
"Kamu tanda tangan atau tidak? ".ucap Noval.
" Hanya untuk satu malam ini kan? ". tanya
Nurul.
" Ya".ucap Noval.
"Baiklah, saya akan tanda tangan".ucap Nurul pasrah menerima nya.
" Bagus! gaji mu bulan ini aku naikan 3kali lipat".ucap Noval.
(mata bersinar) "wahh... Terima kasih presdir". ucap Nurul puas.
"Gak nyangka presdir cukup perhatian juga, hanya pura-pura jadi pacar untuk satu malam? gajinya di naikan hingga 3 kali lipat,memang patut disebut bos. tak sia-sia aku menyetujui kontrak itu". gumam Nurul.
sore hari
Noval mengirim pesan kepada Nurul.
Noval.
"sore ini aku akan menjemputmu! ".
Nurul.
" baiklah, akan saya tunggu! ".
Lalu, Noval bersiap-siap untuk menjemput Nurul.
"Huhh... kenapa aku jadi repot sendiri si?! kenapa jadi gerogi gini ya mau jemput cewe! memang bikin pusing sendiri! ". gumam Noval kesal.
sesampainya di rumah Nurul.
" Selamat sore, Sir. ".Sapa Nurul.
" Kembali, ayo masuk! ".ucap Noval.
Nurul pun masuk kedalam mobil dan mereka berangkat menuju rumah Noval.
Di tengah perjalanan Noval berkata dalam hati. " Dia terlihat sangat cantik! ". sambil muka memerah.
" Ada apa pak? ".ucap Noval.
" Ahh.. haha... tidak apa-apa. ".ucap Noval malu.
" Ohh."Ucap Nurul.
"Ohh... ya nanti di sana kamu jangan salah panggil aku pake Pak! panggil saja Noval agar mereka tidak curiga. Kamu harus ingat posisi mu sekarang adalah sebagai pacar dari seorang CEO. Ingat jangan sampai lupa! ".Ucap Noval.
" Ahh.. baiklah, Pak".ucap Nurul.
"Dari sekarang! anggap saja kamu sedang berlatih".ucap Noval.
__ADS_1
" Baiklah Noval".ucap Nurul malu-malu.
(Cihh... manggil gitu aja harus berlatih? emang dikira anak umur 3 taun apa?! kalo bukan buat bonus 3 kali lipat itu gabakal aku manggil dia langsung namanya, itu canggung bangettt!) gumam Nurul.
Sesampainya di rumah Noval.
(Wahh... pestanya mewah banget! jadi gugup inii, aku kira cuma antar keluarga! inimah udah sekota aja kayaknya! tau kaya gini takutnya aku bakal malu-malu in presdir!). gumam Nurul gugup.
"Tenang ada aku! jangan gugup! ".ucap Noval sambil memegang tangan Nurul.
" ba... baiklah! ".ucap Nurul.
tangannya yang hangat dan lembut bisa membuat Nurul meringankan rasa takutnya dan mulai berbaur dengan suasana disana.
(aneh! hanya satu sentuhan dan beberapa kata yang keluar dari mulutnya bisa membuat aku lebih lega!). gumam Nurul.
" Hai kakak! ".ucap Riska.
" Hai, dimana Papa sama Mama? ". tanya Noval kepada Riska.
" Papa sama Mama ada di balkon! ".jawab Riska.
" Ohh oke! ".ucap sambil berjalan pergi membawa Nurul.
(Ehh pergi gitu aja? gak bilang Terima kasih juga! Aku lupa tanyain siapa perempuan yang kakak gandeng tangannya? apa pacarnya ya? hihi... ). ucap Riska penasaran.
" Hey bocah! jangan ganggu urusan orang dewasa! ".ucap Reyhan mengejek.
" Huh... paman tua dari pada ngeledekin aku mending paman cari pacar kaya kakak yang cantik gitu, nanti paman keburu tua loh sebelum punya istri! haha... wle! ".ucap Riska membalas ejekan Reyhan sambil pergi.
Di sisi lain.
"Hallo Pa, Ma! ".sapa Noval.
" Hai sayang! ".ucap Audy sambil memeluk Noval.
"Selamat ulang tahun Pa! ".Ucap Noval sambil berjalan mendekat ke Papa nya.
" Terima kasih anakku! ".ucap Ivan.
" selamat ulang tahun, Om. " Sapa Nurul.
"Ahaha... gadis yang cantik, Terima kasih. " ucap Ivan merasa senang.
