Bintang Angkasa

Bintang Angkasa
Aula kampus


__ADS_3

selalu saja Nisa yang di panggil dan pertama saat duty,mungkin karna abjad nama dan kelas yang pertama jadi wajar saja...


"Nisa,kamu di panggil ke aula..." kata teman junior Nisa datang memberi tahu dalam kamar..."


"ada apa ya"?


"saya tidak tahu Nis"...


bergegas Nisa pergi meninggalkan kamar dan menuju aula yang tidak jauh dari barak Nisa...


dalam hati Nisa bertanya tanya dan takut hukuman apa yang akan di berikan sama saya...seakan saya berbuat kesalahan besar apa,gumam Nisa dalam hati...


membuka pintu dan beri salam...


gleekkk...gemetaran..ada apa ini kok berjejer semua senior di dalam seakan Nisa mau di telan hidup hidup saja dengan tatapan mereka yang tegas...


rasanya mau kabur saja...wkwkwk..


"sini panggil mas Harry"


"siap mas.."


"duduk sini, santai saja"..duduk berhadapan dengan mas Harry,tangan Nisa meramas tangannya sendiri dan menunduk..


bagaimana saya bisa santai kalau di depan saya semua senior pejabat,dalam hati Nisa berkata...


"kamu tahu ini apa,sambil menunjuk tali kur dan peluncur yang di pakai Mas Harry,ada berapa,warnanya dan artinya??


pertanyaan seperti anak kecil diriku di tanya begitu yang jelas bisa di lihat ada berapa jumlahnya,emang saya buta apa hahahaa dalam hati Nisa...


tapi tiba tiba saja perkataan mas Harry menyayat hati Nisa...


"kamu jangan udik ya disini" !!


entah kenapa dia bilang begitu...


"biasa saja mas," jawab Nisa santai membuat mimik muka mas Harry berubah...


"kamu tahu marcing band??"


"iya tahu mas"


"emangnya saya sekampung itu ya tidak tau,di kotaku saja ada tapi enggan Nisa beri tahu kalau dia juga pernah ikut kegiatan itu di sekolahnya" dalam hati Nisa berkata...


"nanti kamu ikut ya"??

__ADS_1


"iya mas" jawab Nisa singkat biar aman hahaha,padahal Nisa hanya ingin belajar saja tidak minat ikut kegiatan ekstra dalam kampus...


"kamu tahu nanti kamu saya kasi di bagian apa"?


"siapa tidak tahu mas"


"nanti mas kasi tau,nanti mas yang ajarin"...


di dalam ruangan...


di panggil lagi senior taruni...


"Nisa,kamu tahu ini siapa??"jabatannya apa disni sambil menujuk mas Harry yang berada di sampingnya..


sambil menunduk Nisa tak mau melihatnya...


"Wadanmen mbak"


"Wadanmen"?? seperti marah mbaknya karna Nisa salah...


dan mas Harry berjalan menuju Nisa...


"mas Danmen,ulang Nisa dengan jawabannya...


"hahahaha..terdengar suara tawa tertahan dari tangga,seorang senior taruna menuruni tangga tertawa lucu dengan jawaban Nisa...


berbagai pertanyaan pertanyaan??


"eh Nisa kamu mau jadi mayoret yaa,"? tanya seorang senior taruni...


"ya siapa yang ga mau tampil paling depan kok" jawab salah satu taruni senior...


kenapa ya tiba tiba ada pertanyaan begitu,sedangkan saya tak pernah bilang apa apa,gumam Nisa dalam hatinya...


entah kenapa selalu saja Nisa yang di sebut dan di panggil...yang membuat iri teman teman Nisa...teman sekamar Nisa berkata tidak cantik tapi semua pejabat mendekati dia...


setiap kegiatan dimana ada Nisa pasti ada mas Harry di situ tidak jauh dari Nisa...


saat baris berbaris tiba tiba ada sosok cewek dia senior Nisa,menghampiri Nisa dan berkata...


"kamu suka sama mas Harry"?


"mana mungkin saya suka sama orang yang lebih muda dari saya mbak",jawab Nisa ke senior walaupun umur Nisa lebih tua dari mereka tapi mereka yang duluan masuk jadi harus panggil mbak/mas pada senior...


"Nisa,liat mas..kata lembut mas harry meluluhkan hati Nisa...

__ADS_1


"kesana ikut kegiatan"


"kenapa jantungku ini berdebar ketika dekat dia,dia begitu perhatian denganku,ahh apakah aku jatuh cinta padanya,ahhh tak mungkin dia menyukaiku siapa sih aku apalagi dia punya pacar,aku bukan tipe orang perebut,dia itu senior dan tanggung jawab jadi ini soal antara teman simpati tidak lebih dari itu,tegas Nisa dalam hati meyakinkan itu tidak mungkin !!!


Nisa berlari keluar menuju gerbang sambil menangis dan di tahan di peluk seorang mbak yang bertugas di kantor kampus itu...


Bu Dani menampar Nisa dengan met dan berdarah kening Nisa terkena wing...


"kamu pikir ini mainan disini ya !!!,dengan marahnya...sambil ulang ulang..."


menangis saja yang Nisa bisa lakukan saat itu,dengan air mata yang mengalir deras terlihat dari kegelapan malam sosok pria tinggi di depan klinik dia mas Harry berdiri disitu melihat kejadian ini...


saat kejadian itu Nisa minta pindah tapi tak bisa katanya,apalagi dengan sikap teman temannya yang tak menyukai Nisa,dan keadaan dalam kampus,tas Nisa yang baru di tukar dengan tas yang sudah tak layak pakai,meja Nisa sudah berganti dengan meja yang rusak,pakaian Nisa dalam lemari sudah berhamburan...dll...


"mereka tidak mau saya berada disini" dalam hati Nisa berkata,baiklah...kalau begitu...


tak ada pikiran Nisa yang lain,belajar dan belajar saja sampai selesai...


tapi...


kenyataan berkata lain...


Nisa pulang ke papua...


menghadap pak Tutuk meminta keluar,akhirnya pak Tutuk memberi secarik kertas dan bolpen menyuruh tulis surat pengunduran diri tanpa materai,dengan terpaksa Nisa menulisnya...walaupun dalam hati kecil Nisa tidak menginginkan itu,bukan bermaksud demikian...


di antar beberapa teman junior sampai di dekat klinik...


"spontan saja Nisa menanyakan mas Harry"...bermaksud mau pamitan dan mau berterimakasih


"mana Mas Harry??


"dia sakit..


sakit?? apakah karna saya,ahh geer banget sih saya,dalam hati Nisa berkata,itu hanya kebetulan saja...


dengan berat hati kaki Nisa melangkah keluar dengan tatapan kosong...


pesawat lepas landas dari bandara Juanda,dari atas langit malam lampu benderang kota Surabaya terlihat dari atas..


bagus pilihanmu keluar,kata pak Joko yang katanya orang pintar yang berkata...


kok memilih keluar bagus,dalam hati Nisa berkata itu kan tidak bagus kalau berhenti...


di antar pak Joko sampai di rumah,mama Nisa kaget dan tak tahu Nisa pulang...

__ADS_1


*** bersambung ***


__ADS_2