Ceo Menikah Dengan Putri Termuda

Ceo Menikah Dengan Putri Termuda
#8


__ADS_3

hari cepat berlalu


mereka pun akhirnya melakukan foto prewedding


ia merasa sangat canggung mengenai posisi yang telah diatur untuknya


karena sebelumnya ia tidak pernah sedekat ini dengan wanita lain


jika terus kayak gini aku bisa telat ke kantor ucap laki laki itu sambil memeluk sisel dengan erat


" bagus bagus pertahankan sebentar lagi" ucap fotografer yang sedang mengambil foto


sisel yang merasakan pelukannya itu wajahnya seketika memerah sambil menatap wajah laki laki itu dengan muka tegang


" ini bagus tapi mempelai wanitanya agak canggung" ucap fotografer sambil menunjukan hasil foto


" ini juga gak apa apa saya sibuk harus pergi ke kantor" berjalan menuju ke mobil bersama sisel yang berjalan di belakangnya


di dalam mobil pun mereka hanya terdiam ia sangat merasa laki laki itu selalu memancarkan aura yang dingin di sekitarnya


ia sangat fokus melihat HP nya yang selalu berbunyi itu tanpa memikirkan hal hal yang masih hidup di sekitarnya


" hari ini mau pulang apa ikut aku ke kantor? " tanyanya laki laki itu

__ADS_1


"aku mau pulang aja ke rumah" tidak berani menatap wajahnya


" baik Pak antarkan nona sisel pulang ke rumahnya"


" baik tuan" melirik ke arah kaca


setelah sampai ia pun langsung turun dari mobil untuk menuju ke ruangannya dan mulai bekerja


sedangkan sisel pulang ke rumah untuk menyiapkan pernikahan dan juga ia ingin bertemu Ayah nya


"bunda sebentar lagi sisel akan menikah sebenarnya sisel takut tapi tidak ada pilihan lain lagi bunda" berbaring di kamarnya sambil menatap foto ibunya


cukup lama ia bersedih hal itu membuat perut kecilnya merasa kelaparan akhirnya ia memutuskan untuk mencari makanan di dapur


saat melewati kamar ibunya ia mendengar perbincangan antara ibu dan saudara tirinya yang ingin memanfaatkan ia dan ayahnya


bagi mereka aku hanya pion catur yang harus membuat hidup mereka berkecukupan di dalam hati ia merasa sangat sedih mendengar hal itu ia tidak jadi ke dapur dan kembali ke kamarnya


ia berfikir sangat keras tentang cara untuk membongkar sifat asli ibu tirinya itu


sampai ia tidak tau lagi harus meminta bantuan siapa lagi ia hanya memikirkan laki laki yang sangat berkuasa di negara ini adalah tuan muda dingin itu


"tut tut tut" menelfon tuan muda

__ADS_1


"ada apa tiba tiba telfon apa kamu masih kangen tadi" ucapnya sambil mengangkat hpnya


"aku ada satu permintaan ketika kita sudah menikah nanti" sangat tegas


" apa yang kamu minta"


" setelah kita menikah aku akan membicarakan tentang hal yang aku inginkan "


" baik lah kalo sudah aku tutup dulu" meletakkan hpnya lagi


malam telah berlalu


semua orang yang ada di rumah sangat sibuk mempersiapkan pesta pernikahannya


tidak lupa juga ibu tirinya selalu mencari muka di depan orang banyak


ia selalu menjadi istri yang patuh dan ibu yang baik kepada anak anaknya ketika di depan umum


dan menjadi wanita yang gila harta di depan sisel


ia selalu merasa kurang tentang hal yang sudah ia punya sekarang


ia selalu ingin menyingkirkan sisel karena sisel lah ahli waris yang sah untuk mengambil 70% harta yang ditinggalkan untuknya

__ADS_1


"sayang kenapa kamu keluar? " kamu harus istirahat penuh untuk hari besar mu besok " ucap ayahnya sambil mengawasi dekorasi yang sedang di buat


" iya sisel sayang kamu harus istirahat lebih awal supaya kamu bisa merasa sangat segar di pagi harinya" saut ibunya tersenyum sambil menata rambutnya


__ADS_2