
Hari kelulusan...........
.
.
.
.
.
.
.
.
Seusai satu Minggu lamanya berkonsentrasi akhir dari perjuangan yang menguras pikiran itu tiba.
Para siswa berkerumun pada satu tempat menatap penuh serius hasil dari yang mereka perjuangkan.
Kecewe dan puas terukir masing - masing di raut wajah mereka.Ada yang menangis dan ada pula yang senang,namun nampaknya mereka bersyukur akan apa pun yang mereka dapatkan.
"Yo!!Mira!."Panggil Iin di depan gerbang tempat semula ia bersandar.
"Oh Iin,aku kira siapa?."Gimana hasilnya?."Jawab Mira sekaligus bertannya pada Iin.
"Mana saya tahu,sayakan hanya tempe!."Jawab Iin.
"............hm.............."Respon Mira cuek.
"Yuk kita lihat yuk! deg deg an nih aku."Ajak Mira pada Iin.
"Yuklah cus...!"Balas Iin.
Kedua gadis itupun berjalan menuju mading dimana tempat mereka dapat menjawab rasa penasaran dihati mereka.
"Misi misi Inces mau lewat!."Teriak Iin caper dihadapan para siswa yang mengerumuni tempat mading tersebut.
.
.
.
.
.
.
"Eh.......buset!!! jago juga ya lho Mir.Lho peringkat dua.Wah.........!! kenapa pintarnya lho itu nggak nular ke gua juga sih.Kan gua mau!!!."Ujar Iin sambil menangis.
"Makanya In,jangan mikirin Taehyung mulu.Mikirin pelajaranlah sekali - kali."Nasehat Mira pada Iin.
"No.....!! Taehyung itu nomor satu pelajaran mah nomer dua gak papa gak masalah juga."Sangkal Iin.
"Dih......dasar pemalas."Olok Mira.
Begitulah akhir dari kisah Mira sewaktu SMP.Iin melanjutkan pendidikannya di SMA sementara Mira melanjutkan pendidikannya ke SMK jurusan UPW(Usaha Pelayanan Pariwisata).Ya meskipun mereka berdua tidak dalam satu sekolah tapi sesudah itu mereka tetap menjalin persahabatan mereka dengan baik.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
Dan masa SMK Mira pun dimulai dan disinilah awal perjalanan novel ini yang sesungguhnya.
.
.
MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) atau dikenal juga dengan MOS (Masa Orientasi Siswa) tentunya sering dilaksanakan setiap awal tahun pelajaran baru guna menyambut kedatangan siswa peserta didik baru.Disini,tentunya Mira mengikuti kegiatan MOS yang dilaksanakan.
Mira menjadi bagian dari tim kuning dimana setiap tim terdiri dari lima siswa.Tujuan dari dibentuknya tim ini untuk menyelesaikan tantangan dari para senior yang menjadi panitia.
Permainan ini dinamakan Tangkap tanda tangan pengurus OSIS Inti.
Peraturan dalam tim ini masing - masing dari anggota setiap tim harus mendapatkan enam tanda tangan dari enam pengurus OSIS inti.Untuk mendapatkan Tanda tangan dari pengurus OSIS inti para peserta dari setiap tim harus menyelesaikan tantangan yang di berikan oleh Pengurus OSIS inti.Tantangan ini berjalan selama tiga hari dan juga pemenang di dapatkan dari cepat tidaknya tanda tangan yang dikumpulkan oleh setiap tim sebelum batas akhir waktu yang telah ditentukan.Tentunya bagi pemenang akan mendapatkan hadiah berupa "RAHASIA" dan sebaliknya bagi yang kalah akan mendapatkan hukuman "RAHASIA".Jadi setiap anggota harus mengandalkan kerja sama tim agar meraih kemenangan.
.
.
.
Dan permainanpun di mulai.
.
.
.
Hm....teman - teman sekalian untuk mengawali kompetisi ini sebaiknya kita mengucapkan Basmalah terlebih dahulu."Bismilahirohmanirohim" Seperti yang kalian ketahui,permainan ini dimainkan sesuai dengan peraturan yang telah disampaikan oleh kakak - kakak senior dan tujuan dari permainan ini seperti yang kalian ketahui.Pemainan ini dibagi menjadi beberapa regu dan kita berada diregu kuning.Oleh karenanya saya mengharapkan kerukunan dan kerja samanya.
Terimakasih.
Lalu sebaiknya kita jangan menggunakan bahasa formal karena kita satu regu lebih baik kedepannya menggunakan bahasa informal.
Oh iya sebelum mengakhiri saya ingin memperkenalkan diri terlebih dahulu.
Perkenalkan nama saya Arya wardoyo biasa dipanggil Arya.
Salken ya teman semua."Jelas Arya pada kami semua.