"Sama-sama. Hallo tante! ".sapa Nurul.
" Hallo, Noval ayo perkenalkan gadis cantik ini kepada kami! ".ucap Audy merasa senang.
" Ohh iya, dia Nurul pacarnya Noval. Dan kedepannya kalian gak boleh ngatur kencan buta apapun karena Noval udah punya pasangan! ".ucap Noval.
" Ahh... tentu saja! bagaimana mungkin kami menyakiti gadis mu yang manis ini dengan mengenalkan mu pada wanita lain. "ucap Audy dengan mata bersinar dan penuh makna.
" Haha... tante pandai bercanda! Ohh ya Om, ini ada kado buat Om, semoga Om suka ya! ".ucap Nurul dengan ramah dan senyuman yang manis membuat semua orang yang melihatnya tenggelam dalam kelembutannya.
__ADS_1
" gadis yang baik, kedepannya kamu tidak usah repot-repot begini, kami datang kesini pun Om sudah senang, ya kan Ma? ".ucap Ivan.
" Ahh nggak ngerepotin kok Om, tante!". ucap Nurul.
(Gak nyangka Nurul bakalan bisa taklukin hati mama sama papa cuma dalam beberapa menit, dia emang wanita yang pandai mengambil hati orang, gak salah aku milih dia buat jadi pasangan malam ini). gumam Noval puas.
"Ayo Pa, Ma kita kedalam! para tamu udah nunggu kita semua untuk mulai acaranya! ". ucap Noval.
" Iya ayo! ".ucap Ivan.
Nurul dan Noval berjalan dari belakang.
Noval pun memegang tangan Nurul saat masuk kedalam.
(Gak nyangka banget keluarga pak Noval baik, ramah, sama sederhana banget bicaranya, keluarga mereka meskipun kaya tapi gak sombong, aku pikir mereka bakalan sulit di hadepin, ternyata nggak! bikin gugup aja). gumam Nurul.
"Ehh tangan aku di gandeng sama pak Noval?! " ucap Nurul tanpa sadar.
"Maaf, kamu bilang apa? ". tanya Noval.
" Ehh nggak apa-apa kok! ". ucap Nurul ( muka memerah)
" Kamu yakin? kenapa muka kamu merah?! ".ucap Noval.
" Ahh nggak apa-apa pak! ". ucap Nurul.
" Kamu sakit ya? ".ucap Noval khawatir.
" nggak pa nggak! ". ucap Nurul panik.
" Aku ambilin air dulu". Noval pun pergi mengambil air.
(Huhh... akhirnya lepas juga, bikin malu aja tau gak?!) gumam Nurul.
(Ehh tapi kaya tadi itu sosweet jugaa ya). lanjutnya.
Ivan.
"Selamat malam para hadirin sekalian, Terima kasih pada semua orang yang telah hadir pada acara pesta malam ini. di bertambah nya usia saya yang semakin tua, saya akan mengumumkan sebuah berita penting. Saya selaku pimpinan dari perusahaan Maju Jaya menyatakan bahwa mulai hari ini saya akan berhenti menjabat sebagai CEO di perusahaan itu dan jabatan itu sekarang akan saya serahkan kepada anak pertama saya yaitu Noval Gunawan. ucap Ivan dengan bangganya menyebut anak pertamanya di hadapan semua orang. dan,
" Prokkk... prokkk... prokkk... ".suara tepuk tangan yang begitu meriahnya.
" Saya ucapkan terimakasih kepada ayah saya yang sudah mempercayakan perusahaannya dan menitipkan nya kepada saya, saya selaku seorang anak tentu saja akan menghormati perintah dari orang tua dan akan melaksanakan perintahnya dengan penuh tanggung jawab dan percaya diri".ucap Noval sambil berjabat tangan dan memeluk ayahnya. dan kembali suara tepuk tangan yang meriah.
Di bawah panggung...
"beruntung sekali yang akan menjadi nyonya Gunawan selanjutnya! ". kata salah seorang tamu yang hadir.
" Iya, dengar-dengar anaknya itu masih lajang!".sambung yang lainnya.
"benarkah? kalau begitu...
Hallo semuanya:)
__ADS_1
maaf ya up nya lama soalnya sekarang dibarengi pelajaran daring jadi jarang ada waktu buat up lagi:) semangat buat kalian para pelajar daring:) semangat terus belajarnya:) dan jangan lupa support terus aku biar bisa crazy up ya:) karena dukungan kalian sangat membantu:)