
Kedua pengantin baru itu langsung masuk kedalam kamar mereka untuk beristirahat karena sangat leleh.
rena memutar matanya malas saat melihat isi kamar itu yang di dekor secantik mungkin dengan kelopak mawar di atas ranjang dengan berbentuk hati
sementara varo terlihat tidak peduli dengan isi kamar nya
pria tampan itu sedikit melonggalkan dasinya yang terasa mencekik lehernya,
varo berjalan menuju kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya yang terasa sangat lengket
dan itu tidak lepas dari pandangan gadis cantik itu. rena mengangkat gaunnya dan langsung berlari berniat untuk lebih dulu masuk kedalam kamar mandi
saat kaki mulus itu akan masuk kedalam kamar mandi, dengan sigap pria tampan itu menahan tangan mulus itu yang pas di gengaman tangannya dan menariknya sehingga membuat rena menabrak dada bidang itu dengan lumayan kuat
tapi sang empu tidak bergeming sama sekali, malah menatap tajam gadis di depannya itu
"enak saja kau langsung masuk begitu saja , kau harus mengantri " ujar pria itu sembari menekan kata mengantri
"aku tidak mau, kau sebagai suami harus mengalah dengan istri " solotnya sembari mencoba untuk melepaskan cengkraman tangan pria tampan itu pada tangan mulusnya
"heiii, tidak ada yang seperti itu, seharusnya itu kau yang harus mengalah pada suami" varo mencoba menyingkirkan tangan gadis itu yang berpegangan pada sisi pintu
rena mencoba mengeratkan pegangannya agar varo tidak bisa menyingkirkannya tapi tenaganya tidak sekuat tenaga pria berparas tampan itu
sehingga dengan mudah varo menyingkirkan tubuh mungil itu dan segera masuk kedalam bathroom
"aw kakiku " pekik rena sembari memegang kakinya yang sakit , tapi semua itu hanya alibi nya saja
mendengar itu membuat pria tampan itu mengurungkan niatnya dan berjalan mendekati sangat istri
"mana yang sakit hmm? " tanyanya khawatir sembari berjongkok untuk menyamai gadis itu
tanpa disadari oleh pria itu seriangai tipis terukir di wajah gadis itu
dengan kasar rena langsung mendorong tubuh pria itu sampai membuatnya terjungkak kebelakang
mendapat serangan itu membuat pria itu terkejut bukan main apalagi melihat gadis itu langsung masuk kedalam bathroom
"KAYRENA ELEONORA" teriak pria itu marah sampai-sampai membuat wajahnya memerah
"tunggu kau rena " gumam pria itu kesal sembari berjalan mendekati sofa dan langsung mendaratkan pantatnya pada benda empuk berwarna moca itu
sementara didalam kamar mandi, gadis cantik itu hanya cekikikan mengingat ekpresi pria itu saat dirinya mendorongnya tadi
"emang enak" gumamnya sembari masuk kedalam bathtub
__ADS_1
...---------------...
