
acara pernikahan antara tuan muda maxton dan nona edison tinggal 2 hari lagi, jadi kedua keluarga besar itu sedang sibuk mempersiapkan semuanya sementara dia orang yang akan menikah hanya duduk santai sembari melipat kaki π€£ dan keduanya juga telah selesai fiting baju walaupun saling cuek satu sama lain .
posisi varo sekarang ada di perusahaan tanpa memperdulikan kesibukan orang - orang yang sedang mempersiapkan pernikahannya itu, sementara rena berada di bar seorang diri tanpa memberitahu sahabat - sahabatnya.
gadis cantik itu terlihat sangat - sangat frustasi karena pernikahan nya itu tinggal 2 hari lagi. ingin sekali dirinya kabur namun ia tidak mau membuat kedua orang tua nya kecewa padanya .
dan tujuannya sekarang adalah pergi ke bar dan memesan bir sebanyak mungkin sampai dirinya melupakan masalah ini barang hanya sebentar.
...----------------...
seorang pria tampan berjalan keluar dari perusahaan nya dan langsung masuk ke dalam mobil.
"Xavier, berhenti ke supermarket sebentar " perintah pria sembari melonggarkan dasinya yang terasa mencekik lehernya
" baik tuan muda "jawab pria itu
......................
" anda ingin membeli apa tuan ? " tanya Xavier yang tak lain adalah asisten pribadi nya
" saya hanya ingin membeli soft drinks " jawabnya formal
"biarkan saya saja yang membelikan nya tuan
sekalian saya juga ingin membeli sesuatu "ujar Xavier sembari beranjak pergi
setelah kepergian Xavier, pria tampan itu menghela nafas kasar karena masa kebebasannya sebentar lagi akan pergi dan akan menanggung tanggung jawab yang lumayan berat
tak lama Xavier datang dan membawa pesanan nya . saat dirinya akan meminumnya tiba - tiba ponselnya berdering dan itu menyita perhatiannya.
dahinya berkerut saat membaca nama yang tertera di layar ponselnya dan segera mengangkat nya
" what is it? " tanya pria itu
" cepat ke bar the cavern club, bini elo mabuk berat " ujar pria dari sebrang sana
"calon " varo membenarkan ucapan broun
"sama aja ujung - ujungnya juga bakal jadi bini"celetuk pria itu
" udah buruan kesini gak usah banyak bacot " perintah prian itu
" tapi.. tut tut tut " belum sempat melanjutkan ucapannya. broun sudah mematikannya
__ADS_1
" damn it "umpat pria tampan itu sembari melemparkan ponselnya ke kursi samping dan menghela nafas kasar
" Xavier ke bar the cavern club sekarang " pinta pria itu dingin
"baik tuan " jawab pria itu sari menjalankan mobilnya menuju tempat yang di minta oleh bosnya itu
"tidak biasanya tuan pergi ke tempat haram itu" batin pria itu karena ini pertama kali nya bosnya kesana
...----------------...
bar the cavern club
seorang pria tampan masuk kedalam tempat haram itu dengan wajah dinginnya . tatapan pria itu menyapu semua sudut ruangan mencari seseorang dan pandangannya terkunci pada seorang pria yang sedang mencoba menahan wanita yang sedang meracau tidak jelas karena mabuk berat .
varo menghela nafas kasar sembari berjalann mendekati kedua orang itu
" benar - benar merepotkan " batinnya kesal
"akhirnya elo datang juga , bingung gue mau di apain ni bini elo " ujar broun pada sahabat nya itu
"huft merepotkan " gumam nya kesal saat melihat gadis yang sebentar lagi akan menjadi istrinya itu sedang menggila karena minuman haram itu
dengan kesal pria tampan itu langsung menggendong gadis itu dan langsung meninggalkan broun begitu saja tanpa sepatah katapun, broun menatap kepergian sahabat nya itu dengan kesal.
...----------------...
Diposisi varo dan rena, pria tampan itu benar - benar kewalahan menghadapi rena karena dari tadi gadis itu tidak bisa diam seperti cacing kepanasan dan itu benar - benar membuatnya kesal
"jika aja elo bukan putri kesayangan tuan roy, udah gue buang elo jauh - jauh " gerutunya kesal sembari menatap tajam gadis itu
"kau tampan sekali " ujar rena sembari membelai wajah tampan itu, varo menatap savage renaπ
"aku memang tampan dari dulu " jawab varo kesal
" aku suka sekali dengan tubuh atletis mu apalagi roti sobek mu ini "racau rena sembari menyentuh roti sobek pria tampan itu
" damt "umpat pria itu pelan karena merasakan bagian tubuhnya mulai bangun
" rena hentikan " perintah varo saat si junior mulai mengeras namun, sayang gadis itu tidak mengindahkan perintah pria itu
"rena ku bilang hentikan kalau tidak aku akan.."ujar pria itu berhenti saat merasakan bibirnya menyentuh benda kenyal. mata pria itu melotot saat menyadari bahwa gadis liar itu menciumnya
dengan kasar varo mendorong gadis itu agar menjauh darinya . varo menyeka bibirnya sembari menatap savage gadis itu karena sudah berani mencium bibirnya walaupun itu bukan ciuman pertamanya tapi, anehnya ini pertama kalinya dirinya langsung terangsang
__ADS_1
"gak mungkin kan gue bawa dia pulang dengn keadaan kek gini " gumamnya pelan
"Xavier ke apartemen ku sekarang " perintah nya dingin
"baik tuan muda " mobil mewah itu melaju menuju apartemen bosnya itu
...πΉπΉπΉ...
apartemen..
seorang pria tampan sedang menggendong gadis cantik masuk kedalam apartemen miliknya dan menutup pintu apartemen nya
sementara asisten pribadi nya itu sangat heran karena ini baru pertama kalinya bosnya itu mengizinkan seseorang masuk kedalam apartemen nya karena selama ini pria itu tidak pernah mengizinkan siapapun masuk baik itu keluarganya ataupun Sahabatnya sekalipun,
Dan itu membuat pria itu bertanya-tanya
diposisi varo, pria tampan itu merebahkan tubuh gadis itu keatas ranjang miliknya dengan pelan. varo menatap rena lekat menamati wajah cantik paripurna itu
"**** " umpatnya pelan saat merasakan sesuatu tengah mengeras dan itu sangat menyiksanya
dengan cepat dirinya masuk kedalam kamar mandi untuk menidurkan kembali si junior kesayangan nya itu
seorang pria tampan keluar dari kamar mandi setelah berjam - jam berada di dalam kamar mandi, pria itu keluar hanya menggunakan bathrobe dengan tubuh yang terlihat mengigil karena kedinginan
pria tampan itu menatap tajam gadis yang tengah tertidur pulas itu tanpa memperdulikan keadaan nya sekarang ini
"sialan , gue kek gini karena dia tapi dia malah keenakan tidur π΄" gerutu pria itu sembari memakai piyama nya
setelah itu berjalan mendekati ranjang dan langsung naik ke atas
" terserah elo mau marah besok yang penting gue gak kedinginan " gumamnya sembari menarik semua selimut yang membungkus tubuh gadis itu sampai - sampai rena tidak menggunakan selimut sedikitpun dan varo tampak cuek dan segera memejamkan matanya menuju alam mimpi π΄π
good night π΄
...----------------...
semangat terus nya membaca nya dan jangan lupa vote, komen dan like π
good night all by abang varo
pov varo : dah tidur yuk sayang dah malem inget besok nikahππ π
__ADS_1
good night sayang kuhhhh π