
hari itu saat sisel di sekolah ia dijemput oleh supirnya
" non, ayah non meminta nona untuk pulang sekarang bersama saya" ucap supir yang berkerja di rumahnya
"emang nya ada apa ya pak tiba tiba ayah nyuruh aku pulang kayak gini pak? "sambil berjalan keluar kelas
" maaf non saya juga tidak tau, mari non kita langsung pulang saja"
" iya Pak"
kemudian sisel pergi pulang untuk menemui ayahnya dengan perasaan penasaran
karena dia tidak pernah di jemput secara tiba tiba seperti ini
sesampainya di rumah...
"ayah sisel pulang" sambil membuka pintu
" putri ayah yang cantik sudah tiba ya" berjalan menuju ke hadapan anaknya
" ayah ada apa? kenapa hari ini aku tiba tiba di suruh pulang" langsung bertanya kepada ayahnya
" malam ini ada tamu yang mau datang untuk makan malam di rumah kita sel" berjalan menuju sofa
" emang penting ya yah sampai aku harus pulang" tanyanya lagi
"iya , tuan muda yang akan datang nanti malam akan dijodohkan dengan kakakmu" menjelaskan secara perlahan
__ADS_1
" iya ayah, nanti siapin makanan yang enak untuk sisel ya" ucapnya dengan manja
" putri ayah mau apa? " ucapnya menawarkan
"aku mau cake vanila cokelat ayah" sambil tersenyum
" kesukaan putri ayah gak pernah berubah ya" melontarkan candaan
"hehehe, sisel masih suka seperti dulu makan bareng di taman sambil disuapin bunda" sambil mengingat masa lalunya
" maafin ayah ya " sambil mengusap rambutnya
"iya ayah" jawabnya dengan senyuman
kondisi di rumah itu sangat nyaman baginya karena ibu dan saudara tirinya sedang pergi berbelanja
keluarga tuan muda sudah datang dan menuju ke tempat makan
"selamat datang tuan, silahkan duduk" sambut ayahnya dengan sopan
"kamu kayak siapa saja kita kan rekan bisnis" ucap ayah tuan muda yang kebetulan teman nya
"hahaha kamu masih ingat jaman dulu " sambung ayah sisel lagi
" mana mungkin aku melupakan teman kuliahku " sambil tertawa
"iya iya mari kita langsung makan saja" mempersilahkan untuk makan
__ADS_1
mereka kemudian bergabung dengan keluarga sisel di meja makan
setelah makan selesai....
" mari kita membicarakan inti dari pertemuan kita ini" ucap ayah tuan muda
" mari mari, ini anak saya Hanna dan sisel, rencana yang kita setujui sebelumnya untuk mempersiapkan lamaran Hanna dan nak Hendra (nama tuan muda ceo) bukan begitu"
"maaf saya tidak menyetujui rencana ini sebelumnya" ucap ceo sangat tidak perduli
" maksudnya gimana ya " tanya ayah sisel kaget
" kalo anda ingin membangun bisnis anda berdua dalam pernikahan, nikahkan saya dengan putri termuda anda" ucapnya membuat semua orang kaget
seketika itu sisel tersedak minumannya tetapi ia hanya terdiam
"maksudnya ini gimana ? anda ingin mempermainkan saya" tanya Hanna sangat marah
"tenang dulu " ucap ayahnya
" kenapa saya harus menikah dengan putri sambung anda, sedang kan orang yang mempunyai hak penuh perusahaan anda adalah putri termuda anda, bukan begitu " jawabnya dengan nada dingin
seketika itu semua orang hanya terdiam mendengarkan ucapan ceo tersebut ayahnya juga tidak bisa berbuat apa apa
Hanna pun sangat marah karena ia tidak jadi menikah dengan ceo tampan nomor 1 di kota itu
ia pun gagal menjadi nyonya muda di keluarga paling kaya
__ADS_1
ia sangat kesal kepada sisel karena adanya sisel hidup hanya membuat kebahagiaan yang seharusnya menjadi miliknya direbut oleh adik tirinya tersebut