Biarkan Aku yang Pergi

Biarkan Aku yang Pergi
teman baru


__ADS_3

Alexa kini hidup sendiri di negara asing tanpa orang tuanya. Dia tidak yakin jika dia bisa bertahan tanpa orang yang dia cintai seperti kedua orang tuanya. Kedua orang tuanya telah pergi ke negara asal mereka. Namun perhatian dan kasih sayang orang tuanya tidak pernah mereka lupakan kepadanya. Terkadang orang tuanya begitu over protektif yang membuat alexa berpikir tujuh keliling untuk mengelabui semuanya termasuk hari ini. Ketika dia membuka pintu kamarnya dia akan di suguhkan dengan hormatan para bodyguardnya. ingin sekali dia melarikan diri, tapi dia tidak tau menau tentang negara yang baru beberapa hari ini ia tinggal.


jam menunjukkan 07:00 waktu setempat, berarti sejam lagi ia akan memulai kelas. Tanpa pikir panjang ia menyabar tas kesayangannya dan berangkat tanpa menoleh kebelakang, karna ia tau bahwa suruhan orang tuanya sudah mengukutinya tanpa intruksi darinya.


tring.....


lift telah terbuka lebar untuknya dan segera ia memasukinya di dalam lift ada banyak orang yang bercengkrama dengan pasangan mereka. Dia tidak peduli sekarang karna ia hari ini pasti terlambat masuk kekelas barunya.


tring....


Dia langsung melangkah keluar dari lift itu. seperti biasa para karyawan di hotel itu tunduk padanya dan menyapanya dengan ramah. Dia tidak heran lagi karna semuanya telah mengetahui bahwa dia adalah anak dari seorang pengusaha kaya. Mobil mewah yang telah setia menunggunya telah terbuka dan para bodyguardnya telah mempersilahkannya masuk ke dalam mobil itu.


Jalanan begitu sepi tidak seperti biasanya sehingga hanya setengah jam ia telah sampai di dean pintu gerbang sekolahnya. Dia mengatakan pada supir itu untuk menghentikannya di sini karna dia tidak mau semua orang mendekatinya karna harta.


Sang supirnya tidak bisa berbuat apa apa karna nona mudanya telah memarahinya hanya karna hal seperti itu.


Dia keluar dari mobil mewahnya dan berjalan santai ke dalam kelasnya dan bersenandung ria.


bukkkkkkk


awww


sorry, are you ok? " tanya wanita itu.


it's ok. no problem" jawab alexa pada wanita itu.


are you sure it's ok?" tanyanya lagi khawatir.

__ADS_1


yes. i'm sure it" tambah alexa dengan menahan rasa sakit di lenganya.


i'm sorry. i really sorry to you"


wants it tiba tiba menyulurkan tangannya tanda ia ingin berkenalan dengan alexa, dengan senang hati ia menerima jabatan tangannya dan saling berkenalan yang ternyata dia dari negara yang sama dengan alexa.


I'm okta from indonesia " ucapnya


ohh, saya alexa dari indonesia juga"


wow, ternyata kita satu negara ya?" kata okta padanya.


kamu kuliah di sini?" tanya tina


ya, akujurusan kedokteran, kalau kamu ambil jurusan apa?"


jadi kamu belum tau di mana kelas kamu? "


kemarin aku udah di kasih tau sih aku mau ke dana setengah jam lagi akan ada kelas"


baiklah, aku searah denganmu. aku akan mengantarmu. jika kamu butuh apa apa kamu bisa minta tolong padaku"


maaf? "


maaf jika aku lancang"


tidak apa apa aku hanya kaget saja, aku tidak pernah punya teman. makanya aku bereaksi begitu"

__ADS_1


apa kamu homeschooling?"


ya"


Mereka mencengkrama road Dan terkadang tertawa bersama. Tak terasa kelas alexa sudah di depannya dan dia melambaikan tangannya untuk tan barunya itu. Dia mengambil tempatnya agar nyaman untuk memulai aktivitas yaitu belajar.


seorang dosen telah memulai pelajaran dan dia terfokus dengan pelajaran itu, semua mahasiswa di sana mendengarkan penjelasan dari sang dosen.


Tring....


kelas telah selesai dia ingin mengisi perutnya yang sudah minta di isi dua jam pelajaran tak terasa hingga ia tidak sadar bahwa sedari tadi cacing yang berada di dalam perutnya itu telah berdemo. Hingga suara dari dalam perutnya sudah berbunyi. dia begitu malu karna ia berada di tepat di samping seorang pria. Dia hanya menggaruk tekuknya yang tidak gatal dan segera berlari ke kantin.


padahal aku tadi pagi serapan kenapa aku lapar lagi ya? " gumamnya.


Diapun akhirnya sampai di kantin dan memesan makanan ke ibu penjaganya dengan ramah. Dia tidak sabar lagi karna perutnya yang tidak tau diri itu sedari tadi hanya membuat ulah. terkadang Alexa merutuki perutnya yang tidak tau tempat untuk membunyikan bell perutnya yang kosong itu.


Dia melihat bahwa makanan yang sedari tadi ia esan kini di depan matanya. dia segera melahapnya tanpa memperdulikan tatapan orang lain yang ada di sampingnya yang keheranan karna kerakusannya.


ahkkkk


sendawanya dan segera ia menutup mulutnya. tatapan ekstrim telah mereka lontarkan karna suara yang di keluarkan dariulut yang tidak tau malu itu begitu keras hingga ada yang menegurnya dan hanya menundukkan kepala untuk meminta maaf.


tbc.


maaf ya teman teman teman kalian sangat kecewa karna keterlambatan terbitnya sejujurnya aku sudah berusaha namun karna aku belum unya uang untuk membeli ponsel baru hingga aku harus mengemis dulu ke tetanggaku dan kakakku. sekalia lagi saya minta maaf sedalam dalamnya.


aku tau jika kalian sudah melupa novel ini karna sudah sebulan lebih ini tidak terbit. kalian boleh mencacimakiku tapi tolong hargai sedikit kerja kerasku. walaupun hanya sedikit aku sudah bersyukur untuk itu.

__ADS_1


untuk kalian semua happy reading aja😊😊😊😘😘


__ADS_2