
awas typo bertebaran
happy reading guys!!
Semenjak kejadian itu andre sudah jarang pulang kerumah, jika tidak ada keperluan yang di butuhkan di rumahnya, para pelayan sudah ia kerjakan lagi, bodyguardnya dimana mana hingga putri tidak merasa nyaman dengan itu.
Andre sudah jarang menyiksanya tapi putri tetap waspada padanya kalau sampai dia melukainya lagi nanti. Sekarang putri tidak sendiri lagi sudah ada yang menemaninya di rumah itu. Dia adalah pelayan yang di percayai oleh putri, dia selalu cerita kepadanya karna memang menganggapnya orang tuanya sendiri.
bi ijah bolehkah aku masuk" ucap putri.
boleh nyonya silahkan" jawabnya dengan senyuman.
terima kasih bi" ucapanya lagi.
ada apa nyonya kenapa anda datang ke kamar saya yang sempit ini? " tanya bi ijah.
bi apakah bibi menyimpan pembalut? " tanya putri padanya.
tidak nyonya saya sudah lama tidak haid lagi" ucap bi ijah.
baiklah, terima kasih bi" ucapnya lagi.
biar saya yang membelikan di supermarket terdekat nyonya"ucapnya lagi.
tidak usah bi, saya bisa membelinya bi" ucapnya lagi dan berpamitan dengan bi ijah.
ketika dia keluar dia sedah di hadang oleh bodyguard andre yang tidak memperbolehkannya keluar rumah, tanpa sepengetahuan tuannya itu.
__ADS_1
Tiba tiba sebuah mobil berhenti di depannya yang memperlihatkan siapa yang mengendarai mobil tersebut, dan tenyata adalah kakak dan suaminya yang bermesraan di hadapannya.
Segara mereka menundukkan kepalanya bahwa mereka menghormati tuannya itu.
kenapa mereka kembali lagi? " ucapnya dalam hati.
kenapa bengong kamu menghalangi jalanku" bentak sang kakak sambil mendorong tubuhnya ke tembok dekat dia berdiri.
ahhhh" dia meringis kesakitan karna tepat dimana luka kecelakaan itu membekas.
Andre yang refleks melihat putri menahan sakit namun segera ia pergi dari hadapannya.
tunggu tuan" ucapnya menghentikan langkah mereka.
dahi andrepun berkerut " ada apa? " tanyanya dingin.
tidak boleh" ucap andre dingin dan melanjutkan langkahnya ke kamar mereka.
Dia diam begitu saja setelah ada kata penolakan, diapun meminta bantuan bodyguardnya untuk membeli pembalut di supermarket terdekat.
tuan apakah saya boleh meminta bantuan anda untuk membeli roti panggang?" tanya putri pada bodyguard itu.
anda bisa mendapatkan roti panggang di rumah nyonya!" ucap sang bodyguard itu.
bukan roti itu yang saya maksud pak tapi... pem.. pembalut untuk wanita! " ucapnya malu.
Sedari tadi andre yang memerhatikanya dari kejahuan tersendak karna minum minuman yang di sediakan kakaknya putri.
__ADS_1
kamu kenapa sayang" ucap rina.
ngak apa apa kok" katanya sambil melangkah masuk kamarnya.
Dan segera dia menyambar kunci mobilnya dan melangkah keluar, dan mengahampiri pacarnya dan dia berpamitan pergi, dia mengampiri bodyguard yang tadi berbicara dengan putri.
biarkan saya saja yang pergi! " ucapnya dingin, dan segera sang bodyguard itu menunduk hormat padanya.
sayang aku ikut ya!? " ucapanya manja.
baiklah kalau itu maumu" ucapnya dingin.
sesampainya di supermarket dia langsung mencari apa yang di inginkan, tiba tiba tangannya berhenti setelah mendengar suara wanita di sampingnya itu.
maaf tuan apakah anda mencari pembalut untuk pacar anda? " tanya wanita itu.
ya" ucapnya singkat.
banyak wanita di supermarket itu memuji ketampanannya andre, tapi pria itu tidak mempedulikannya dan melangkah membawa beberapa jenis pembalut, sedangkan wanita yang di sampingnya itu keheranan.
sayang ini untuk siapa? " tanya rina.
aku mau beli ini untuk bi ijah" ucapnya dingin dan setelah membayar dia langsung pergi melangkah keluar.
sekilas info :
nama kakaknya putri adalah rina brown ya teman teman karna dari kemarin saya sangat sulit cari nama, jadi saya bikin nama kakak saya biar mudah di ingat hehehe.
__ADS_1