Cahaya Kegelapan

Cahaya Kegelapan
ledakkan kuat


__ADS_3

Dua serangan itu membuat satu lubang besar di area mereka letupan itu sampai ke langit semua orang melihat nya


( apa yang sedang terjadi )


( Apa ada yang berlawan dari Sana )


( Jika ada berlawan ia tidak akan sekuat itu )


( Kalau ia benar ada orang berlawan orang itu sangat mengerikan )


( mungkin saja yang berlawan itu bukan manusia )


( apa maksud mu Iblis )


( Iblis)


( Bukan kah kita tidak menyerang mereka )


( kalau itu Iblis ia bukan Iblis sembangan)


( mungkin saja grab)


( tidak mungkin ada manusia yang bisa melawan grab)


( kenapa mereka menyerang wilayah kita )


( kalau itu grab siapa kah orang yang melawan nya itu )


( mungkin saja pahlawan biru )


( siapa kah orang itu)


( dia satu satunya pahlawan yang memiliki kekuatan Iblis)


( dia pahlawan yang memiliki kekuatan Iblis )


( ya aku perna dengar cerita nya dari orang kalau dia perna mengalahkan Iblis tingkat a Dan b )


( apa dia perna mengalahkan Iblis tingkat a )


( yaa )


( jangan berbohong )


( benar aku tidak berbohong dia sangat kuat )


( Ayok kita pasti Kan siapa yang berlawan itu )


( jangan itu berbahaya )


( tidak Ada yang berbahaya jika aku dibayar ahahah )


( jangan itu berbahaya nanti kau Mati )


( Mati...aku tidak peduli asalkan ada duit ahahah)


( ayok kita pergi )


( ayok)


( kau tunggu apa lagi.. Cepat kau ambil kereta kita itu )


( di mana...)


( dimana lagi di markas kita lah bha bodoh)


( baiklah aku akan pergi ambil kereta kita...) ia pun pergi berlari ke markas mereka


( cepat kau )

__ADS_1


( ya cepat kau kami tunggu di sini...)


Tiga permudah sudah pergi menuju ke arah letupan tadi itu


Mereka adalah benik taijel joji


( mereka sudah pergi..)


( percuma saja kalau menghentikan mereka)


( iyaa biarkan saja lah mereka pergi mereka itu keras kepala )


Ada banyak Batu bertebangan mereka terus maju tanpa ada rasa takut pada Batu bertebangan itu karena mereka sudah terbiasa dengan nya


Saat di tengah jalan kereta yang mereka naik itu tidak bisa lagi berjalan kerena jalan itu sudah rusak akibat ledakkan tadi itu


mereka terpaksa berhenti di Sana mereka pun Turun di Sana karena kereta yang mereka naik itu tidak boleh lagi berjalan


( kita akan berjalan Kaki ) ucap benik dengan tersenyum


( sepertinya masih jauh letupan tadi itu besar sekali sehingga sampai ke sini ) ucap taijel


( kita harus berhati hati kita tidak tahu lagi siapa yang berlawan itu ) ucap joji


( kau jangan risau kita datang kita bukan nya nak berlawan dengan nya dia tidak akan membunuh kita ) ucap taijel


( ya kau benar dia tidak akan membunuh kita tanpa sebab ) ucap benik


Mereka bertiga berlari pergi ke ledakan tadi itu


Mereka pun sampai di tempat ledakkan tadi itu mereka melihat satu lubang yang besar Dan sangat dalam mereka pun mencuba pergi ke dalam lubang itu saat sampai mereka tidak melihat siapa pun di Sana mereka hanya melihat Ada banyak Batu di Sana Dan tanah di Sana tidak ratah


( hah Benda apa ini..) ucap joji


( hah sepertinya dia manusia ) ucap taijel


( tidak... Dia bukan manusia Cuba lihat di atas kepalanya ada tanduk ) ucap benik


( kalau bukan manusia dia apa ) ucap taijel


( tidak tahu tapi dia seperti manusia hanya saja dia punya tanduk ) ucap benik


( manusia punya tanduk?) ucap joji


( mana Ada manusia punya tanduk ) ucap taijel


( jangan jangan... Dia Iblis) ucap benik


( Iblis) ucap joji


( ya kau benar mungkin dia Iblis) ucap taijel


( apa kau perna bertemu dengan Iblis) ucap joji


( tidak aku tidak perna bertemu dengan Iblis tapi aku perna dengar kalau Iblis itu sama seperti manusia hanya saja mereka punya tanduk Dan lebih kuat dari manusia ) ucap taijel


