Berteman Dengan Idol

Berteman Dengan Idol
bab 9


__ADS_3

FLASHBACK ON...


Malam itu di kamar Criss dan Olivia mereka memperdebatkan rencana mereka. Olivia sempat menolak rencana itu karena menurutnya Novi tidak akan sanggup melakukannya.


“ sayang tidakkah rencanamu itu terlalu kejam,bagaimana anak yang tidak pernah bekerja apapun dan jarang keluar rumah sepertinya mencari uang sebanyak itu dalam waktu singkat” Olivia kesal dengan rencana Criss



“tenanglah sayang...itu hanya formalitas, kau tau aku hanya menyuruh nya hidup mandiri agar dia bisa berubah dan masalah uang itu hanya sebagai motifasinya agar dia mau bekerja, seberapa pun uang yang dia miliki 1 tahun ke depan itu tidak akan jadi masalah. Aku juga akan mempermudah usahanya untuk mencari uang ingatlah tujuan kita hanya ingin mendidiknya agar tidak jadi pemalas lagi dan mau berusaha meniti karir. Percayalah padanya bukankah pada dasarnya dia itu adalah anak yang pintar” jawaban Criss berhasil membujuk istrinya untuk mengikuti rencana itu.


FLASHBACK OFF...


***


“Ada apa dengan anak ini, aku fikir dia akan menangis dan memohon untuk tidak pergi. Apa jangan-jangan dia menjadi gila karena terlalu stres?” batin Criss mulai tidak tenang


“sayang kau ingatkan mulai hari ini aku akan mengantarmu ke kos kosan agar kau bisa mulai hidup mandiri” Criss mengingatkan kembali Novi



“ iya pa, aku ingat kok. Kita akan pergi setelah sarapan kan?” tanya Novi ceria.

__ADS_1


“ i-iya , kau makanlah dulu”


Novi melanjutkan sarapannya dengan santai. Beda halnya dengan Cris dan Olivia yang justru malah khawatir dan sesekali mereka saling pandang lalu lanjut memperhatikan Novi lagi.



Setelah selesai sarapan Criss memerintahkan satpam dan supirnya untuk memasukan barang-barang Novi ke dalam mobil. Novi juga tidak lupa berpamitan dengan Olivia dan bibik yang selama ini selalu menbantunya.



“ma aku pergi dulu ya, jaga kesehatan mama tahun depan aku pasti akan kembali dengan membawa banyak uang. Jangan pernah berfikir untuk memberikan ku adik atau menggantikanku dengan anak yang lain”Novi berbicara sambil memeluk Olivia.


"bik jaga kesehatanmu, ingatlah kau sudah tua. Jangan terlalu bekerja keras" ucap Novi sambil memeluk bibinya


"non sebenarnya ini ucapan perpisahaan atau ejekan" tanya bibik bingung dan sedikit kesal


" hahaha...aku hanya bercanda"


"non juga jagalah kesehatan dan kembalilah tanpa terluka" bibik sedikit berkaca-kaca


"terima kasih"

__ADS_1


Mereka pun berangkat ke tempat tujuan jarak dari mansion mereka ke kos Novi kurang lebih 45 menit.


Sesampainya di kos


“pa...ini bukan kos-kosan” tanya novi bingung


“papa memutuskan menyewakanmu rumah saja karena uang sewanya akan lebih mahal dari kos biasa” Criss berbicara sambil tersenyum


“apa papa berniat menjadikanku gelandangan bulan depan? Bagaimana kalau aku blm bisa mendapatkan uang bulan depan” Novi terkejut tidak percaya.


“berusahalah papa yakin kau bisa” wajah Criss terlihat sangat yakin


“apa dia benar papa kandungku?kenapa sepertinya dia senang melihat aku susah” batin Novi yang kesal


“ayo kita masuk biar barangmu di bawa oleh supir”Ucap Criss sambil menarik tangan Novi


Sebenarnya Criss membeli bukan menyewa rumah itu agar Novi bisa lebih nyaman dan dia juga memasang CCTV untuk keamanan dan membeli juga rumah di sampingnya untuk di tinggali orang-orang yang bertugas menjaganya, sehingga Novi lebih terjamin keselamatannya.


Setelah menemani Novi melihat-lihat kondisi rumah Criss pergi ke kantornya. Sedangkan Novi hal pertama yang dilakukannya adalah tidur.


“akh...baiklah mari kita menyesuaikan diri dengan kasur baru” sambil menghempaskan tubuhnya ke kasur.

__ADS_1


__ADS_2