"Hm......jiwa pemimpin!." Ujar lirih Mira dalam hati.
"Nama saya Alfi sa'adah biasa dipanggil Alfi.Mohon kerja sama kedepannya."Sahut salah satu anggota di tim kuning itu.
"Wihhh aku iri pada gadis itu.Udah cantik malah pemberani." Kata Mira dalam hatinya.
"Hehehehe.......saya Budi guys.Youtuber naik daun."Kenal Budi.
"Narsis!." Terkagum Mira.
"Dodik!."Tiba - tiba sahut seorang pria bicara.
"kayaknya dia gak banyak bicara." Nilai Mira pada Dodik.
Sementara Mira sibuk menilai rekan satu timnya tanpa tersadar semua mata ke empat orang tersebut memandangnya lekat - lekat.
"E.......e.......hallo......per..kenal..kan nama saya..Mira....ha...ha...ha...."Tentunya kalian tahu betapa canggungnya Mira di saat itu.
__ADS_1
"Hallo Mira salken ya!."Balas Arya.
"Wahhhh.........Mira lucu ya.Gimana kalau Mira jadi pacarnya Budi!."Kata Budi dengan riang sambil mendekat ke arah Mira.
"Hihihihi cara nembak apaan itu.Mira jadi bingung goblok."Sahut Alfi.
"Ha...ha..!"Balas Mira canggung.
"Udah ya teman - teman bercandanya,lebih baik kita serius buat menyelesaikan game yang diberikan sama kakak senior.Kalau aku boleh kasih saran lebih baik kita selesain game ini perlahan - lahan tapi pasti.Gimana?."Kata Arya dengan panjang.
"Hmm....boleh tuh.Aku setuju juga sama saran Lho."Balas Alfi pada saran Arya.
"Gimana yang lain?."Tambah Arya.
Teman - teman yang lainya setuju dengan saran yang Arya berikan begitupun dengan Mira.Lagi pula menurut mereka yang terpenting dalam kompetisi ini bukanlan hadiah dia akhir permainan bagi pemenang.Namun pengalaman dan keseruan yang nantinya akan mereka dapatkan.
Akhirnya setelah lama memakan beberapa waktu mereka berdiskusi.Tim kuning beranjak pergi dan memulai misi pertama mereka.
Yaitu menangkap tanda tangan ketua Osis.
Namun tak sama seperti yang mereka harapkan,keadaan tak mau berkompromi dengan misi pertama mereka.Malah - malah ketua Osis dihampiri banyak sekali regu yang lainnya Hingga nampak bahwa ketua Osis sangat kebingungan dan kelelahan menghadapi regu - regu yang menghampirinya.
Dengan cepat tim kuning merubah strateginya dan beralih menangkap tanda tangan Sekertaris satu.
Disini mereka mendapatkan kerja sama dari penguasa waktu berbeda dengan ketua Osis yang sibuk dihampiri regu lainnya namun sebaliknya dengan sekertaris satu,tak ada satupun regu yang bersinggah di tempat ia menunggu.
Kali ini peluang yang sangat besar menanti keberhasilan regu Kuning.Segera mereka bergegas menemui sekertaris satu dengan sopan.
"Assalamualaikum kak?."Ujar serempak mereka berlima.
"Waalaikumsalam.Akhirnya yang kunanti - nanti datang juga!."Balas sekertaris satu.
"Iya kak?."Tanya Arya.
"Hmmm nggak mau memperkenalkan diri kalian masing - masing nih?."Kata sekertaris satu dengan dingin.
"Hmmm saya Alfi kak!."Sahut Alfi memperkenalkan diri.
"Dasar centil!."Balas sekertaris satu mengejek.
Mungkin disaat itu di dalam hatinya Alfi ia merasa jengkel dan mengatakan "Dasar senior idiot jelek pula!."
Selanjutnya Mira memperkenalkan dirinya dengan ragu - ragu melihat bagaimana sekertaris satu memakan mentah perkenalan diri Alfi.
"Kak saya jangan dimarajin ya.Nama saya Mira."Kata Mira dengan lemah lembut.
Dan balasan yang didapatkan Mira dari
sekertaris satu adalah "Cih.....yang macho dong dek.Tahu nggak kakak itu suka sama cewek yang macho."
"Jadi cita - citanya kakak pengen punya istri pegulat ya?."Sahut Budi tiba - tiba.
"Eh......! lho siapa lancang banget gak usah belagu!!."Kata sekertaris satu membentak.
"Heh perkenalkan nama saya Budi dipangil Budi!."Respon Budi.
"What.........! kamu Budi?!....."Balas sekertaris satu kaget.
Penasaran?
Next episode:).........
Pengenalan Tokoh
Arya : tokoh sampingan
Budi :Youtuber naik daun
__ADS_1
Alfi :Tokoh sampingan
Dodik :Si pria Es