
"Kakanda andaikan dikau tahu,bahwa aku di sini tengah menanti adanya aku di dalam memorimu yang semakin di timbun kenangan - kenangan yang baru.Apakah aku salah? jika aku berharap,aku kembali muncul dan hadir di tengah kebahagiaanmu dengan seseorang yang kau genggam erat tangannya,seolah burung merpati yang melarikan diri namun kau patahkan sayapnya dengan belati kasih sayangmu.Kau harusnya ingat,dirimu dulu pernah berjanji bahwa kau akan setia mencintaiku dalam setiap langkahmu bahkan maut meminta.Apakah aku terlalu egois? jika sekali lagi aku bertanya kepadamu.Apakah aku masih ada di dalam hatimu yang beku.Apa aku seorang penjahat? jika aku memaksamu untuk mengukir namaku dalam - dalam di hatimu.Apa semudah ini yang dinamakan cinta yang ternodai.Ayolah kakanda bicaralah,aku mohon bahwa kau hanya bercanda,,,,hanya bercanda,,,,bukankah kau sangat mencintaiku,,,,.Jika...
Aku? jadi duta shampo lain?!.Dulu pernah sih?.................
"Yah iklan lagi?.Padahal pas lagi seru serunya."Ujar Iin yang kesal.
Sementara itu,Mira diam - diam tertawa.
"Hmmnm.......btw si cowoknya golbok banget ya?."Kata Iin berpendapat tentang serial yang ditontonnya.
*(Goblok persamaan kata Bodoh dalam bahasa Jawa).
Lantas,si Mira tersenyum mendengar pendapat yang di lontarkan oleh Iin.
"Dan yang paling goblok itu si cewek.Kenapa juga,ngorbanin kebahagiaanya sendiri buat cowok b******* kayak gitu.Cowok yang mata sama hatinya udah dibutain ama harta!!!!."Omel Iin dengan nada bicara yang tinggi.
"Yang sabar In,kasihan paru - parumu itu lo.Udah mau kehabisan nafas."Mira yang menasehati sembari bercanda.
"Ya habisnya sih!.Ini film bikin darah tinggi.Kenapa juga tadi beli keripik buat camilan nonton film ini,kalau alhasilnya ini film gregetnya kayak gini sih!!!!!!."Iin yang tiada batasnya kesal dengan film yang diputarnya.Malah menyalahkan Mira yang tidak tahu apa - apa.
"Ehhh........aku nggak pernah tuh mau nonton film kek drama Ind*****.Kan tadi juga kamu sendiri yang mau nonton ini film.Kalau gini mendingan kita gak usah nonton sekalian ini film.Ih padahal dianya sendiri yang mau nonton.Gimana sih masak udah lupa? dasar pikun."Sangkal Mira yang tidak mau dituduh.
*(***Pikun** Persamaan kata Lupa*)
"Eh bener juga lho.Hehehe maaf ya gua dah lupa.Yang paling penting lho jangan marah?."Bujuk Iin pada Mira yang agak kesal.
"Gak tahu ah.....pokoknya aku sebal sama kamu initinya aku marah!.Hehehehe.........."Balas Mira pura - pura marah kepada Iin.
"Uhhhh......sayang.Jangan marah ya? nanti keriput lo!."Bujuk Iin.
Lalu tak sesuai perkiraan Iin.Mira malahan sama sekali tak bergeming.Kepala Iin pun mulai pening yang teramat pelik.
"Uhhhh nanti ku traktir gado - gado deh.Gua yang pesenin lho yang bayar.Hahahahaha..............."Jawab Iin.
"Ih............maaf ya?.Aku bukan lesby.Ogah aku yayang - yayangan sama kamu.Eits.......tambah juga gak ada yang namanya gado - gado bilang aja kamu cuma mau makan gratis.Niatan traktir malah minta traktir"Wkwkwkwkwkwk.........!"Jawab Mira yang membalas candaan Iin.
"Ih.........wkwkwkwkwk!."Iin yang menyahut ikut tertawa.
Seperti itulah,akhir dari candaan mereka yang menggelikan dan sedikit tak masuk diakal.
Di Malam hari......................
Kedua gadis remaja itu beranjak tidur ke kasur.Sebelum menganyam mimpi indahnya mereka mengkhayalkan tentang sesuatu.Sesuatu yang tak mungkin dengan mudah mereka gapai.Bagi mereka mengkhayal adalah sesuatu yang wajib mereka lakukan sebelum tidur.
"Uhhh apa kabar ya Taehyungku?.Udah lama nih dia nggak ngeDM aku.Kan aku rindu?.Wkwkwkwkwk!." Inilah isi khayal Iin.
"Hueeeeee ceritanya ini,kamu menduakan aku?."Tangis Mira sedih.
__ADS_1
"Nggaklah.Maafkan aku ya sayang.Aku janji hanya ada kamu didalam hatiku selamanya.Eh.......salahlah,lho itu yang nomer dua.Uhhh jadi merasa bersalah gue sama Taehyung karena ku duakan Wkwkwkwkwkwk!."Jawab Iin dambil tertawa kegirangan.
