
hari ini adalah hari pernikahan sisel dan tuan muda
semua penjabat tertinggi di ibu kota maupun dari negara lain ikut hadir di hari yang penuh kebahagiaan
tuan muda yang sudah berdiri di gedung utama menunggu sisel keluar dari ruangannya untuk mengucapkan janji suci pernikahan
saat ia berjalan di samping ayahnya ia sesekali melihat ke arah tamu undangan yang sudah mulai berdatangan
ia tidak sadar meneteskan air mata di hari itu
ia sangat ragu akan pilihannya saat itu
ayahnya yang terus mengandeng tangannya sampai di berikan ke genggaman tuan muda
untuk mengucapkan janji suci hidup bersama dalam senang maupun duka
setelah selesai mereka melakukan ciuman pernikahan
setelah melalui upacara pernikahan ia pun pergi untuk menyapa beberapa tamu penting yang sudah hadir
teman sisel pun ikut hadir untuk menyaksikan pernikahannya yang sangat megah itu
" tuan aku mau kamu berjanji kepada ku untuk menjaga sisel dengan baik" ucap risa menghampiri tuan muda yang sedang berdiri di samping penjabat lain
mendengar ucapan sahabat istrinya itu ia pun hanya tersenyum
" kalo saya tidak menjaga dengan baik apa yang kamu akan lakukan" ucapnya tanpa memandang ke arah risa
__ADS_1
" aku akan membuat perhitungan sama tuan " mengerutkan alis
" baik saya akan ingat pesan mu" sambil meminum segelas anggur
sisel dan rara yang melihat pemandangan yang amat tidak lazim itu kemudian menghampiri risa yang masih berbicara serius
" ayo sa kita makan" ucap rara menarik tangan untuk menjauh
risa yang sangat kebingungan akhirnya mengikuti rara dengan baik
" tadi dia ngomong apa ke kamu" menundukkan kepala karena ia sangat merasa bersalah
" gak apa apa hanya saja aku di suruh janji buat jaga kamu " menatap mata sisel
" maaf temenku yang sudah lancang berbicara sembarangan " penuh dengan rasa bersalah
" itu hal wajar untuk seorang sahabat" mengandeng tangan sisel tiba tiba
" selamat datang tuan nyonya" sambut pelayan yang sudah berbaris di halaman ketika mereka turun dari mobil
sesampainya di dalam rumah
" pilih kamar yang kamu suka hari ini kita tidur di kamar terpisah dan jangan khawatir semua keperluan mu akan di siapkan oleh pelayan"
" baik" memasuki salah satu kamar yang menurutnya nyaman
setelah semua selesai ia pun kembali ke ruang kerjanya untuk menyelesaikan pekerjaan yang tertunda selama pernikahan
__ADS_1
malam pun telah tiba
ia masih fokus mengerjakan pekerjaannya sedangkan sisel makan malam seorang diri di meja makan
ia sangat menikmati hidangan yang disiapkan oleh pelayan di rumah itu setelah selesai ia kembali ke atas untuk istirahat
p sudah menikah apa boleh ya keluar sama risa dan rara biar aku tanya dulu deh
fikirnya sambil berjalan menuju ke ruang kerja suaminya
"tok tok tok ini aku"
"ya masuk" masih sibuk kerja
"emm aku mau minta izin besok mau pergi keluar boleh" masih berdiri di depan pintu
" masuk dulu duduk dan bicara lagi" melihat ke arah sisel karena ia tau sisel sangat ketakutan saat berbicara
"aku mau pergi besok sama sisel dan rara" duduk di kursi sebelah tuan muda
" mau kemana" menghampiri sisel
" mau pergi makan aja apa gak boleh" melirik ke arahnya
" besok suruh saja mereka datang ke rumah kita siapkan hidangan yang enak untuknya"
" benarkah" berubah dengan sangat cepat
__ADS_1
ia hanya mengangguk angguk ketika melihat ucapan sisel yang sangat senang itu
" baiklah aku pergi tidur dulu" berjalan cepat keluar dari ruangan itu