Bos Brengsek Suami Ku

Bos Brengsek Suami Ku
Gagal


__ADS_3

"Hah...kau benar benar berat..."


"Ahh turun kan aku...aku mau pulang"


"Kita sudah pulang..."


"Ahhh aku mau ke kamar ku"


"Ouh ya...kebetulan sekali aku juga mau ke kamar biar bisa menghukum mu"


"A....."


"Hah...melihat Tuan Muda sudah beristri benar benar membuat ku kecewa!!!Bisik para pelayan"


Saat di Dalam Kamar


"Apa yang kau lakukann....."


"Tentu saja memberikan mu hukuman"


"Benarkah...hahahaha...hukuman apa itu???Hemm"Dengan gaya centil nya Yuri menggoda Lei


"Kau ingin tau??"


"Tentu saja!!! Cepat beri tau aku!!!"


"Dengan gaya centil mu seperti ini semakin membuay bersemangat untuk menghukum mu...Baiklah...aku harap kau tidak menyesal.."


"Ehm..."


"Hei kau kenapa???"Tiba tiba Lei merasakan firasat buruk


"Hoek...Hoek..Hoekkkk"


"Oooohhh....Kau...Aaarrggghh Sudah ku duga Pelayan..."


"Ada apa Tuan muda?"


"Bersihkan ini,dan bersihkan badan Nyonya"


"Baik Tuan Muda"


"Arrrrggghhh"


"Tuan kenapa anda terlihat kesal"


"Itu Feng...saat aku dan Yuri ingin...aaa???"


"Ingin apa Tuan Muda???"

__ADS_1


"Ingin...itu...Ingin Tidur..dia muntah... Hahhh"


"Huf...!!!Tertawa Kecil"


"Feng!!!Apa kau tertawa???"


"Tidak!!!"


"Kau tidak berbohong???"


"Tentu saja...Huf...hahahaha...Tuan Muda aku tidak tahan ingin tertawa kau dan istri mu lucu sekali"


"Feng.....awas kau..."


"Hahaha...Maaf kan saya Tuan Muda..."


"Haisss...."


"Tuan Muda nyonya sudah kami bersihkan"


"Hah...sekarang kalian boleh pergi beristirahat dan kau Feng...Ehhhh!!!"


Lei begitu gereget karena di gagal berhungungan dengan Yuri dan di tertawakan oleh Feng.


"Dasar penggoda kali ini kau lolos dari cengkraman ku besok besok aku tidak akan melepas kan mu lagi"


Hari semakin pagi di saat bangun Yuri merasakan sakit kepala yang amat berat.


"Kau sudah bangun!!!"


"Kau...Aaaaa...."


"Shutt....Apa yang kau lakukan,kau membuat telinga ku sakit"


"Kenapa kenapa baju ku bisa berubah apa yang kau lakukan"


"Dia benar benar tidak sadar apa yang terjadi malam tadi seperti nya aku harus membalas nya!!!Cetus Lei dalam hati"


"Heiii kauuu!!!"


"Apa tidak usah teriak teriak!!!Apa kau tidak ingat malam tadi kau menyerahkan diri mu sendiri kepada ku"


"Hah...Apa menyerahkan diri sendiri???"


*Ingatan Yuri


"Hukuman...Apa...itu..hemm*"


"Aaaaaa....aku pasti sedang mabuk..."

__ADS_1


"Tentu saja kau sedang mabuk...kau bahkan begitu bersemangat saat di atas Ranjang"


"Hah..."


"Kau tidak usah kaget...jika kau ingin melakukan nya lagi aku masih kuat melakukan nya"


"Hah..tidak mau...."


"Ayo lahhh sayang..."


"Tidak mau...."


"Heiii....bukan kah malam tadi kau begitu menikmati nya!!!"


"Tidak!!!"


DUKKK!!! Yuri menendang masa depan milik Lei.


"Aaaaaa....Kauuu..."


"Ahahaha....bleee...."


Yuri pun bergegas meninggalkan Lei sendiri dan masuk ke dalam kamar mandi sedang kan Lei begitu marah saat keluar.


"Feng...."


"Ada apa tuan?"


"Siap kan mobil aku ingin ke kantor"


"Baik Tuan!!!Sepertinya Nyonya muda tidak memberikan jatah Tuan muda lahi pagi ini fuuu"


"Feng....Jangan tertawa di belakang ku..."


"Saya tidak berani Tuan Muda"


"Cepat Jalan kan Mobil nya"


"Baik tuan Muda"


Saat tiba di kantor lei bahkan hanya bisa mengeluarkan tatapan yang dingin kepada semua karyawan,dia bahkan tidak berbicara sepatah kata pun saat rapat.


"Ada apa hari ini dengan boss??? kemarin bukan kah dia baik baik saja?Bisik para pegawai"


"Ehm...ehm..kerjakan saja pekerjaan kalian jangan mengosip"


"Maaf kan Kami Boss"


"Feng...Cepat antar aku makan siang,aku begitu lapar mendengarkan rapat nya"

__ADS_1


"Baik Tuan muda"


__ADS_2