
"Papah"
"Ehmm ada apa ???"
"Dulu aku pernah melihat beberapa anak anak dari teman papah !!! aku ingim betemu mereka kembali"
"Kalau begitu kau harus kembali ke korea jika kau ingin bertemu mereka"
"Ehmmmmmm"
"Apa kau mau ke korea lagi Tanjiro ???"
"Ibu !!! ituuu aku ingin bertemu mereka lagi !!! dan aku juga ingin berkunjung ke rumah nenek"
"Hemmmm kau sudah ber umur 10 tahun mereka juga pasti sudah besar dan apakah mereka akan mengenal kamu???"
"Kan ayah mengenal orang tua mereka kami bisa saja akrab dengan sendiri nya"
"Hehhh baiklah kalau itu mau mu ibu tidak akan memaksa mu kalau kau mau ikut ayah mu ke korea"
"lalu apakah ibu akan tinggal di sini ???"
"Kau tau sendiri pekerjaan ibu begitu banyak sayang"
"kalau begitu aku akan menunggu ibu selesai kerja"
"Baiklah sayang"
Setelah selesai dengan semua pekerjaan nya Yuri bersiap siap untuk ikut ke kore !!! tidak begitu lama dengan Zet pribadi milik Lei mereka sudah sampai di korea.
Setelah sekian lama Yuri tidak kembali ke Korea akhir nya dia melihat segala nya sudah berubah banyak sekali perusahaan perusahaan berdiri di korea.
__ADS_1
Lei bergegas membawa mereka pulang ke rumah dan bersiap menemui Teman teman mereka.
Mereka kumpul bersama di rumah Steven.
"Haii tuan tuan nyonya nyonya terimalah mawar merah yang cantik ini dan begitu harum ini !!! aku menanam nya sepenuh hati dan penuh perasaan cinta" Tutur kata indah itu menyambut mereka di depan pintu masuk Zen anak kedua Steven yang masih berusia beberapa tahun itu sudah pandai bersilat lidah.
"Siapaaaa iniiiiii !!! apakah ini Zen"
"Ooo paman Lei... !!! kauuuuu !!!" sambil menunjuk Tanjiro"
"Kau kaka Parfum !!! ehmm wani mu seperti mawar"
"Ahahahaha aku tau kau pastu menyukai nya" Sebenarnya Tanjiro lupa siapa Zen itu
"Ehmm paman Lei !!! kenapa masih berdiri di luar papah dan mamah ku sedang menunggu Paman Feng dan bibi Juliet juga sudah datang !!! Zen jangan ganggu mereka"
"Ehmmm Romeo seindah Mawar merah Juliet seindah bunga Mawar Putih !!!!"
"Maaf dia terlalu tergila gila dengan bunga Mawar !!! Zennnn !!! aku akan pergi ke paris besok untuk kunjungan Sister Scool SMP ku !!! aku tidak akan membelikan mu mawar paris nanti"
"Hehhh ayo masuk paman"
"Leiiiiiii" Teriak histeris dari Steven
"O o o apa ini !!! kau ini tiba tiba sekali"
"Selamat siang Tuan Muda"
"Feng bagaimana keadaan mu ?"
"Saya baik Tuan muda !!! Bagimana keadaan Tuan Muda apakah anda baik baik saja !!! Sejak saya menikah saya hanya menjadi sketaris anda di kantor dan jarang ke rumah anda"
__ADS_1
"Tidak apa apa Feng kau punya keluarga sendiri aku tidak bisa memaska mu juga"
"Hey hey hey apakah hanya Feng mu saja yang di tanyai ???"
"astaga Steven kau cemburuan sekali sebagai seorang lelaki hahaha !!!" Ejek Juliet
"Hump !!! ingat saja nanti kalau pihak rumah sakit memberikan banyak tumpukan dokumen lagi aku tidak akan membantu mu"
"Baiklah baiklah maaf kan aku"
"Maaf kan aku juga aku lupa menanyakan tentang diri mu !!! Jadi bahaimana diri mu sekarang???"
"Diri ku tetap saja selalu baik"
"Dimana Queen Steven ???"
"Oooo kaka ipar !!!!!!"
"Hey hey hey cukup kau ini senang sekali memeluk ku"
"Aku baru sadar kau disini !!! dimana putra kalian???"
"Putra ku dari tadi selalu mendengarkan putra Zen mu itu bertutur kata dan selalu di dekati oleh anak perempuan Juliet !!! Jadi di mana Queen aku dari tadi menanyai mu"
"Ahahaha maaf kan aku !!! Queen sedang di kamar, dia sedang hamil besar jadi harus istirahat"
"A...A..APAAAAAAAA !!!! HAMIL LAGI" Kejut Yuri dan Juliet histeris
"Wahhhh Feng coba kau lihat dia lebih pandai membuat anak dari pada kita berdua"
"Ahahahha SUDAH DIAM !!!" bentak Steven Malu
__ADS_1
"Sudah lah Tuan Steven kami hanya bercanda hahaha"
"DIAM KU BILANG" pipi Steven memerah