CEO aku dan masa laluku

CEO aku dan masa laluku
bab IV


__ADS_3

...Aku yang mulai terbiasa dengan rutintas pagi hari ku dan mulai merasa nyaman dengaton lingkungan kerjaku pun melalui hari hari dengan mudah. Berangkat pagi dan pulang jam lima sore seperti biasa jika lembur maka aku akan pulang lebih lambat....


Aku yang lulusan prguruan negri terbaik di daerahku dengan predikat cumlude merasa semua pekerjaan bisa diselesaikan dengan mudah, sampai pada dijadikan kami beberapa kelompok untuk menyelsaikan proyek yang sedang di tangani oleh perusahaan dimana aku berkerja.


Hari ini adalah hari pertama untuk ku presentasi di hadapan CEO dan jajarannya yang buat jantung jedag jedug ga menentu arah tujuannya.Gosipnya CEO kami orang yang tak pernah mau ter expose datanya bahkan selama ini yang menjalankan dan mengambil kursi CEO pun hanya asisten CEO.


"hei wi ngapain lo bengong?" tanya mas bram sambil cengar cengir


"Mikir nanti mas jam sepuluh masih grogi maklum mas baru pertama presntasi di depan petinggi perusahaan.Rasanya udah kayak mau dilamar aja" kataku sambil nyengir


"Lah emang udah pernah dilamar neng?" tanya mas bram

__ADS_1


"Belum mas belum ada yang mau lamar, orang ndusun kayak aku mah mana laku mas kalaupun ada yang mau ya masih lama dia mikirnya...hehehe "


"Aku lamar jadi ijah dirumah mau wi?" sambil ketawa ngakak


"Lulusan magister dengan predikat cumlude di universitas terbaik berani gaji berapa mas buat aku jadi ijah?" sambil cengengesan kujawab


"Ntar kalau gua udah jadi manager gua bayar jadi ijah" hahhaa sambil berlalu


Aminnnn... doa dalam hati yang tak terkabul karna setelahnya suara bu yesi terdengar memanggil semua orang yabg ada dirunagan iru untuk hadir di ruang rapat dan menyiapkan perwakilan untuk presentasi proyek masing masing.


Aku yang masih jedag jedug mencoba tenang dan masuk kedalam ruangan rapat yang masih cukup lengang dan CEO kita belum ada didalam. Aku membuka kembali materi presentasiku agar tak melakukan kesalahan sekecil apapun.

__ADS_1


Kalau garis besar dan isinya aku sudah paham dan hafal hanya saja takut blank saat nanti makanya aku masih buka dan membaca ulang agar tak terjadi kesalahan yang dapat membuatku team ku gagal. Dan dipresentasi ini juga menjdi penentuno agar aku bisa jadi pegwai tetap disini.


Meski disini pekerjaan kita padat namun sesuai dengan hasil yang kita dapat bahkan bisa dikatakan setetes keringat saja sangat dihargai disini makanya banyak karyawan di perusahaan ini yang mapan karna gaji dan tunjangan sangat besar.


Perlahan ruangan rapat sudah terlihat hampir penuh namun CEO kita belum juga tiba semoga saja doaku tadi terkabul doaku dalam hati.


Bu yesi memintaku untuk mengecek kembali persiapan presentasi dan semua aku cek tanpa ada kesalahan dan sudah bisa di gunakan sebagaimana fungsinya.Setelah itu bu yesi meminta untuk memulai rapat hari ini karna CEO akan hadir terlambat dan semua yang presentasi akan direkam dan diserahkan pada CEO nanti.


Beberapa rekan kerjaku sudah presentasi dengan lancar kini giliran ku maju dan apesnya saat aku akan mempresentasikan hasil kerja tim ku pintu ruang meeting terbuka.Mas rei yang ku kenal sebagai tetangga apartemen ku masuk dan aku dengan cengok nya bengong menatap dia tanpa kedip dan mulut menganga.


Sampai bu yesi menginterupsi ku dan mengembalikan kesadarannku. Aku mulai presentasi meski dengan segudang tanya di otak karna kehadiran mas rei disini namun untungnya aku dapat menutupi kegugupan dan menyelesaikan presentai dengan baik dan tanpa kesalahan.

__ADS_1


__ADS_2