Ceo Menikah Dengan Putri Termuda

Ceo Menikah Dengan Putri Termuda
#5


__ADS_3

setelah mendengar ucapan sisel


mereka kaget seketika terdiam


mereka kebingungan antara ingin percaya atau tidak kepada sahabatnya itu


" sel kamu gak bercanda kan? " tanya Rosa sangat tidak percaya


" aku juga bingung sa aku harus gimana kakak ku sangat suka padanya tapi kenapa dia milih aku yang masih sekolah" menjelaskan perlahan lahan


" kamu tenang dulu ya Sa kita dengerin penjelasan dari sisel dulu" ucap rara


setelah itu sisel menjelaskan semua kepada temannya dari pertama kejadian ini sampai ia memutuskan untuk membantu ayahnya yang dalam kesulitan itu sampai latar belakang calon suaminya juga tidak lupa ia jelaskan kepada sahabatnya


" sel kenapa kamu gak bilang kalo sedang kesulitan gini " jawab Rosa sangat sedih mendengar penjelasan sisel


" ya sel kalo kamu gak mau nikah apa kita kabur aja bertiga" ucap rara sambil memikirkan jalan keluar


" makasih semuanya tapi aku gak mau nyusahin kalian kalo kita kabur juga masalahnya gak akan kelar"


" sa kalo ada apa apa kamu cerita sama kita ya" ucap Rosa sedih


setelah sisel menjelaskan semuanya dan dia tau bahwa sahabatnya sangat sayang kepadanya ia sangat senang walaupun hal ini membuat ia kesulitan


kedepannya ia berjanji ke dirinya sendiri bahwa dia akan melindungi orang orang yang ia sayang dalam keadaan apa pun


setelah itu HP sisel berbunyi

__ADS_1


" ya halo" sambil mengangkat telpon


" sayang kamu udah tidur ya?" ucap ayahnya yang sedang menelfon


" belum yah ada apa "


"gini sayang besok kamu pulang ya soalnya besok tuan muda akan kesini"


saat mendengar ucapan ayahnya ia bingung mau senang apa sedih ia masih belum siap menikah di usia muda tapi di satu sisi ia sangat ingin membantu ayahnya


" ya pa" mematikan telpon


keesokannya harinya


setelah ia selesai sekolah ia sudah di tinggu supirnya di tepi jalan


" temen temen aku pulang dulu ya" melambaikan tangannya


ketika sudah sampai mobil ia dan supirnya langsung berjalan pulang


beberapa saat kemudain ia pun sampai rumahnya


" selamat datang nona muda" sambut bu ningsih


" bu ningsih sisel kangen" sambil memeluk bibinya


" ya non bibi juga sudah kangen sama non"

__ADS_1


" anak ayah sudah pulang" berjalan dengan ibutrinya


"Hanna lihat adik kamu sudah pulang" tersenyum palsu di hadapan orang banyak


" aduh sisel udah pulang" berjalan menghampiri sisel


sisel yang melihat ucapan ibu dan saudara tirinya yang manis didepan semua orang ia hanya terdiam tidak menghiraukan mereka sama sekali


anak ini sialan sudah di sambut masih aja sombong


ucap ibunya di dalam hati yang memasang senyum palsu


"ayo kita masuk dulu sisel sudah kecapekan berdiri terus di sini"ucap ayahnya


" iya ayo kita semua masuk disini juga panas" saut ibu tirinya


mereka pun berjalan menuju kedalam rumah


ia pun langsung masuk ke dalam kamarnya untuk istirahat sambil mempersiapkan dirinya utuk nanti malam


" tuan mobil tuan muda sudah tiba di halaman" ucap salah satu pekerja yang menghampiri ayah sisel di ruang tamu


" iya Pak saya akan ke sana ma panggilin sisel untuk segera turun ya" ucap ayahnya


" iya pa " sambil berjalan menuju kamar sisel


"tok tok tok" mengetuk pintu kamar dengan keras

__ADS_1


" iya sebentar" sambil berjalan membuka pintu


" eh anak sialan cepet turun kamu sudah ngambil suami Hanna dan sekarang mau malas malasan" menarik tangan sisel


__ADS_2