
Mekah, selama barabad-abad silam telah menunjukan perananya bagi seluruh bangsa arab. setiap tahun peziarah dari berbagai penjuruh datang memenuhi tiap ujung kota. mengunjungi bangunan hitam tua yang dibangun Ibrahim yang dikenal dengan namah ka'bah, sibol dari ajaran tauhid (keesaan tuhan). semenjak pondasi ka'bah, berdiri diatas bumi mekah, mulai saat itulah ajaran tauhid memberikan pencerahan untuk hati penghuni kota itu. berbagai ajaran yang berkaitan dengan agama tauhid yang dibawah oleh Nabi Ibrahim telah menjadi gaya hidup, bahkan lebih dalam lagi yaitu menjelma sebagai adat istiadat.
__ADS_1
selama beberapa kurun waktu, mekah berulang kali di pegang oleh berbagai kabilah yang berbeda-beda. dari waktu ke waktu ajaran Nabi Ibrahim mulia luntur dan membaur dengan kepercayaan paganisme. allah masi mereka kenal tapi telah menjadi tuhan yang sangat jauh. keberadaanya seolah hanya simbol, karena penduduk meka banyak yang memohon pada berhala-berhala yang mereka bikin sendiri yang di taru di sekitaran ka'bah. mereka mulai melupakan siapa yang menciptakan dunia ini,bahkan kehidupan setelah mati tidak ada lagi di dalam benak mereka. Namun ketika kota itu jatuh ke tangan klan kuraisy, masi ada segelontir orang yang memegang teguh ajaran Nabi Ibrahim. salah satunya adala' Abdul Mutallib yang kini menjabat sebagai pemula kuraisy.
__ADS_1
Sebagai seorang pemuka, 'Abdul Mutallib mempunya tugas yang tidak ringn. ketika musim haji tiba,kewajiban utama beliau adalah menyediakan air minum bagi peziarah yang berkunjung ke kota suci itu. ritual ini lebih dikenal dengan sikayah. pada awalnya, Abdul Mutollib dapat memenuhi kebutuhan air dengan sumur-sumur di sekitar mekah. sayang sumur-sumur itu kadang mengering begitu saja di musim-musim tertentu. jikah salah satu sumur mengering, pemandang miris akan terlihat jelas di dasarnya. debu-debu yang kini hanya terdapat bukan air lagi.
__ADS_1
Hal itu, menimbulkan perhatian yang cukup serius bagi pemuka kuraisy 'Abdul Mutallib. beliau sadar betul bahwa para peziarah dari tahun ketahun semakin meningkat, sementara sumber air tidak pernah mengalami peningkatan. mengingat panas dan gersangnya mekah, air menjadi sebuah kebuguhan yang paling dominan. keberadaan sumber air merupakan hal yang sangat berharga untuk kota tersebut. satu-sayunya sumur yang bisa di andalkan hanyalah ZamZam. sayang, beberapa tahun yang lalun sumur itu telah di timbun oleh suku jurhum tanpa meningglkan bekas sedikit pun. Sementara suku Khuza'ah yang telah berhasil mengusir Jurhum tidak tertarik untuk mencarinya. sumur anugrah tuhan itu setengah telah di lupakan karena mereka telah menggali sumur-sumur lain di sekitaran mekah. dengan sumu-sumur tersebut sehinggah mereka tidak lagi peduli tentang keberadaan sumur ZamZam tersebut.
__ADS_1