( ya Iblis itu lebih kuat dari manusia) ucap joji


Mereka terus berbicara sehingga mereka tidak sadar grab itu sudah terbangun


Perlahan lahan grab membuka matanya


( ahh semua badan aku terasa sakit ) ucap grab ia mulai mengerakan tubuh nya


( hah dia terbangun lah) ucap joji


( kita harus Lari ) ucap taijel


( tunggu duluh..) ucap benik

__ADS_1


( siapa kamu....dimana dia apa dia sudah Mati...) ucap grab ia pun berdiri


( aku benik Dan mereka adalah rakan aku joji Dan taijel ...) ucap benik


( kenapa kamu ada disini apa urusan mu apa kamu ingin Mati) ucap grab


( tidak.. Tidak kami hanya ingin memeriksa sebab tadi itu ada ledakan kuat di sini kami ingin lihat siapa orang yang berlawan itu saja...) ucap joji


( yaa kami hanya ingin tahu siapa orang yang berlawan tadi itu) ucap taijel


( apa kah orang yang berlawan tadi itu adalah kau) ucap benik


( kau jangan masuk campur ini bukan mu...) ucap grab ia mengenggam tangan nya Dan terus menyerang mereka bertiga bila serangan itu hampir mengenai nya


tiba tiba ada lelaki muncul di depan mereka bertiga dan menendang mereka bertiga jauh dari Sana Dan lelaki itu terus menahan serangan grab


( apa ternyata kau masih hidup aku fikir kau sudah Mati ) ucap grab


( aku tidak akan Mati selagi kau tidak Mati...) ucap lelaki itu


( kenapa ahahah...) ucap grab


( kau selalu menganggu orang di hutan sehingga banyak orang takut


Ramai orang yang tidak dapat makan lagi karena tidak boleh lagi pergi hutan takut di bunuh oleh mu


bukan itu saja


minggu lalu kau sudah menyerang satu kg sehingga ramai orang Mati


kau selalu membunuhh manusia yang tidak bersalah karena itu aku tidak akan Mati selagi kau masih hidup karena itu tugas ku sebagai pahlawan ) ucap lelaki itu


( aku sangat lapar waktu itu sehingga aku hilang kawalan ) ucap grab


( jangan bohong... Di hutan itu ada banyak makanan...) ucap lelaki itu


( ahahah sebab aku Dan bosan makan itu saja setiap Hari aku ingin juga makan yang lezat


Kenapa kau ingin sekali melindungi manusia ) ucap grab


( karena aku adalah pahlawan itu sudah tugas ku untuk melindungi manusia dari Iblis sepertimu) ucap lelaki itu


kedua tangannya memengang pedang yang mengeluarkan kan banyak aura biru Dan ia terus berlari ke arah grab


( pahlawan ahahah... Sampah kau itu hanyalah sebuah alat yang di perguna oleh manusia.) ucap grab


ia pun bersedia membalas serangan dari lelaki itu grab mengenggam kedua tangannya Dan mengeluarkan banyak aura biru


Mereka berdua pun berlawan balik


Ledakan di mana mana tapi mereka tidak terlihat karena mereka terlalu cepat


Tiga orang itu pun terjatuh dari tanah Dan kesakitan sedikit


( aduih sakitnya pantat aku) ucap joji


( siapa kah orang yang menendang kita itu ) ucap benik


( tidak tahu tapi ...) ucap taijel


Mereka pun melihat ke arah grab Dan lelaki itu namun mereka tidak melihat siapa2 lagi mereka hanya melihat ledakkan di mana mana


( siapa kah orang yang menedang kita itu ) ucap benik


( seperti nya dia bukan Iblis) ucap joji


Ledak di mana mana mereka bertiga pun terkejut


( apa yang terjadi kenapa ada banyak ledakan di mana mana) ucap benik

__ADS_1


( dimana mereka berdua) ucap joji mereka mencari grab Dan lelaki itu


( mungkin kah mereka sedang berlawan...) ucap taijel


__ADS_2