
Hari ini adalah hari pertama lisa mencari perkerjaan. dengan bermodal dres putih dan rok span hitam berserta map berwarna coklat di tangannya, lisa menulusuri jalan tol di pinggir kota. kali ini lisa memilih berjalan kaki ketimbang harus menaiki transportasi umum yang menguras banyak biaya.
Di seberang jalan, matanya tertuju pada sebuah kantor perusahaan yang cukup besar.
Setidaknya perusahaan ini tidak sebesar perusahaan yang di tawarkan Riko. ujar lisa sambil berjalan menuju kantor tersebut.
dengan langkah cepat, lisa menyebrangi jalan, lalu memasuki area kantor perusahaan. "permisi pak, apa ada lowongan kerja disini?, tanya lisa pada salah satu staf di sana. "maaf, tidak ada neng."
Lisa menghela nafasnya.
huf.. Semangat lisa, ini baru permulaan.
Setelah meyakinkan dirinya, lisa kemudian menlanjutkan perjelanan lalu mencari kantor perusahaan lainnya.
***
__ADS_1
"Hari gini kok nyari kerjaan." katus staf wanita dihadapannya saat ini, ketika lisa menanyakan lowongan kerja pada staf tersebut.
Saya cuman bertanya, kalo tidak ada bilang saja tidak ada. grutu lisa dalam hati.
Lisa memasangkan senyumnya, kemudian pergi meninggalkan wanita tersebut.
***
Setelah lelah mencari perkerjaan di berbagai tempat, membuat lisa merasa kwalahan. lisa pun akhirnya membuka tas slempang kecil yang ia bawa sebagai tempat menaruh posel dan beberapa uang recehnya. kemudian lisa mengambil sebuah kertas di disana. apa lagi, kalo bukan kertas yang di beri Riko beberapa hari yang lalu.
Sesampainya di disana, lisa menyiapkan dirinya. dengan modal kepedean dan keyakinan, lisa bertanya pada sang scurity yang tengah berjaga di depan kantor tersebut.
"permisi pak. benar, disini ada lowongan perkerjaan? " tanya lisa.
aku yakin sekali, jawabannya pasti sudah tidak ada.
__ADS_1
"bener neng."
apa aku tidak salah dengar?
antara senang dan keraguan semuanya bercampur aduk. sungguh ini di luar dugaan lisa.
"saya ingin melamar berkerja disini pak". lanjut lisa. " tunggung sebentar neng". kemudian tampak scurity itu tengah menekan tombol telepon dan berbicara sesuatu di sana.
"mari saya antar neng." lisa pun mengikuti langkah scurity, kemudian masuk ke dalam gedung perusahaan.
ketika lisa memasuki perusahaan tersebut, banyak pasang mata yang melihat ke arahnya. setibanya di salah satu ruangan, scurity itu berhenti, dan membuat langkah lisa juga ikut terhenti. "tunggu di sini ya neng." setelah mengatakan itu, scurity itu pergi berlalu meninggalkan lisa.
tak lama kemudian, datanglah seorang pemuda menghampirinya. "ada yang bisa saya bantu nona?" tanya pemuda tersebut. bukannya menjawab, lisa langsung memberikan map yang di pegangnya. ia rasa, pemuda ini sudah tau akan tujuan lisa kesini, karna tadi ia tidak sengaja mendengar sang scurity berbicara di telpon.
"Silakan duduk! lisa pun menurut. "jadi anda ingin berkerja disini?" tanya sang pemuda. yang dibalas dengan anggukan oleh lisa. "saya bisa berkerja sebagai kariawan, manager atau, ucapan lisa terhenti ketika ia milihat sosok lelaki yang tidak asing di matanya keluar dari balik pintu ruangan. namun sayangnya lisa tidak dapat melihatnya dengan jlas, karna lelaki itu bejalan berlawanan arah dari tempat lisa duduk.
__ADS_1