
Puteri berkata
( dia pergi mana. )
Frush.
Tiba tiba joi di depan frezel joi menganyunKan pedang di tangannya ke arah frezel. tapi frezel lebih cepat dari joi
Membuat joi terkejut. frezel bisa Menghindal serangan nya secepat itu frezel memegang pedang menggunakan dua jarinya
( hancurkan )
Pedang joi hancur. Hanya dengan dua jari frezel.
Frezel menendang joi sehingga joi terbang ke langit Dan jatuh kembali semua badan joi kesakitan.
( hoi. Kamu semua. Apa yang kamu tunggu. Cepat lah bunuh dia. ) ucap joi
( iyaa kita tidak boleh takut. kita harus membunuhh nya. ) ucap rirk dengan tegas agar teman teman tidak takut
Semua Iblis setuju mereka berencana menyarang bersamaan tapi satu Iblis itu berjalan duluan dia ingin menyerang frezel seorang diri dia bergitu percaya diri teman nya ingin menghentikan nya tapi rirk melarang nya
( percuma saja menghentikan dia. ) ucap rirk
keo Menggambil tombak nya di dalam kereta Dan berlari secepat mungkin ke arah saat sudah dekat koe Langsung mengangkat tombak nya ke arah frezel koe terus menyerang frezel tapi serangan nya gagal
frezel meninju dadah koe ia terpental seketika sambil memuntahkan sesuap darah.
( sial. Kenapa. Kau bisa menghindal. seharusnya kau sudah tertusuk oleh tombak karana itu adalah serangan terkuat ku. ) ucap koe sambil kecewa Joi Dan meri berpecah mereka berdua berlari ke arah frezel sekuat tenagah mereka berencana menyarang frezel bersamaan agar frezel terkena serangan itu mereka berdua yakin jika dua serangan bersamaan pasti satu serangan itu mengenai frezel karena mustahil frezel bisa menghindal dua serangan bersamaan Joi Dan meri masih berlari joi berlari dari depan sedangkan meri berlari dari belakang mereka ke arah frezel ( 1.2.3. Serang )
Ucap joi Dan meri
mereka berdua menganyunkan pedang di tangan mereka ke arah frezel dua pedang langsung menyerang frezel dari belakang Dan depan.
Tebasan terhenti kecepatan frezel seakan waktu perlahan berjalan sebelum serangan itu mengenainya frezel berjalan dua langka Dan terus menedang kedua Iblis itu bersama
waktu berjalan seperti biasa dua Iblis terpental jauh Dan mengeluarkan banyak darah.
( apa. Tidak mungkin. )
__ADS_1
Ucap meri.
( apa yang sudah terjadi. Sepertinya pedang kami hampir sudah mengeninya. ) ucap joi dengan terkejut
Semua Iblis sudah dikalah Kan frezel berjalan ke arah puteri
( ayok kita pulang. ) ucap frezel sambil tersenyum
( iyaa ) ucap puteri Dan membalas senyuman frezel saat mereka pulang joi memengang Kaki puteri
( kau akan menyesal. Manusia sialan. Raja Iblis tidak akan melepaskan mu begitu saja. ) ancam joi
( Kata Kan pada Raja Iblis aku akan pergi ke Sana. ) ucap frezel sambil tersenyum
( kau fikir aku bisa percaya dengan mu. kau pasti akan Lari. ) ucap joi
( tidak. Aku akan kesana Dan bertemu dengan Raja Iblis itu. ) ucap frezel
( kau fikir Raja Iblis akan memaafkan mu begitu saja. setelah apa yang kau lakukan pada bawahan nya. ) ucap joi
( baiklah aku akan mengalahkan nya) ucap frezel
( iya aku tahu Raja Iblis itu kuat Tapi aku akan kesana. ) ucap frezel
( bodoh. apa kau ingin Mati. Baru Kali ini aku bertemu dengan manusia bodoh seperti mu. )
( akan ku katakan sekali lagi.
Kata Kan pada Raja Iblis aku akan pergi ke Sana.
Kalau kau tidak mahu. aku akan membunuh mu sekarang juga. ) ucap frezel ai menatap joi
Frezel Dan puteri pun pergi. Dari Sana.
Saat sudah sampai di kota ramai orang mereka melihat frezel Dan puteri dengan kebencian
( siapa orang itu. )
( sepertinya dia bukan orang kota mungkin dia orang luar. Yang sengaja membuat Raja Iblis marah. Agar negara ini di hancurkan. )
__ADS_1
( negara ini akan hancur. )
( kita harus pergi Dari kota ini sebelum Raja Iblis menghancurkan kota ini. )
( berlagak menjadi pahlawan. Malah membuat banyak orang terkorban. )
( frezel maafkan aku ini semua salah ku. gara Gara kau menyelamatkan ku Semua orang mengirah kau sengaja membuat Raja Iblis marah agar negara ini di hancurkan. ) ucap puteri
( tidak apa apa. ) ucap frezel
( Frezel apa tidak masalah jika aku Lari ) ucap puteri
( yaa. ) ucap frezel
( frezel. Tapi aku takut. Raja Iblis itu menyerang kota ini. )
( aku akan kesana membunuh nya. Kau jangan risau. Yaa ) ucap frezel
( baiklah aku percaya padamu. )
Puteri Dan frezel terus berjalan pura pura tidak mendengar orang orang itu sampai ke istana puteri saat puteri masuk puteri melihat pelayan nya duduk seorang diri bersedih.
( hapia. ) ucap puteri
( puteri. Apa kau ini benar benar puteri. ) ucap hapia
( iyaa ) ucap puteri
( kenapa. Kau bisa kembali. Apa yang sudah terjadi. ) ucap hapia
Dia pun melihat frezel
( frezel pun ada. Puteri apa frezel yang sudah menyelamatkan mu. ) ucap hapia
( iyaa. Dia yang sudah menyelamatkan ku. Kalau tidak. Pasti. ) ucap puteri
Setelah itu puteri bertemu dengan ayah Dan ibu nya mereka pun berbicara sehingga malam.
saat malam sesudah makan frezel berdiri di luar
__ADS_1