
"Apa benar ya mereka berdua itu ada di sana.Biasanya sih iya?."Guman Mira.
"Apa tanya seseorang lagi aja? dari pada aku muter - muter,trus endingnya nanti bakalan tersesat dan nggak nemuin mereka.Bisa bisa main petak umpet?."Pikir Mira.
.
.
.
.
.
Setelah berjalan beberapa langkah,singkatnya Mira memutuskan untuk bertanya kepada seseorang yang ia temui.
"Permisi? numpang tanya.Kamu tadi lihat Arya sama Dodik nggak yang dari kelas 10 UPW 1?!."Tanya Mira.
"Nggak lihat!."Jawab orang yang ditanyai oleh Mira dengan cepat.
"Oh ya udah makasih ya."Kata Mira.
"Oh ngomong - ngomong kamu anak yang kemarin itu ku tabrak kan?."Kata Mira tiba - tiba.
"Hahaha iy."Jawab orang itu.
"Wah waktu itu maaf banget ya.Saking senengnya berangkat pagi - pagi malah nggak nyadar kalau akhirnya nabrak kamu.Maaf banget ya?."Mohon Mira penuh sesal sambil menggaruk - garuk kepalanya dan mengharapkan permintamaafan.
"Iya,nggak papa!."Jawab orang itu dengan lemah lembut.
"Hehehe makasih ya udah di maafin."Ujar Mira senang.
"Iya!."Balas orang itu singkat.
"Tapi,aku jadinya nggak enakan deh sama kamu."Ucap Mira masih merasa bersalah.
"Gimana kalau besok aku traktir deh!."Ajak Mira.
"Nggak usah!."Balasnya.
"Ye...gak papalah.Ya,mau ya?."Paksa Mira.
"Iya! ini karena kamu yang maksa."Balasnya singkat.
"Oke.Aku pergi dulu ya! mau lanjut lagi cari Arya sama Dodik!."Kata Mira memberitahu sambil beranjak pergi.
"Tentu,semoga cepat ketemu!."Kata orang itu sambil ikut membantu mendoakan.
Setelah berjalan beberapa menit,akhirnya Mira tiba di tempat tujuan.Namun,setibanya dia di sana tidak tercium aroma tanda - tanda keberadaan Arya dan Dodik.
"Kemana sih mereka!."Guman Mira sambil berlari kesana - kemari mencari keberadaan Arya dan Dodik.
Hingga tibalah saat dimana Mira menemukan keberadaan mereka berdua.Nampaknya keadaan mereka tidaklah terlihat baik - baik saja.Badai masalah menerjang ke tempat mereka berada.Disana Arya dan Dodik tidaklah seorang diri,namun mereka berdua tlah ditemani oleh Budi dan Alfi juga seseorang perempuan yang tidak diketahui namanya.
.
__ADS_1
.
.
"Anggota di setiap tim ada lima orang kan?.Kenapa ini cuma ada empat orang anak?.Yang satunya lagi kemana?."Tanya seorang perempuan tanpa nama itu dengan cetus.
"Hm...itu.....itu..."Jawab Alfi terbata - bata.
"Apa?."Tanya seseorang tanpa nama itu dengan senyum yang jahil.
"Anu kak...."Kata Arya yang mencari - cari alasan.
"Kalian mau mengulur waktu.Supaya temen kalian datang.Nggak ya nggak bakalan bisa,aku nggak sebodoh itu?."Bentak seseorang tanpa nama itu.
Tiba - tiba
"Iya kak.Kakak nyari aku ya?."Kata Mira dengan nada yang seram.
Lalu kakak tanpa nama itu menoleh kebelakang perlahan - lahan hingga terkejut melihat penampilan Mira.Bahkan Alfi,Arya,Budi,dan Dodik juga di buat kaget dengan penampilan Mira.
"Ya Allah hantu apa di siang bolong ini?!."Teriak kakak tanpa nama itu dengan ekspresi terkejut dan takut.
"Ya hantu,siapa kak?.Ha?! aku ya?."Tanya Mira setelah menoleh ke sekitarnya dan menunjuk telunjuknya ke arahnya.
"Ya Allah hantunya kok bisa nggajak bicara?!."Kata Kakak tanpa nama masih sangat terkejut.
"Aku mohon hantu yang baik jangan ganggu aku jangan bunuh aku!."Kata Kakak tanpa nama memohon agar tidak di ganggu oleh hantu padahal hantu itu adalah Mira.
