
Semenjak pulang Nisa menghabiskan waktu di rumah saja sesekali kalau ada kegiatan atau kepentingan urusan barulah keluar,daftar PNS Dephub sekian kalinya tidak pernah lulus hanya sampai lulus administrasi saja atau tidak lulus tahap pertama wkwkwk...
tiap hari di rumah saja kembali seperti dulu lagi...
"pinang berapa 1 tumpuk"?
"ada 5000,ada 10000",pilih saja yang mana?
"1 tumpuk yang 5000 dan 1 tumpuk yang 10000"
"oke,ini termakasih"
" sama sama"
tak lama motor berhenti...
"bensin 1 botol"
" iya"
sambil keluar dan mengambil sebotol bensin dan isikan di motor...
__ADS_1
sepi jualan dari subuh sampai sore baru 1 botol saja dan 2 tumpuk pinang yang laku,batin Nisa berkata,ya syukuri saja...
hmm andai saja saya selesai mungkin saya tidak disini dan kehidupan saya lebih baik tapi apa mau di kata semua ini sudah terjadi,dalam hati Nisa berkata lagi...
sampai suatu kejadian lagi yang menambah beban Nisa yang belum terselesaikan sampai saat ini,Ya Tuhan tolonglah hambamu ini,dalam hati Nisa memohon pada sang pencipta...
"Nis,ada kegiatan lagi ini"...
suara mama Dolly ketua RT 17 berkata memberi tahu...
"iyaa mama Dolly"...
lelah letih,terik panas matahari,hujan tak kenal waktu tetap saja melaksanakan tugas,keliling berkunjung ke masyarakat mendata warga setempat,tidak ada gaji RT...
1 mobil pickup mengangkut warga langsung mengurus KTP di pimpin mama Dolly selaku ketua RT,langsung jadi saat itu...
emang ya mama Dolly kalau yang urus langsung jadi wkwkwk...
mama Dolly ketua RT yang tegas,pemberani,dan tanggung jawab tapi sayang beliau sudah di panggil yang kuasa di saat menjabat ketua RT 10 tahun lebih yang lalu...
banyak yang sudah di lewati dari jadi petugas TPS,dsb...kalau tidak karna mama Dolly mungkin nama Nisa tidak masuk,terimakasih mama Dolly...
__ADS_1
tiap hari merenung memikirkan apa yang telah terjadi seperti mimpi saja dan sudah dari tahun 2009 sampai saat ini,mengingat saat itu tiba tiba saja datang menghadap pak Tutuk di hari jumat siang sepi panas terik sepanjang jalan menuju kantor dari barak taruni,berasa pusing dan loss pandangan berjalan begitu saja tanpa tujuan,yang di inginkan lain tapi yang terjadi lain,dalam benak berpikir buat mengadu ke bapak Tutuk karna sudah menggap orangtua disana tapi malah beliau yang mengeluarkanku...
kejadian kejadian lalu tak akan pernah Nisa lupa,sampai Nisa telpon ke kantor...
menceritakan kronologinya tapi tak bisa saja yang ada di bilang kalau ada masalah dengan Atkp datang saja kesini,dalam hati Nisa berkata saya tidak bermasalah dengan Atkp tapi oknum yang dengan mudah mengeluarkanku dan tak bisa kembali hak ku pendidikan...
apakah negeriku begini...
kalau sudah begini salah siapa???
kata teman sekamar Nisa dia bilang ora cantik ya?,bertanya sama teman teman yang lain,teman yang lain menjawab dia ngerti,perasaan Nisa ini tertuju padanya,dan mengatakan ini salah Nisa...
"ora ayu toh"?
"dia ngerti loh"...
terdiam saja dan Nisa terdiam saja karna Nisa juga tidak tau ini bakalan begini...
ini pasti mereka bilang padaku,siapa lagi kalau bukan aku,ahh biarlah aku kan datang kesini buat pendidikan setelah itu aku akan pergi...batin Nisa menguatkan diri sendiri...
*** bersambung ***
__ADS_1