"Gak apalah jadi yang kedua asalkan di nomer satukan.Em.........m........m......
"Nggaklah nggak bakal kesedak kok.Wkwkwkwkwkwk......huk......uhuk..........uhuk........ aduh dadaku sakit nih."Kata Iin diikuti dirinya yang tersedak.
"Mampus.Kan udah tak bilangin,gak percaya juga."Jawab Mira menertawakan keadaan Iin.
"Tega lho........."Rengek Iin sambil menagis.
"Nih air putih!."Ujar Mira sembari menyerahkan air putih pada Iin.
Iin yang malang,segera meminun air putih yang diberikan Mira dalam sekali teguk.Ketehuilah apa yang terjadi setelahnya,Iin masih saja bersemangat melanjutkan khayalnya tentang resepsi pernikahannya dengan biasnya Taehyung.Di satu sisi selain mendengarkan celotehan Iin,Mira tersempat berfikir sesaat bagaimana menghabiskan hari - harinya di SMA nanti.Apalagi setengah tahun kemudian dia sudah duduk di bangku SMA kelas satu.
Disaat Iin masih sibuk dengan celotehannya tentang biasnya.Tanpa tersadar,Mira memejamkan matanya.
Mungkin ada untungnya memiliki Iin sebagai sahabatnya,karena dengan kehadiran Iin menjamin Mira dapat tidur lebih cepat.Ya,memang sangat hebat seorang Iin dimata Mira dengan celotehannya yang tiada habisnya dikala malam yang panjang menjadi senandung pengantar tidur yang nyaman.
Ke esokan harinya...........
"Lek terimakasih udah izinin Iin menginap di sini dari kemarin.Nyuwun Hampura nek wonten kalepatan.Sekarang Iin mau pamit."Ucap Iin pada ibu dan bapak Mira berpamitan.
*(***Nyuwun** persamaan Minta/Meminta dalam bahasa Jawa)
*(Hampura persamaan kata Maaf dalam bahasa Jawa)
*Jadi Nyuwun Hampura adalah persamaan kata Meminta maaf
*(Nek disini adalah konjungsi dalam bahasa Jawa)
*(Wonten persamaan kata Ada dalam bahasa Jawa)
*(Kalepatan persamaan kata Salah/Kesalahan dalam bahasa Jawa*)
"Ya Allah Iin.Aja sungkan - sungkan kapan - kapan mampir maneh nggeh."Jawab Ibu Mira.
*(***Aja** persamaan kata Tidak dalam bahasa Jawa)
*(Maneh persamaan kata Lagi dalam bahasa Jawa)
*(Nggeh persamaan kata Iya dalam bahasa jawa*)
"Nggeh! siap Lek."Jawab Iin.
"Hmmmm.........Mira?."Panggil Iin pada Mira ragu - ragu.
"Apaan Bos!."Jawab Mira.
__ADS_1
"Rinduin aku ya!."Titah Iin.
"Pastinya dong.........! kamu nggak aku rinduin!."Jawab Mira.
"Hmm............nanti kalau udah SMA jangan lupa cari pacar!."Bisik Iin didekat telinga Mira.
Mira yang mendengarkan langsung terkejut dan mematung dalam tiga detik.Ekspresi wajahnya tak mampu menyembunyikan keterkejutannya akan perkataan yang disampaikan Iin.Lantas orang tuanya Mira dibuat bingung akan tingkah kedua gadis tersebut.
"Ya sudahlah.Lek Iin pamit dulu.Tolong Miranya di jewer biar sadar."Kata Iin.
*(Jewer adalah hukuman yang dimana telinga di tarik atau di putar).
"Hmmmmmm.......hati - hati ya Iin!."Teriak Ibu Mira sambil melambaikan tanganya.
"Assalamualaikum"Salam Iin.
"Waalaikumsalam"Jawabnya.
Sementara itu,Mira masih tak menyangka bahwa Iin akan mengatakan kalimat itu.Dirinya terkejut hingga tidak mendengarkan pertanyaan kedua orang tuanya.
"Mira Iin tadi bilang apa?.Sampai kamu terkejut!."Tanya mamaknya khawatir.
"..........Ah.....gado - gado mak!."Jawab Mira
"Ha?."Mamak Mira yang kebingungan.
"Sudahlah Jannah jangan tanya lagi.Urusan anak muda!."Bapak Mira yang utarakan suaranya.
Malam panjang berakhir pagi.Esok harinya adalah hari penentuan kelulusan.Mira tak lagi punya waktu menghabiskan hari - harinya dengan bermalas - malasan.Sibuk dengan buku cukup membuatnya pusing berkeliling.
Semua berjalan dengan cepat,hingga tanpa tersadar waktu mengikis cepat hari - hari penuh konsentrasi.
Hari Kelulusan................
Next episode :)
Pengenalan Tokoh.
Mira :Tokoh utama wanita
Iin :Sahabat dari kecil Mira
Jannah:Ibu Mira
Bapak :Bapak Mira (Nama masih rahasia)
Taehyung:Member Bts bias Mira
__ADS_1