
Teringat sosok pria tampan berbadan tegap berisi membuat para Taruni berlomba lomba mendapatkan hati sang pujaan...
seorang gadis cuek yang nakal berparas oriental yang menarik perhatian senior itu adalah Nisa yang datang jauh dari ujung timur Indonesia yang di sangka bersuku Manado,ternyata bersuku Bugis asli hanya lahir dan besar di Papua...
membuat para taruni lain pada gibah hehe..
pacar mas Harry tiba-tiba datang memberi secarik kertas kepada dia mungkin berisi yang ada hubungannya denga Nisa,karna pas kebetulan Nisa saat itu ada duduk bersama para senior lain,Nisa menghadap karna hanya meminta maaf saja,sudah itu Nisa kembali ke baraknya...aku juga tak tahu dia siapa,tapi perasaan aku ini pasti pacarnya dikira aku mau merayu mas Harry padahal aku bermaksud lain...
"huffftt mengingat kejadian yang buruk itu aku jadi tak tenang...
seraya tak percaya aku berkata demikian,seakan aku tak pantas berada disini,,spontan saja kata kasar itu keluar dari mulutku yang kotor ini,aku tak sengaja mengucapkan itu,kenapa diriku seperti ini,ini bukan diriku..."
__ADS_1
Mas...hukumlah aku sepantasnya asal aku tak di hukum keluar kampus,aku hanya ingin menyelesaikan pendidikanku itu saja,gumam Nisa dalam hati...
Aku tak ada niat jelek apapun kepada siapapun...
Saat mau memenjamkan mata terlintas di mata teringat lagi tamparan dari seorang dosen wanita membuatku semakin sakit,tak terasa air mataku berlinang,aku tidak bermaksud main- main atau apalah itu,sakitnya bisa aku tahan tapi mentalku saat itu down dan aku butuh support tapi tak ada yang menolongku,mungkin karna mereka tidak tau,sebab saat kejadian itu dosen wanita yang sekaligus pembina mengalihkan perhatian yang lainnya hanya aku yang berhadapan dengan mereka,hanya yang aku tahu di depan sana di sudut klinik berdiri seorang senior cowok dia itu mas Harry terdiam melihatku dari kejauhan...
aku malu bercampur aduk semua perasaan jadi tak karuan aku di tiba- tiba di perlakukan begini,cobalah aku di bicara baik- baik saja hanya karna aku lupa tidak datang menghadap ibu dosen...
"selamatkan Atkp dari seorang teman..."
Ternyata barak kebakaran,entah kenapa bisa...
__ADS_1
berlari lari mereka mengambil air dari sumur timba menyiram tempat kebakaran...
aku berdiri dan tak tahu kenapa jiwaku mendorong agar aku jalan menuju jendela, barak aku di delta atas,ku tepis kain horden dan ku lihat sosok senior cowok berseragam berdiri di bawah menatap ke arah jendela pas melihatku,ku hanya melihat sosok di dalam gelap tapi seperti tak asing bagiku,kenapa ya dia ada berdiri di situ,aku tak kuasa berlama lama melihatnya,aku tutup saja horden itu lagi,sosok itu berdiri tak bergerak sedikitpun,tak terlihat seperti apa matanya,aku membayangkan saja sudah takut,kalau dia marah gimana,aku jadi tak sanggup jika bertemu dengannya...
Entah kenapa kejadian kejadian itu ada,aku tak pernah berpikir yang macam-macam apalagi niat balas dendam,apakah ini hukum alam?
begitu cepatnyaa terjadi...
tempat tidurku dekat jendela,kelihatan dari atas terlihat gedung aula,balkon dan tampungan air...
entah kenapa salah satu teman sekamarku bertanya,mau tukaran tempat tidur?? Aku iyakan saja biar akrab gitu walaupun sebenarnya aku ngga mau,karna aku sekamar 4 orang tetapi aku yang ngga di anggap,hanya mereka bertiga saja yang selalu akrab,ngga ada ngajak omong aku,omong hanya seperlunya saja,jadi aku diam saja...entah kenapa?? Dari situlah bercampur aduk dengan pikiran aku jadi sakit ngga bisa ikut kegiatan,badan aku panas,aku selalu tidak ikut kegiatan karna hal hal demikian yang membuatku kurang vit untuk aktifitas...
__ADS_1
*** bersambung ***