
Akhirnya mereka pergi meninggalkan kampus dan melanjutkan
perjalanan mereka dengan menaiki kereta bawah tanah, mereka banyak bercerita
tentang kehidupan mereka masing masing, namun alexa tidak memberitahukan
identitas aslinya. Okta tidak curiga dengannya namun alexa merasa tidak enak
karna ia telah membohongi teman barunya. Dia tidak tau harus berbuat apa karna
dia benar benar binggung dengan keadaannya yang membuatnya harus berfikir
seratus kali sebelum membeberkan jati dirinya itu. jika dia memberi tahukan
siapa dia maka temannya akan merasa kecewa padanya. Namun dia tidak mau pertemanannya
hancur dalam waktu sehari itu sungguh tidak lucu. Hampir setengah jam mereka di
perjalanan dan akhirnya mereka sampai di depan pintu mall yang terkenal di
salah satu kota itu. mereka memilih
milih baju yang menurut mereka cocok dengan style mereka. Alexa sangat
kebingungan karna melihat okta yang sudah seperti gosokan mondar mandir di
depannya.
Boleh kah kamu tidak membuatku pusing?” tanya alexa dengan
nada yang kesal
Ohh, sayang. Hari ini orang tuaku mengirimkan uang jajanku
dari indaonesia dan hari ini aku harus membuat hari hariku tidak membosankan.
Benar bukan?”
Terserah deh aku pusing melihatmu sekarang. Jangan bilang
kamu mau borong semuanya!”
Uangku tidak cukup membeli semuanya aku hanya memilih yang
cocok denganku dan membelinya”
Tapi kamu sudah memakai semuanya dan kamu hanya membeli satu aja?”
Itupun kalau ada yang cocok denga styleku sayang.” Jawab
okta dengan tersenyum.
Kau sungguh sangat memalukan” ucap alexa pada okta
Itulah aku sayang. “
Alexa hanya menggelengkan kepalanya pada okta teman barunya
itu. tiba tiba okta melihat harganya yang tertera dalam bajunya , dia begitu
kaget karna menurutnya sangat mahal dan
diapun menghampiri alexa yang duduk di
sudut ruangan itu.
Ayo kita pergi. Aku tidak suka dengan gaya bajunya dan itu
cocoknya di musim dingin bukan musin semi saat ini” kata okta.
Aku tau kamu pasti melihat harganya yang mahal itukan?”
Siapa bilang aku hanya saja merasa tidak cocok dengan
pakaian itu”
__ADS_1
Baiklah. Apakah kita bisa pulang saat ini aku takut kalau
besok jika kita tidak bisa menyelesaikan hukumanku maka besok aka ada hukuman
lain dari dosen killer itu”
Tapi gua masih ingin di sini dan membelikan sesuatu dulu”
Baiklah. tapi ini sudah sore” ucap alexa khawatir
Lo takut banget sih kalau gak ke Salin semuanya. Tenang aja
gua paling jago kalau urusan salin mengalin”
Tapi...”
Gak ada tapi tapian. Hari ini kita harus bersenang senang”.
Akhirnya alexa hanya pasrah dengan ajakan teman barunya .sudah
banyak waktu yang mereka buang hanya untuk membeli sepasang baju namun, tidak
ada yang cocok menurut okta. Alexa sudah beberapa kali menghembuskan nafasnya
dengan gusar, dia juga sudah beberapa buku yang berhasil ia salin namun, dia
khawatir kedua orang tuanya mencarinya karna ia pulang kemalaman. Dia selalu
bertanya pada okta kapan mereka pulang dan ingin mengerjakan secepatnya
mengerjakan tugasnya di rumah.oktapun akhirnya mengalah dn mereka memutuskan
untuk pulang karna alexa tidak mau di cap sebagai anak yang tidak di siplin
dalam mengerjakan tugasnya nanti.
Krukkkkk ( anggap saja bunyi perut yang kelaparan)
Suara perut alexa berbunyi dan orang orang yang ada di
mereka karna sepasang baju. Alexa merasa sangat malu hingga ia menyembunyikan
wajahnya dengan telapak tangannya.
Maafin gua ya. karna gua ngelupain bayi bayimu yang ada di
sana. Apakah kamu mau makan dulu atau nanti saja kita delivery aja?” ucapny
pada alexa.
Tidak apa apa. Itu bukan salahmu. Aku yang terlalu fokus
mengerjakan tugas kuliahku” ungkapnya tulus.
Apakah kita harus delivery nanti?” ucapnya pada alexa.
Baiklah. Terserah kamu saja”
Ok deh”.
Mereka melanjutkan perjalanan mereka menuju rumah alexa tapi
alexa tidak menyadari itu. dan akhirnya okta memberithukan kalau rumah okta
sudah lewat jauh dan akhirnya terpaksa ia harus menyetujui ajakan okta yang
sudah terlanjur dekat dengan tempat tinggalnya.
Mereka akhirnya sampai di sebuah hotel yang mewah membuat
okta heran dan bertanya pada alexa.
Lo bawa gua kesini unruk apa?”
Kita mau ngerjain PR ku” ucap alexa polos
__ADS_1
Trus apakah kita tidur di sini?”
Mungkin. jika kamu mau menginap di sini aku bisa booking
satu kamar untuk kita”
Trus rumah kamu dimana kok bukannya kita ke sana saja?”
Maaf. aku baru saja di usir dari rumah kontrakanku. Dan
tempat ini adalah satu satunya yang menerimaku. Aku bekerja di sini sebagai
receptionist. Saat ini aku tidak punya banyak uang untuk membeli sebuah
apartemen atau kontrakan kecil” kata alexa sedih.
Kenapa kamu tidak memberitahuku tentang itu?, dan apakah
orang tuamu mengetahui ini semua?”
Aku tidak ingin kamu terlalu perhatian denganku,kita baru
saja bertemu dan aku orangnya tidak gampang bergaulan. Kedua orang tua sudah
bercerai dan mereka menikah lagi. Mereka tidak memperdulikan aku lagi.” Ucapnya
sedih.
Kamu harus kuat ya, aku juga sepertimu tapi mereka
mengirimiku uang bulanan dan aku juga punya kerjaan lain sebagai waiter di
salah satu resto milik temanku” terangnya pada alexa.
Setelah mereka berbincang bincang sedikit dan memesankan
makanan untuk mereka sekaligus mengerjakan tugas alexa. Beberapa menit kemudian
pesanan mereka datang. Mereka mengerjakan tugas itu sambil memakan makanan
mereka dan sesekali mereka juga berbincang bincang santai.
Tuan putri. Jika anda memerlukan panggil saja kami” ucap
salah satu karyawan di sana?.
Tuan putri?” tanya okta heran.
Alexa langsung menyuruh karyawan itu pergi .
Terima kasih.
Bagaimana kah nasib pertemanan mereka?
Apakah okta akan kecewa dengan alexa?
Ikuti terus novel ini jangan lupa likenya, koment dan
sukanya.
Karna novel ini mengikuti kontes di mangatoon akan lebih
baik jika kita saling mendukung, bukan hanya menuntuk authornya mengupdate
storynya banyak banyak tapi tidak saling mendukung.
Cara memberikan vote pada novelku:
Buka app mangatoon
Searching nama judulnya
Lihat bagian detail paling kanan
Tekan vote atau bisa juga baca novelnya dan tekan tips.
__ADS_1