Cahaya Dalam Kalbu

Cahaya Dalam Kalbu
BAB 1


__ADS_3

" Ami, kapan kamu mau bangun? Ini udah jam 6. Ini hari pertama masuk sekolah sekolah Ami. "seru Ibu Ami ketika melihat gadis kecilnya masih bergulat dengan selimut di kamarnya. Padahal mentari sudah naik.


" Ibu besok saja ya sekolah nya, Ami masih ngantuk nih. "jawab Ami dengan mata belum terbuka.


" nggak ada kata besok Ami, bangun sekarang atau Ibu bawa kamu langsung ke kamar mandi! Hmm"kata Ibu Ami dengan sedikit berseru.


"eh ya ya ya, Aku bangun," jawab Ami, kemudian dia bangun dan bergegas ke kamar mandi untuk melaksanakan ritual paginya.


Setelah selesai, Ami langsung pergi ke ruang makan untuk sarapan bersama keluarganya.


"PAGI SEMUA"teriak Ami saat baru memasuki ruangan tersebut.

__ADS_1


"NGGAK USAH TERIAK INI RUMAH BUKAN LAPANGAN. " sahut Amdan dengan teriakan juga.


Amdan ini adalah kakak laki laki Ami dengan selisih 5 tahun lebih tua dari Ami.


" sudah sudah, masih pagi juga udah teriak teriak. Simpan tenaga untuk sekolah nanti, okey. "jawab Ayah Ami dan Amdan menengahi teriakan mereka berdua." okey boskuyy" jawab Amdan dan Ami dengan kompak.


Lalu mereka melanjutkan acara sarapan pagi mereka yang diselingi dengan perdebatan kecil dari Ami dan Amdan, yang membuat keluarga ini semakin sejahtera. Sepi rasanya jika tidak ada pertengkaran mereka berdua. Meskipun mereka terkadang bertengkar, mereka sangat menyayangi dan melindungi satu sama lain.


Ami sekolah diantar oleh Ibunya. Karena Ibunya tahu Ami pasti akan kesulitan menemukan teman baru disana makanya dia menemani ami untuk hari pertamanya.


Saat masuk kelas..

__ADS_1


"kamu duduk disini aja ya, itu kenalan dulu sama temennya,"Kata Ibu Ami.


"Hai namaku Ami," kata Ami dengan sedikit kaku. Maklum saja ini adalah hari pertama ia duduk di bangku sekolah dasar yang lumayan terkenal di daerah K, dan para orangtua boleh mengantar sampai ke dalam kelas.


"Hai juga, aku Zira. Salam kenal ya. Kamu duduk disini aja sama aku, aku belum punya temen disini." kata Zira.


"hmm boleh, makasih ya." jawab Ami. "Ya sudah Ami Ibu pulang dulu ya, kamu baik baik disini nanti Ibu jemput kamu ya." kata Ibu Ami karena sebentar lagi jam belajar akan di mulai. " Iya ibu," jawab Ami. Setelah kepergian Ibunya Ami diam saja tak berani bertanya sebelum orang lain bertanya. Dan muncullah beragam pertanyaan dari Zira yang membuat Ami kewalahan menjawabnya.


" Oh ya Ami, Kamu dari sekolah mana? Rumahmu dimana? Aku pengen main ke rumahmu boleh nggak? Kayanya seru deh main bareng." ucap Zira dengan semangat.


" Aku dari TK Hidayah, Rumahku di gang pandawa, kamu boleh main ke rumahku, asal kamu izin duku ke Ibumu yaa." jawab Ami singkat. "Huwaa, aku di gang diponegoro, cukup dekat dengan rumahmu, ah nanti aku minta izin ke bunda untuk main ke rumahmu ya, hari ini. Ingat habis pulang sekolah aku kerumahmu okeh." kata Zira lagi. " okeh. " jawab singkat Ami.

__ADS_1


Begitulah kisah singkat pertemuan antara sahabat klop Ami dan Zira. Ikuti terus kisahnya yaa.


__ADS_2