
Menggunakan pesawat Merpati,transit di Makassar,Jayapura,Biak,Nabire...sampai di Biak hari sudah siang,ke rumah dinas dimana para alumni bekerja di bandara Franskaisepo biak dan mendapatkan rumah dinas,Nisa sepanjang perjalanan diam saja..
menyambung dengan pesawat Merpati kecil karna saat itu belum bisa pesawat boeing/ATR masuk di Nabire...
bertemu dengan alumni alumni mengantar sampai lapangan bandara berdiri berbaris mematung melihat pesawat yang di naiki Nisa perlahan bergerak,tangan Nisa letakkan di jendela pesawat sebagai tanda perpisahan dan ucapan terimakasih...
pesawat lepas landas,mereka masih berdiri di pinggiran lapangan dekat kantor bandara...
hari sore tibalah di Bandara Nabire,bertemu om Nisa yang lagi jaga,aktifitas sudah tak ada karna hanya sampai siang saja maklum bandara kecil...
di jemput lagi sama alumni alumni yang sudah bekerja ke rumah dinas bandara,masih dengan langkah tak percaya jika Nisa benar benar pulang,lemas,lelah,dsb... bercampur jadi satu, hanya hampa,hampa,dan hampa saja...
setelah Maghrib di antar dengan mobil dinas bandara menuju rumah Nisa...
terlihat duduk seorang wanita muda dari seberang jalan cucu dari saudara bapak Nisa...
diantar beberapa alumni...
sepanjang jalan...
pak Joko melihat lihat jalan dan berkata..
"benar katamu Nis di Nabire paling bagus dari pada di kota itu"
"dimana sekolahmu Nis? tanya pak Joko..
__ADS_1
"itu pak,sambil menunjuk sekolah pas melewati depan sekolah...
"Assalamuaalaikum...
"walaikumsalam...
mama Nisa kaget kok ada banyak orang datang...
"kami antar Nisa pulang buk"
bapak Nisa marah besar...
Nisa hanya bisa menangis dan melarang mamanya buat tanda tangan surat...
surat pengunduran diri Nisa tertulis di suruh pak Tutuk tulis yang isinya tidak sanggup mengikuti pendidikan...yang sebenarnya Nisa tak menginginkan dan bermaksud demikian..!!
pak Tutuk yang bilang terserah Nisa mau bawa apa saja dalam kampus tapi Nisa tidak pernah bawa karna Nisa tidak mau di perlakukan secara khusus apa kata orang nanti dan pak Tutuk juga yang mengeluarkan Nisa dari kampus karna di suruh tulis surat pengunduran diri tanpa harus bertanya dan selidiki dulu sebagai pejabat harus bijak,seharusnya pejabat tak boleh bersikap demikian karna ini soal masa depan orang...
merunduk,menangis...
"sakit kan Nis kalau cita cita tak tercapai"...
"iya mas..panggilan kata "buat senior " Nisa yang masih terbawa suasana kampus...
langsung memeluk Nisa di hadapan semua orang,sebenarnya Nisa rasa malu dan risih juga di peluk apalagi depan ortu Nisa...kenapa tiba tiba dia bersikap begitu...
__ADS_1
sobekan kertas yang di sobek Nisa karna tidak mau begini biar tidak sah saja dalam pikir Nisa,bawa pergi saja kertas sobekan itu karna percuma saja saya tak bisa kembali,kata Nisa dalam hati,spontan saja Nisa melakukan hal itu...
pak Joko,dan yang lainnya berpamitan,esoknya pak Joko sudah terbang kembali ke Surabaya...
mata lembab tak gairah hidup yang Nisa rasakan...
"sudah,istirahat saja..
"iya maa..
masih mengalir deras air mata...
tidur,tidur,dan terlelap membasahi bantal...
"ya Allah...
"sabarkanlah diriku,ikhlaskan hatiku menerimanya"...
" ini terjadi karna kehendakMu"
"jika di takdirkan untukku akan tetap milikku"
" ijinkan aku akan kembali suatu saat nanti entah kapan tak tahu" hanya untuk meluruskan,mengclearkan biar tahu,hasilnya terserah padaMu"setidaknya aku tenang...
"jika ada yang niat jahat padaku,menzhalimi ku,dsb...mereka akan mendapat balasannya,ku mengadu padaMu ya Allah...amin
__ADS_1
Do'a Nisa...😇🥲🤲
*** bersambung ***