seharusnya memiliki kemampuan untuk melukainya. Namun, Go Han tidak berhenti di situ. Ia terus menyerang dengan semangat yang berkobar-kobar, menciptakan serangkaian serangan pedang yang membingungkan lawannya.


Pertarungan ini berlangsung selama satu jam penuh, dan Go Han masih bertahan dengan tekad yang kuat. Kekuatannya semakin meningkat, dan dia mampu melukai pria misterius itu dengan serangan-serangan yang semakin ganas. Pria itu mulai merasa tertekan, tidak pernah menduga bahwa pertarungan melawan lawan yang seharusnya lebih lemah bisa menjadi begitu sengit.


"Kau..kau bisa melukai aku?"


"Kenapa heran Hem,aku Go Han, kultivator pantang mundur sebelum mati"kata Go Ngan dengan penuh percaya.


Go Han semakin puas dengan penampilan nya,dia segera aktiv lagi untuk melesatkan serangan mematikan.


Mereka berdua terus bertempur dengan penuh semangat, cahaya pedang yang bersinar-sinar dan ledakan energi yang memenuhi lembah. Pertarungan ini memancarkan aura ketegangan dan Go Han terus memberikan kejutan dengan setiap serangannya. Pria misterius itu segera menyadari bahwa Go Han bukanlah lawan yang bisa dianggap enteng.


Di tengah pertarungan yang sengit, pria misterius tiba-tiba berteriak, " berhenti!"


Go Han menghentikan serangannya, mata tajamnya menatap pria itu. "Apa yang kamu inginkan? Kenapa kamu mengikuti aku?"


Pria misterius menjawab, "Aku sebenarnya datang ke sini karena ingin tahu mengapa Sekte Langit memasukkan keluargaku dalam daftar hitam."


Go Han mengendurkan posisi tubuhnya dan tersenyum. "Jadi itu tujuanmu?"


Pria itu mengangguk, "Ya, aku ingin tahu alasannya."


Go Han menawarkan, "Kalau begitu, ikutlah denganku."


"Kita akan pergi ke tempat di mana alasan mengapa Sekte Langit membuat daftar hitam untuk keluargaku ."


Pria misterius memandangnya heran, "Bukankah itu adalah tempat rahasia di mana kelompok kalian melatih diri?"


Seorang kultivator kadang-kadang menyembunyikan lokasi pelatihan yang lebih dalam. Namun Go Han tidak berniat untuk melakukannya. Apakah tempat itu tidak menjadi rahasia atau ini hanya sebuah jebakan saja.


Pria misterius ini diam seribu bahasa dan hanya mengikuti Go Han.


Akhirnya, mereka tiba di suatu tempat yang hampir membuat pria misterius itu menjatuhkan rahangnya ke tanah. Yang dia lihat sangat jauh dari tempat pelatihan yang diharapkan. Go Han membawanya ke sebuah toko yang disebut Paviliun Game Online.


Pria misterius ini tercengang, "Ini adalah tempat untuk bermain kan ."


Go Han tertawa melihat ekspresinya yang tidak percaya. "Kami juga terkejut seperti itu di masa lalu. Tapi sebenarnya toko ini bisa diartikan sebagai tempat untuk berlatih bela diri."


Pria misterius menggelengkan kepala, tidak mengerti. "Apa maksudmu?"


Go Han menjawab, "Coba masuk dan rasakan sendiri bagaimana toko ini dapat mengasah keterampilan refleksmu dalam menyerang dan bertahan. Kamu akan menjadi lebih fleksibel. Pilih karakter yang berbeda, dan kamu akan mendapatkan pengalaman yang berbeda. Inilah tempat di mana kami melatih diri, dan kau sudah merasakannya dalam pertarungan kita."


Pria misterius berbicara lagi, "Kau berada dua tingkat di bawahku, tapi mampu bertarung seimbang seperti bertarung dengan level yang setara. Apakah ini metodenya?"


Go Han menjawab dengan percaya diri, "Ya, kemampuan spiritualku mungkin lebih rendah, tapi kemampuan mentalku lebih kuat daripada kamu. Jadi, jangan salah sangka."

__ADS_1


Pria misterius terkejut, "Benarkah? Kau tidak berbohong?"


Go Han tersenyum, "Apa gunanya berbohong? Kalau tidak percaya, coba saja. Ini bukan rahasia, dan tempat ini resmi. Hanya sebuah permainan."


Pria misterius masih merasa bingung, "Tapi jika ini bisa memperbaiki kemampuan kita, mengapa tidak dirahasiakan?"


Go Han menjelaskan, "Kenapa harus dirahasiakan? Ini adalah bisnis pemilik toko. Kalau kamu ingin bermain, cukup bayar. Mudah, bukan?"


Pria misterius tercengang, "Bayar?"


