CEO aku dan masa laluku

CEO aku dan masa laluku
bab 14


__ADS_3

"Mas aku bingung harus gimana lagi, aku"


Belum sempat tiwi menyelesaikan ucapannya rei langsung membungkan bibir tiwi dengan ciuman yang lembut tapi menuntut.Tiwi yang belum pernah berciuman tak dapat membalas ciuman rei.Tiwi hanya diam mematung akan perlakuan rei kepadanya.


Tiwi mendorong tubuh rei setelah tangan tiwi rei lepaskan.Tiwi menatap rei dengan mata berkaca kaca hanya butuh sekali kedipan air mata menetes dipipi mulus tiwi.Tiwi langsung berlari meninggalkan rei yang masih mematung menatap kepergian tiwi.


Didalam cafe briyan sedang mengintrogasi kenan.Briyan ingin tau kejelasan pembicaraan tiwi dan kenan tadi.Kenan yang merasa terdesak akhirnya menceritakam semua yang telah di rencanakannya dengan tiwi.


Briyan yang mendengar penjelasan kenan semakin bingung dengan keadaan saat ini.Briyan yang menyadari bahwa rei telah membawa tiwi pergi memutuskan untuk menelfon rei.


Tuttt tuttt..


Setelah empat kali panggilan telfon briyan baru diangkat oleh rei.Briyang langsung menanyakam keberadaan rei saat ini.


"Dimana lo rei?" tanya briyan to the point


"Di parkiran" rei menjawab singkat

__ADS_1


"Ok gw kesana" briyan langsung bergegas menuju parkiran setelah pamit dengan kenan.


Briyan mencari dimana rei karna briyan menoleh ke kanan kiri tak melihat sosok rei disana.Setelah briyan melihat rei sedang duduk disebelah mobil briyan langsung menghampiri rei.


"Ngapain lo disini?" tanya briyan


"Yan anter gw balik ke ke apartemen gesit yan gw gk peduli klau perlu pake sirine ambuln biar cepet nyampek" ucap rei


Briyan yan panik dengan keadaan tidak langsung melajukan kendaraannya dengan kecepatan penuh.Briyan yang melajukan kendaraan bak seorang pembalap, briyan tak menghiraukan umpatan dan klakson dan mobil lainnya.


Briyan sudah turun dari mobil dan berjalan menuju lift.


"Rei lo kenapa dari tadi bengong aja?" tanya briyan pada rei


"Rei, lo gw tanya diem aja udah pingsan ya lo gw bawa ngebut segitu doang juga" ucap briyan


Briyan yang belum sadar jika rei tidak ada di belkangnya pun akhirnya mencari keberadaan rei.Briyan memutuskan kembali kemobil mencari rei apakah masih tertinggal di mobil.Sesampainya briyan di mobil dia membuka pintu mobil dan menemukan rei yang tengah tertidur.

__ADS_1


"Rei bangun kata lo mau cepet sampek malah pingsan disini" briyan bersungut sungut


"Oh iya gw ngantuk banget soalnya semalem gua tidur jam dua malem abis itu bangun jam tujuh an" ucngkap rei


"Ya udah ayuk lah gesit, gw mau ke ninteen sama arion juga tar malem.Emang ada masalah apa sih lo cepet cepet balik ke apartemen?" tanya rei


"Ya gw mau meluruskan urusan gw sama tiwi" penjelasan rei


Sesampainya di lantai tujuh rei tidak langsunv menuju ke flatnya tapi langsung ke flat tiwi.Rei mengetuk pintu flat tiwi dan pintu dibuka namun bukan tiwi yang membuka pintu flatnya.


"Cari siapa mas?" tanya orang itu


"Tiwi nya ada om?" jawab rei


"Raras baru sampai terus lagi sholat dikamar.Masuk nak tunggu di dalam aja" ucap bapak yang membuka pintu flat tiwi


Rei briyan dan orang yang membukakan pintu duduk bertiga di kursi tamu tiwi yang sedikit sempit.Mereka menunggu kedatangan tiwi tanpa ada yang merbicara sedikitpun.Mereka diam dengan pemikiran mereka masing masing.

__ADS_1


__ADS_2