"Ha?."Mira yang kebingungan.
"Mira? kenapa matamu jadi kayak panda?."Tanya Alfi setelah sadar dari kagetnya.
Lalu Alfi menggangguk di ikuti Arya dan Budi yang penasaran dan Dodik yang menatapnya dengan tajam.Sementara kakak tanpa nama itu masih kaget dengan kejadian yang baru saja dia alami.
"Oh.......aku cuma begadang kok."Kata Mira sambil tertawa.
"Begadang?."Tanya Arya.
"Iya,tidur aja tadi pagi jam dua mungkin?."Kata Mira.
"Begadang kenapa?."Tanya Arya penasaran,di ikuti Alfi yang berkata,"Kesehatanmu lo Mir.Jangan tidur pagi - pagi buta lagi kapan - kapan?."
"Iya pastinya Al.Soalnya ada hal penting banget nih,makanya aku sampai relain begadang."Balas Mira atas perkataan yang dikatakan Alfi.
"Ya adalah Ar.Jangan kepo!."Jawab Mira atas pertanyaan yang di lontarkan oleh Arya.
"Wah Mira main rahasia - rahasiaan ya?."Kata Alfi mengolok - olok Mira.
"Ih biarin.Wkwkwkwkwkwk!."Kata Mira cekakakan.
"Pasti Mira begadang mikirin aku ya?."Sahut Budi tiba - tiba.
"Pede amat lho!."Kata Alfi nyolot.
"Ih biarin.Iya kan Mir,kamu begadang karena mikirin aku kan?."Tanya Budi sangat - sangat berharap.
__ADS_1
"Hmmm..?"Mira canggung.
Sementara Budi masih menatapnya penuh harap.
"Iyain aja biar seneng."Bisik Dodik di telinganya Mira dengan lirih.
"Tumben kamu buka mulut kalau bukan masalah kepepet?."Bisik Mira di telinganya Dodik dengan lirih.
Lalu Dodik memandang Mira dengan muka masam dan Mira memandang balik Dodik dengan tersenyum.
Budi tak lelah menanti penuh harap jawaban yang sesuai keinginanya dari mulut Mira.
Lantas Si Arya dan Alfi hanya terdiam mencoba memahami situasi.
"Mira!?."Panggil Budi.
"Iya kok.Iya mikirin kamu."Jawab Mira tak sabaran.
"Kan Iya,sudah aku duga kamu hanya bilang iya biar aku seneng padahal nggak kan?."Balas Budi mewek.
"Ehhhh jangan nangis lagi Bud.Beneran iy kok."Kata Mira menenangkan Budi.
"Huh!."Jawab Budi cetus.
Mira yang kebingungan langsung meminta bala bantuan pada Dodik.
"Dodik!."Panggil Mira sambil menatap tajam Dodik.
Namun Dodik memalingkan wajahnya dan bersiul seolah tak memiliki sangkut paut dengan apa pun.
"Dasar!."Ucap Mira dalam hatinya.
"Beneran kok Bud.Nggak bohong kok!."Kata Mira ke tiga kalinya.
"Beneran?."Tanya Budi.
"Oh iy dong!."Ulang Mira ke empat kalinya.
"Kan."Kata Budi langsung sibuk senyam - senyum sendiri.Persis seperti orang gila.
Lalu Alfi mendekati Mira sambil berkata,"Beneran?."
"Nggak!."Jawab Mira pada Alfi dengan jujur.
"Hmmm....kayak ada yang kelupaan?."Guman Arya di kala itu.
"Apa ya?."Tambahnya.
Hingga,"Hallo adek - adek kakak tanpa nama ini sudah lelah lo jadi penonton film kalian.Apa filmnya mau di panjangin lagi,kalau iy iklan dulu ya kakak mau beli keripik dulu buat teman nonton,gimana?."Kata Kakak tanpa nama dengan cetus.
Tersadarlah mereka berlima bahwa di tempat itu masih terdapat kakak kelas tanpa nama.
"Oh iya ini nih yang kelupaan?."Ucap Arya tiba - tiba.
"Hehehehe karena kalian melupakan keberadaan kakak kalian ini.Maka kakak akan kasih kalian hukuman?."Kata kakak tanpa nama dengan tertawa cekikikan seolah merencanakan suatu hal yang menyeramkan.
__ADS_1
Penasaran apa hukuman yang bakal kakak tanpa nama berikan pada mereka berlima.
next episode:)......