Sebuah sekte yang kuat memiliki beberapa aturan yang ketat. Siswa yang ingin bergabung dengan sekte biasanya membayar dengan beberapa cara.


Matode pertama adalah Kontribusi Materi,Siswa harus memberikan sumbangan materi berupa emas, perak, atau bahan berharga lainnya sebagai bentuk kontribusi finansial kepada sekte. Hal ini membantu sekte dalam pemeliharaan bangunan, pemenuhan kebutuhan dasar, dan dukungan untuk pendidikan siswa.


Metode pertama kerap dipakai oleh para tuan muda yang memiliki begitu banyak dana di rumah mereka.


Jasa Tenaga,Siswa juga bisa memberikan jasa fisik atau tenaga kerja dalam bentuk pekerjaan seperti pemeliharaan taman, konstruksi bangunan, atau pekerjaan lain yang diperlukan oleh sekte.Nah ini adalah metode pembayaran bagi siswa miskin dan tentu menjadi murid luar.


Yang ketiga adalah metode Pertarungan dan Prestasi.Siswa yang berhasil dalam pelatihan dan mencapai prestasi dalam kultivasi dapat memberikan kontribusi dengan cara melindungi sekte dari ancaman eksternal atau berpartisipasi dalam misi khusus sekte.


Cara pembayaran yang terakhir adalah, mengambil Misi dan Tugas.Sekte dapat memberikan tugas atau misi tertentu kepada siswa sebagai bentuk kontribusi mereka. Ini bisa berupa menjalankan misi pengintaian, mengumpulkan informasi penting, atau melakukan perjalanan ke tempat-tempat berbahaya.


Sistem kontribusi ini membantu sekte untuk berfungsi dan mengembangkan diri sambil memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar dan meningkatkan kultivasi mereka.


Tapi apakah pavilion game online sebuah sekte sehingga dia perlu dibayar?


Nah bingung kan.


Go Han hampir pingsan mendengar pertanyaan dari pria tersebut. Dia dengan cemas menjawab, "Hanya perlu membayar, tidak perlu menyebutkan Paviliun Game Online sebagai sebuah sekte."


Pria itu tampak bingung. "Ini berbeda sekali."


Go Han mencoba menjelaskan dengan sabar, "Maksudku, ini adalah permainan. Jadi jika kau ingin bermain, cukup bayar sesuai dengan berapa lama kau ingin bermain. Misalnya, 1 jam bayar untuk 1 jam, atau 2 jam bayar untuk 2 jam, begitu seterusnya."


Namun, pria itu semakin bingung. "Ini seperti menara biru yang dibayar per jam kah?"


Go Han menggelengkan kepala dan menjawab, "Tidak, tidak seperti itu. Ini bukan sekte. Ini hanya sebuah tempat untuk bermain game."


Weiwei, pemilik toko, melihat situasi ini dan menyapa pelanggan baru dengan ramah. "Halo, saya pemilik toko. Jika ada yang ingin ditanyakan mengenai harga dan peraturan, Anda bisa melihatnya di papan tulis di sana."


Pria itu menggaruk kepala dan memerah karena malu ditanya oleh seorang gadis cantik. namun begitu dia tetap saja bertanya dan Weiwei dengan senyum ramah segera menjelaskan apa itu game online dan bagaimana cara bermain.


Karena ada begitu banyak pertanyaan pada akhirnya mereka menghabiskan waktu lebih dari setengah jam kemudian.


Setelah itu, pemuda yang tadinya bingung berpikir, "Ini adalah artefak ilahi yang menciptakan sebuah dunia kecil, di mana Anda tidak akan pernah mati. Harganya per jam sangat terjangkau. Saya perlu mencobanya sendiri untuk memastikan apakah ini benar. Hanya setelah itu aku bisa menyampaikan informasi ini kepada pemimpin"


Ketika dia memutuskan untuk bermain, tapi Weiwei dengan sedih menjelaskan bahwa 25 kursi sebenarnya sudah penuh, dan dia harus menunggu sampai ada kursi yang kosong. Pria itu kaget dan bertanya," bagaimana bisa begitu.Aku punya uang jika tidak mari aku bayar dua kali lipat dari harga normal"


"maaf, ini sudah pengaturan dari toko dan semua pelanggan wajib mematuhi peraturan ini"kata Weiwei lagi.

__ADS_1


Go Han yang mendengar itu, juga marah dan kesal, "Saya juga antri, dan jika tidak karena pertarungan kita, mana mungkin saya akan kalah dalam mengambil kursi."


Pria ini segera melihat beberapa orang yang rela berdiri di belakang pemain yang sedang bermain, siap mengambil kursi saat tersedia. Sebenarnya apa yang terjadi apa yang membuat sebuah game itu menarik.Bahkan ada tiga pria tua yang juga ingin mencoba bermain, membuatnya heran apakah game ini cocok untuk segala usia.


__ADS_2