
Setibanya kembali dari Jayapura,Nisa seakan tak percaya semua ini terjadi begitu saja dimana perjuangannya untuk masuk di sekolah instansi penerbangan pemerintah tidaklah mudah,bersaing seluruh Indonesia,hancur dalam sekejab !.
"pak saya mau kembali?"
"kamu tidak akan pernah kembali apapun yang kamu lakukan tidak akan bisa,kamu itu seperti orang yang tidak benar,ngaca dulu ya Nisa kamu tidak pantas,kamu tidak bisa nuntut kalau kamu nuntut kamu akan di penjara" isi pesan dari pak Tutuk... langsung di blok.
bapak bicara begitu tidak menunjukkan pribadi dirinya bahwa yang dia ucapkan pada Nisa itu seperti membicarakan dirinya sendiri,mengatakan Nisa yang tidak benar.
kenapa saya tidak bisa kembali,saya kan minta hak saya,kalau tidak bisa di ATKP Surabaya,pindahkan saya saja di STPI Curug lebih bagus,batin Nisa berkata...
__ADS_1
sedangkan surat pengunduran diri pak Tutuk yang suruh tulis tanpa ada materainya apalgi Nisa tidak bermaksud demikian,tidak di tahu ortu Nisa kalau dia pulang,sampai di rumah baru tahu,tidak di tanda tangani surat surat yang di bawa pak Joko,di robek robek Nisa,pikir Nisa saya kan tidak bisa kembali jadi buat apa surat surat itu di tanda tangani biar tidak sah setidaknya begitu walaupun Nisa tak di bisa kembali...
10 tahun sudah berlalu aktifitas Nisa sehari hari di rumah saja,hanya sesekali kalau ada yang penting atau urusan barulah keluar...
Nisa mencoba melamar pekerjaan di beberapa tempat biar ada kegiatan dan melupakan semuanya...
mencoba kesana sini tak ada panggilan mungkin karna lihat Nisa tidak meyakinkan,tidak glowing atau apa begitu entahlah,biarkan saja...dari situlah Nisa sudah enggan mencari kerja di luar karna kalau tidak sistem orang dalam,ada hal hal lain yang tidak berfaedah akhirnya tidak di terima,padahal tidak tahu saja Nisa itu sebenarnya,belum lagi hal hal lain yang membuat tidak jadi...
berpindah pindah pekerjaan,sampai akhirnya di rumah saja...
__ADS_1
tidak lama kemudian ada panggilan dari kantor BPS bahwa di terima bekerja sebagai petugas sensus penduduk 2020 dan besok mengikuti pelatihan di hotel beberapa hari...
dapat di RT 15 dan 17 dimana mama Nisa wakil/seketaris RT 17,tapi Nisa yang turun kegiatan menggantikan mamanya,Nisa tidak berpikir apalagi minta di situ dari kantorlah keputusan itu...
hari demi hari Nisa di rumah saja sampai sekarang dan sekarang,mungkin ini sudah nasib Nisa,biarlah yang penting baik baik saja,walaupun sebenarnya mungkin tak baik baik saja,kalau di orang lain belum tentu bisa sekuat Nisa...
Nisa tak pernah dendam sama siapapun karna kebenaran akan menang,walaupun itu sulit dan dalam kegelapan,sampai ada dosen juga mendukung Nisa ke orang pintar tapi Nisa tak mau biarlah Allah yang membalas karna balasan Allah itu luar biasa,via jalur langit itu tak akan pernah bisa di duga karna Allah yang berkuasa dan pemilik segalanya,jika menghendaki dalam sekejap mata akan terjadi...
"saya akan kesana suatu saat nanti memberi tahu apa yang sebenarnya yang sudah lama saya ingin beri tahu langsung bertemu,entah kapan saya tidak tau" batin Nisa berkata...
__ADS_1
*** bersambung ***