
"Feng!!!Antar aku ketempat Nyonya"
"Bukan kah nyonya sedang bekerja tuan?"
"Antar saja Feng,tapi jangan lupa kita mampir dulu di restaurant aku ingin makan siang bersama nyonya di kantor nya"
"Baik Tuan Lei"
Saat di kantor butik nya Yuri sudah merasa bosan dan lelah dia menghayal ada seseorang yang membawakan nya makanan,dia ingin keluar untuk mencari makan tetapi malas ingin memanggil asisten nya mengeluarkan suara saja tidak ada tenaga.
Tok!!!Tok!!!Tok!!!
"Nyonya saya izin masuk,di sini ada tuan lei"
"Hah...sedang apa dia di sini..."
"Kau seperti nya kau sama sekali tidak ada tenaga,bahkan untuk bicara saja tidak sanggup"
"Ehmmm...."
"Feng...bawa kan makanan nya"
"Makan!!!!"
"Hah lihat lah diri mu seperti babi yang kelaparan,ayo temani aku makan"
"Ehm....."
Yuri dan Lei pun makan berdua di kantor Yuri,yuri begitu bersyukur karena suami brengsek nya itu datang di saat yang tepat dan menyelamatkan hidup nya.
"Hahhh....enak sekali...Terimakasih karena kau sudah mau membawakan ku makanan"
"Feng...pulang lah lebih dulu,aku akan pulang bersama nyonya,jangan lupa bereskan berkas berkas di kantor"
"Baik tuan kalau begitu saya permisi"
"Ehmmm"
"Permisi Nyonya"
"Ehm...hati hati Feng"
"Terimakasih Nyonya"
Klak!!! Suara pintu tertutup
__ADS_1
"Hah...kantor mu benar benar enak memiliki sofa yang besar dan empuk"
"Itu karena aku sering ketiduran di kantor,dan kalau pun aku akan pulang aku juga akan berhenti di supermarket dan tidur di dalam mobil...jadi jangan heran jika di mobil ku juga ada baju,selimut,bantal dan lain lain"
"Hahhhh aku mengantuk aku ingin tidur siang di sini sekarang"
"Hais...kalau begitu tidur lah aku masih ada pekerjaan yang harus di kerjakan"
"Baiklah...kau fokus saja kerja"
Waktu terus berlalu hari pun semakin sore dan tak terasa waktu menunjukan pukul 6 sore.
Tok!!!Tok!!!Tok!!!
"Masuk"
"Nonya,permisi ini kunci butik nya semua pegawai sudah pulang saya juga mau pulang permisi"
"Ehm...terimakasih hati hati...ouh iya jangan lupa beri tahu para karyawan besok gajih kalian akan di bagikan"
"Baik Nona"
Klak!!!Suara pintu tertutup
"Lei...lei..."
"Bagun ini sudah sore waktunya pulang"
"Ehmmm...sudah jam berapa ini...Woooaaahhhmmmm"
"Ini sudah jam 6 sore"
"Haaaaaahhhhh aku benar benar nyenyak sekali tidur di sini"
"Ayo kita pulang!!!"
"Apa kah semua karyawan mu sudah pulang?"
"Ya hanya kita yang tersisa"
"Yuri...."
"Apa...."
"Tiba tiba merangkul pinggang!!!Kau...sudah berkali kali menolak ku"
__ADS_1
"Menolak apa???"
"Tu kan...kau selalu saja lupa..."
"...."
"Yuri...!!!Ehm..ehmm...ehmm!!! Mencium bibir Yuri"
Lei kira Yuri akan menolak ciuman nya alangkah terkejut nya lei ternyata Yuri membalas ciuman nya,Lei pun semakin bergairah dia perlahan mulai melepas jas Yuri dan membukan kancing baju Yuri secara perlahan.
"Sudah waktu nya aku memberikan mu hak mu lei!!!Cetus Yuri dalam hati"
"Yuriii...Ehm...ehm...ehm...ehm...ehm"
"Lei..."
Mereka pun memadu kasih di kantor Yuri dengan kegairahan yang membakar.
"Ahh lei...pelan pelan..kau menyakiti ku"
"Tenang lah...kau akan terbiasa"
"Lei,cepat lah..aku sudah tidak kuat lagi aku semakin lelah"
"Sabar sedikit lagi...aku akan keluar...aku keluar...aku keluar...Ahhhh"
"Hah...hah...hah...Aku mengantuk sekali..."
"Tidur lah"
Yuri pun tertidur karena kelelahan dia bahkan tidak sadar saat di bawa Lei pulang ke rumah hanya dengan berbalutkan selimut di tubuh nya.
TIN!!!TIN!!!TIN...
"Selamat datang Tuan Muda"
"Haii...Feng..."
"Hai tuan muda!!!Tidak biasa nya tuan muda tersenyum,apa jangan jangan!!!Feng bergumam dengan suara kecil nya"
Feng pun melihat Yuri yang hanya berbalutkan selimut saat di angkat oleh Lei.
"Feng tolong kau rapikan mobil nya"
"Baik Tuan Muda"
__ADS_1
"Ahhh istri ku benar benar berat sekali,bagaimana kalau dia hamil nanti pasti berat nya bertambah dua kali lipat"
"Ternyata...begitu tuan sudah mendapat kan hak nya"