
" Aku tidak mau menikah ayah!" Di sebuah ruangan keluarga seorang gadis mengamuk dan bertindak diluar batas membanting semua barang yang ada dalam ruangan itu.
" Ayah,, kumohon,, aku baru saja lulus kuliah,, aku bahkan belum memulai karirku" sambungnya menolak keras perjodohan itu
Brak!!
Beberapa buku jatuh dan berserakan di atas lantai tepat di kaki seorang gadis lain yang baru saja pulang dari kampus. Allana, gadis itu melihat kakaknya mengamuk melayangkan protes kepada ayahnya dengan cara yang tidak sopan. Dia tau ini situasi yang tidak baik, tapi dia tidak berani bertanya pada sang kakak, mereka tidak pernah akrab sejak kecil bahkan untuk baku sapa. Jika mereka bertemu, mereka bagaikan dua orang asing yang tidak pernah saling kenal.
Namun hari itu berbeda, Alleta yang terus menangis malah mendekati adiknya yang diam mematung di tempat. Lalu dia memegang tangan sang adik dan berkata dengan lirih
" Ayah,, bukankah Dia juga putri ayah? Kenapa,,, kenapa hanya aku yang terus menangis dan memohon kepada ayah,,, ini,, ini tidak adil untukku,,," Alleta, gadis itu begitu emosional.
" Kau,,,? Apa maksudmu?" Allana yang tangannya di genggam sang kakak menarik lepas tangannya dengan cara yang kasar. Dari kecil mereka tidak pernah akur, ketika kakaknya mendapatkan masalah selalu melibatkannya padahal dia tidak tau apapun masalah itu., Dia tidak suka dengan kakaknya yang semau - maunya. Sekarang dia bahkan baru memulai kuliahnya dan masa depannya masih panjang.
Tuan David Rikardo hanya memiliki dua orang putri yang memiliki sifat yang berbeda.
__ADS_1
Alleta Rikardo putri pertama dari mendiang istrinya yang sudah meninggal, memiliki kepribadian yang ceria tidak suka dikekang dan keras kepala dibalik sifatnya yang keras kepala dia sangat baik tetapi tidak berlaku untuk dua orang yang paling dia benci.
Berbeda dengan Allana Rikardo putri kedua dari istrinta yang baru memiliki kepribadian yang introvert dan juga sangat penurut kepada kedua orang tuanya. Sifatnya yang introvert membuat dia jarang keluar rumah pada saat libur.
Sayang sekali untuk Alleta karena pandangannya soal'ibu tiri itu kejam' membuat dia begitu benci Dengan Allana dan ibunya, dia bahkan tidak pernah menyetujui ayahnya untuk menikah lagi meski nyatanya Allana juga putri kandung dari ayahnya.
Yang semua orang tau tuan David Rikardo adalah salah satu pengusaha yang sukses di Negaranya, yang media dan orang tau keluarga mereka begitu harmonis dan jauh dari isu miring. Orang - orang tidak pernah tau rahasia dibalik masalalu mereka.
Memiliki istri yang lemah lembut, sopan, anggun dan sangat cantik membuat semua orang percaya bahwa mereka adalah keluarga yang bahagia.
Hari ini tuan David begitu bersemangat seperti memenangkan undian yang begitu besar dan tidak sedikitpun menunjukkan simpati pada sang putri.
Alleta, gadis itu tertawa miris mendengar ucapan sang ayah, lagi dan lagi ayahnya tidak pernah sedikitpun memikirkan perasaannya.
Bukan hanya sekali ayahnya memaksa Alleta dulu pada saat mau kuliah ayahnya menyuruh Alleta untuk mengambil jurusan bisnis dan management Tampa bertanya apakah alleta mau atau tidak.
__ADS_1
Nyonya Rose berlari mendekati suaminya dan mengelus pundak suaminya dengan lembut.
" Suamiku.. jangan seperti itu Alleta kita baru saja selesai kuliah. Banyak hal yang harus..."
" Sudahlah kau tidak perlu berpura - pura begitu baik dan membelaku, sebenarnya kau senang kan kalau aku pergi dari rumah ini wanita pelakor!"
" Alleta!"
Tuan David begitu emosi membentak putrinya didepan istrinya dan juga Allana dan itupun bukan hanya sekali dia lakukan.
Pernah sekali ia membentak putrinya karena kesalahan kecil saja.
" Berani sekali kau membentak ibumu!"
"Perempuan itu bukan ibuku. Sekarang, nanti bahkan selamanya.. dia bukan ibuku. Ibuku sudah mati!"
__ADS_1
Plakk!