Berteman Dengan Idol

Berteman Dengan Idol
bab 23


__ADS_3

Setelah selesai acara para member BTS dan Novi kembali ke hotel bersama-sama.


Didalam mobil mereka saling memberi semangat karena sama-sama berhasil membawa pulang piala.


"Novi-ah kau luar biasa dalam waktu beberapa bulan saja kau bisa masuk dalam banyak nominasi dan memenangkannya. Padahal sainganmu bisa di bilang tidak kalah luar biasanya". Namjoon menepuk-nepuk pundak Novi dengan wajah bangga.



"kau belum tau saja. Aku memang berbakat" sombong Novi sambil melipat tangannya.



"kepercayaan dirimu sangat luar biasa rupanya" Namjoon tersenyum begitu juga yang lainnya.



"bagaimana rencana kita?. Kapan kita berangkat?" Novi mengubah topik pembicaraan.



"besok pagi kita akan berangkat. Kau bersiaplah besok pagi aku akan memjempumu dan kita pergi ke bandara bersama" jelas Suga



"baiklah Oppa kalau begitu malam ini aku akan berkemas dan mengembalikan assitenku ke jakarta lebih dulu".



"Novi maaf, tapi aku tidak suka dengan assistenmu itu" Jin menatap Novi serius.



"kenapa oppa apa dia ada berbuat salah padamu?" Novi bingung dan kaget mendegar ucapan Jin itu

__ADS_1



"tidak...bukan begitu, hanya saja aku melihat dia pernah mengambil gambarmu dan Suga saat kalian tidak sengaja bertabrakan kemarin". Jelas Jin yang membuat Novi kaget begitu juga yang lainnya.



"Novi lebih baik kau cari assiten baru saja. Firasat Jin hyung biasanya tepat" J-hope mryakinkan Novi



"kontrakku dengannya akan berakhir minggu depan Oppa. Karena aku hanya membuat kontrak kerja 1 bulan saja dengan nya. Tapi sepertinya aku tidak perlu pengganti karena jika aku di terima sebagai pencipta lagu di hype aku tidak butuh assisten lagi".



karena obrolan panjang mereka tak terasa mobil mereka sudah sampai di besmen hotel. Dan mereka langsung menuju kamar masing - masing untuk berkemas.



Tapi baru saja Novi ingin masuk ke dalam kamar hotelnya tiba - tiba notifikasi ponselnya berbunyi yang berisikan rekaman vidio saat Novi dan Suga di ruang ganti acara tadi.




"angkat telponku sekarang juga atau aku akan menyebarkan Vidio ini ke media"


Pesan dari Lucas membuat Novi gemetar. Bukan kehancuran karirnya yang dia takutkan, tapi dia hanya takut kalau ancaman Lucas itu pasti akan berpengarus pada karir BTS nantinya.


Dengan terpaksan Novi mengangat telpn Lucas.



"yak...apa kau gila berhenti menggangguku" teriak Novi begitu mengangkat telpon dari Lucas.

__ADS_1



"diamlah...jangan berteriak padaku, aku sedang menahan diri karena sangat marah sekarang. Pulang lah ke Jakarta aku akan sampai Indonesia besok siang".



"kenapa kau mengaturku? Aku tidak akan pulang aku masih ada pekerjaan tau" Novi mulai sangat kesal.



"kau ingin pulang sendiri atau aku yang menjemputmu? Jika kau tidak ada begitu aku sampai, aku tidak akan segan - segan menghancurkan pria - pria br\*ngs\*k itu". Lucas langsung mematikan dan memblokir nomor Novi karena tidak ingin tawar menawar.



"akh... Apa dia gila!! kenapa dia mengancamku?"


Novi menelpon Suga untuk membicarakan ancaman Lucas tadi.


"Oppa maaf mengganggu, bisa kita bertemu sekarang? Ada hal yang ingin aku bicarakan"



"oh..Novi tentu saja, dimana kita akan bertemu?" tanya Suga.



"tidakkah keberatan jika di kamarku saja?" tanya Novi hati - hati



"baiklah aku akan segera kesana" Suga langsung mengakhiri telponnya dan langsung menuju ke kamar Novi.


__ADS_1


Sesampainya di depan pintu kamar Novi, Suga mengetuk pintu untuk miminta izin memasuki kamar itu.


__ADS_2