Pintu kamar mandi terbuka dan terlihat lah seorang gadis cantik keluar dengan menggunakan bathrobe dan handuk di atas kepalanya
dengan langkah santai gadis cantik itu berjalan melewati varo yang tengah menatapnya tajam berjalan menuju walk in closet
"berhenti" perintah pria itu dingin tapi sama sekali tidak menghentikan langkah gadis itu
dengan kesal pria tampan itu berjalan mendekatinya dengan langkah lebar dan langsung menangkap tangan gadis cantik itu yang tampak pas di tangan nya
"why? " tanya rena santai sama sekali tanpa dosa
"heh kenapa? kau tanya kenapa? tentu saja masih dengan masalah yang tadi "jawab pria itu benar-benar kesal dengan gadis di depannya itu
" masalah yang mana? tau ah aq lupa " dengan santainya rena menjawab di tambah wajah tanpa dosanya itu lo, membuat pria itu ingin melemparnya ke kutub utara saat ini juga
"oh my god " gumamnya benar-benar kesal dengan tingkah gadis yang di nikahinya itu
rena melangkah menjauh dari pria itu setelah mengambil pakaiannya dan hendaklah masuk kedalam bathroom
tapi dengan sigap varo menahan tangan gadis itu dan memegangnya dengan kuat
"what are you doing? " pekik gadis itu kesal dan mencoba untuk melepaskan tangan pria itu dari tangan nya tapi sia-sia tenaganya tak sekuat tenaga pria itu sementara varo hanya tersenyum smirk
"lepaskan tangan ku varo" peliknya lagi
"****" umpat gadis itu sembari menarik tangan nya dengn kuat bukannya terlepas tapi varo makin mencengkram tangan gadis itu dengan erat
"akhhhhhhh" pekik pria itu kesakitan saat lengannya di gigit oleh rena dengan sekuat tenaga dengan kuat pria itu mendorong kepala gadis itu agar melepaskan gigitannya
rena melepaskan gigitannya dan langsung mendorong tubuh pria itu dan segera lari
tapi sayang sekali pria itu menarik lengan gadis itu sehingga membuat keduanya jatuh bersamaan
kedua kontak mata mata mereka saling beradu dengan posisi varo di atas tubuh sangat istri dengan tangan kirinya ia gunakan untuk menahan kepala gadis itu agar tidak terbentur lantai sementara tangan kanannya berlabuh tepat diatas dada gadis itu sehingga dirinya bisa merasakan benda di balik kain putih itu
jakun pria itu naik turun saat merasakan hasratnya tiba-tiba naik saat tak sengaja menggerakkan tangan kanannya yang masih di tempat yang sama
rena tersadar dari lamunannya saat merasakan sesuatu bergerak di atas dadanya . gadis itu menurunkan pandangannya dan langsung saat mengetahui asetnya terancam
"Aaaaaaaaa" dengan kesal gadis itu mendorong tubuh pria itu deng kasar dan langsung lari masuk kedalam kamar mandi
"dasar om - om mesumm" teriaknya kencang sementara pria itu manatap telapak tangannya dengan lekat.
"pas" gumamnya pelan saat mengingat benda yang sempat ia sentuh tadi
"****" umpat nya saat merasakan sebagian tubuhnya ada yang memegang 😱🔥
__ADS_1
...----------------...
ternyata perdebatan keduanya belum juga selesai, seperti saat ini kedua orang berbeda gender itu tengah memperebutkan tempat tidur
keduanya sama-sama tidak mau tidur seranjang tapi tidak ada yang mau mengalah tidur di sofa, sehingga terjadilah adu mulut antara meraka
mereka saling dorong- dorongan layak nya anak kecil yang tengah memperebutkan sesuatu.
pria itu mendorong rena cukup kuat sehingga membuat nya terjatuh dari ranjang
melihat itu membuat gelak tawa pria tampan itu seketika pecah
dengan kesal rena bangun sembari memegangi pantatnya yang terasa panas itu berjalan mendekati boring itu dan langsung memukulnya menggunakan bantal dengan kuat
tidak mau kalah pria itu juga langsung mengambil banyak dan langsung membalas sangat istri
...----------------...
"hufttt" helaan nafas keduanya saat perang di antara mereka telah berakhir
"capeknya " gumam gadis itu memejamkan kedua matanya
Tiba-tiba dirinya merasa ada sesuatu di atas perutnya. gadis cantik itu menurunkan pandangannya dan melihat tangan berurat milik pria tampan yang kini tidur di sebelahnya
sebenarnya dalam hati gadis itu ingin sekali protes tapi dirinya terlalu lelah sehingga ia memilih untuk membiarkannya saja
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
lopyu sekebon semuanya
maafnya baru up sekarang 🙏🙏🙏
kemarinkan author janji mau crazy up tapi ternyata gak jadi soalnya kemarin itu author sibuk banget buat persiapan presentasi
sekali lagi minta maaf ya 🙏🙏🙏
lopyu-lopyu semuanya 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
bonus dari author
babang varo yang guanteng pollll 🤭
si tukang bikin emosi
disini author ganti visualnya rena ygy
__ADS_1