Biarkan Aku yang Pergi

Biarkan Aku yang Pergi
lapar


__ADS_3

tidak heran lagi kalau semua orang memandang keluarga mereka dengan iri karna melihat kebahagiaan mereka. semua orang menyapa mereka dengan sopan, bahkan ada yang pura pura mengenal mereka karna ingin bekerja sama dengan perusahaan mereka.


mereka ingin sekali mengusir tamu yang tak di undang itu. sedari tadi mata alexa mengisyaratkan untuk segera mengusir tamu orang tuanya itu. namun, keduanya tidak mengerti dengan tatapan itu.


sayang. kamu kenapa? " kata sinta khawatir.


lapar" kata alexa dengan senyum yang di buat buat. ia tau bahwa ke dua orang tuanya akan fokus pada tamunya jika bersangkut paut dengan pekerjaan. dia kesal karna sedari tadi ia menahan lapar yang sangat mengganggunya itu. ia ingin menunggu kedua orang tuanya supaya bisa makan bersama dengan mereka. di meja mereka hanya tersedia 3 kursi saja karna memang sudah dipesan dan khusus untuk mereka.


khmmm. apakah kita bisa makan?.aku sangat lapar"katus alexa to the point.


maaf.anak saya sangat lapar karna menunggui kami. nanti kita bisa bicara lagi" kata pratama menyudahi obrolannya.


ohhh. maaf jika anda terganggu. kalau begitu kami juga harus memesan meja. dan selamat makan untuk kalia. saya senang bertemu dengan kalian" kata pria itu.


saya juga sangat beryerimakasih karna anda menghargai kerja sama ini" jawab pratama.


akhirnya mereka pergi dari tempat alexa dan keluarganya mengadakan makan malam.


alexa tidak senang karna melihat pria itu seperti ia memanfaatkan kerja sama dengan keluarganya.

__ADS_1


pah. mah. kaliian harus memutuskan hubungan dengannya"kata alexa.


hahaha. kau ini. siapa yang mau kerja sama dengannya sayang?.kamu khawatir dengan itu?.tenang saja aku tidak mau kerja sama dengannya karna melihat bagaimana ia berusaha meyakinkan kita" kata pratama menjelaskan.


ohhh. kirain papa udah kerja sama dengannya" kata alexa mangguk mangguk.


tidak. ayo kita makan sekarang"


ok"


makan yang banyak anak mama" kata sinta pada alexa.


ya. anak kita" kata sinta sengan kesal.


mereka pun berbincang bincang sambil melakukan ritual makan malamnya. tidak terasa makanan itu sudah habis dan segera pergi dari tempatnya. mereka tidak ingin diganggu oleh siapapun lagi karna pratama ingin meluangkan waktunya ke anak istrinya itu. mereka terus mengobrol dan kadang mereka membuat lelucon yang sesungguhnya sangat garing. namun, mereka selalu tertawa dan kadang serius dengan obrolan mereka.


setelah sampai di depan kamar khusus untuk alexa yaitu kamarnya yang ia tempati selama ini. alexa menanykan pertanyaan yang tidak mereka duga.


mah. pah. apa aku bukan anak kandung kalian? " kata alexa pada mereka. wajah yang tadinya masih tertawa kini mereka menghentikan tawanya dan mereka terlihat gugup.

__ADS_1


deg


sayang. kenapa kamu menanyakan itu?.dan siapa yang bilang bahwa kamu bukan anak kandung kami? " kata sinta dengan marah


ada seseorang yang bilang kalau kalian bukan keluarga kandungku" kata alexa sedih.


sayang. siapa pun yang bilang itu. apa kamu percaya? "kata sinta dengan memeluk alexa.


alexa hanya menggelengkan kepalanya.


percayalah pada kami. siapapun itu orangnya jangan di percaya walaupun mereka memiliki bukti. bisa saja mereka hanya menghayal dan mengedit bukti itu" kata sinta lembut.


kalau kamu tidak percaya kami.... "


aku percaya dengan kalian" kata alexa dengan tersenyum.


kami sangat menyayangimu nak" ucap sinta dan pratama.


akhirnya mereka masuk kedalam kamar alexa dan menidurkannya dengan kasih sayang. mereka tidak mau kehilangan menantunya yang sangat mereka sayangi. setelah alexa terlelap mereka menciumi kening alexa dengan sayang. dan mengucapkan kata selamat malam untuknya. setelah itu pratama dan sinta pergi meninggalkannya dan menutup pintu kamarnya sengan pelan.

__ADS_1


__ADS_2