CEO My Prince On Horseback

CEO My Prince On Horseback
Awal bahagia


__ADS_3

Setelah makan malam, Noval mengantar Nurul pulang ke rumahnya dan Noval sempat masuk ke rumah Nurul untuk mengobrol-ngobrol dengan orang tuanya Nurul.


setelah jam menunjukan pukul 21.00 WIB, Noval pun berpamitan dengan kedua orang tua Nurul dan pulang ke rumahnya.


sesampainya di rumah


Noval membantingkan badan nya ke atas ranjang kesayangan nya, dan di ingat nya hari yang telah dia lalui bersama Nurul, sebentar-sebentar terlukis senyum di bibirnya.


Malam pun berlalu dengan indah, hingga matahari pun terbit dan menyinari Nurul yang masih tertidur...


"Tok... tok... tok... " suara ketukan pintu dari luar kamar Nurul.


"Ughhh... " gerutu Nurul sambil meregangkan badannya dan berusaha bangkit untuk membuka pintu.


"Ha... ada apa? " ucap nya sambil menggosok gosok mata.


"Ya Tuhan... apa-apaan kamu? Ini sudah siang sayang" ucap ibunya Nurul sambil berjalan masuk ke dalam dan melihat kamar yang begitu awut-awutan.


"Jam berapa? " ucapnya sambil mencari-cari jam dan setelah ketemu.,


"Apa?" ucapnya kaget.


"Ma... aku terlambat"


"Haishh... anak ini" ucap Ibu Nurul sambil menepuk kepalanya.


Nurul pun bergegas mandi dan bersiap-siap untuk pergi ke kantor, di luar sudah terlihat mobil yang biasa menjemputnya untuk pergi ke kantor.

__ADS_1


"Hai nona manis" rayunya.


"Apakah ranjang mu begitu nyaman sampai kamu tak ingin meninggalkannya? " ucapnya sambil tertawa.


"Ya, kurasa begitu" ucap Nurul.


"Baiklah, aku rasa aku juga perlu mencobanya tidur di ranjang mu apakah boleh? " ucap Noval sambil tertawa.


"Mimpi! " ucap Nurul sambil memalingkan wajahnya yang memerah.


"kamu udah sarapan? " tanya Noval.


"Nggak sempet" ucap Nurul singkat.


"Yaudah, nanti jam 9 datang ke ruangan aku" ucap Noval.


"Ngapain? " tanya Nurul.


"Jam 9 mah masih waktu kerja, kalo mau makan harus nunggu istirahat siang dong" ucap Nurul.


"Aku CEO nya, mau kapan pun aku ngatur waktu makan ya, terserah akulah, suka-suka aku" ucap Noval agak membanggakan dirinya sendiri.


"Huhh... CEO sombong" ucap Nurul sambil memajukan bibirnya.


"Mau cium? " goda Noval.


"Cium matamu! " ucap Nurul.

__ADS_1


"Haha... aku hanya bercanda" ucap Noval.


"Baiklah, sudah sampai. Jangan lupa tadi kata-kata ku"


"Cerewet.... " ucap Nurul.


30 menit berlaku, dan sudah menunjukan jam 9. Nurul pun teringat apa yang Noval ucapkan tadi pagi, dan dia pun langsung pergi karena jika tidak, Reyhan pasti akan datang menjemputnya dan Nurul tidak mau merepotkan orang lain.


"Memang keras kepala" gerutu Nurul.


"Sayang apakah kamu sedang memarahiku saat berjalan kemari? " Ucap Noval setelah Nurul berada di depan pintunya.


"Tentu saja! " ucap Nurul.


"Sangat jujur, aku suka" ucapnya sambil tertawa kecil.


"Baiklah, aku lapar mana makanan yang kamu janjikan tadi? " ucap Nurul.


"Iya sini, silahkan dimakan tuan putri" ucap Noval dengan senyum manis di bibirnya.


"Kamu udah sarapan? " tanya Nurul.


"Yaa... aku selalu bangun pagi agar dapat sarapan dulu di rumah" ucap Noval sambil menyindir.


"Maksudmu sedang membicarakanku? " ucap Nurul sambil melotot.


"Ahh tidak, aku mana berani" ucap Noval ampun.

__ADS_1


Nurul pun tertawa melihat kekonyolan Noval.


Dan Noval pun tersenyum melihat Nurul yang tertawa karena dirinya, dia tak pernah merasa di permalukan oleh Nurul, di balik sikapnya yang keliatan jail dan suka mengejek orang dan tidak sabaran, tapi sebenarnya dia sangat sabar, bahkan Nurul yang keliatan santai dan tidak ribet justru dia yang agak tempramental. Tapi Noval pun menyikapinya dengan baik, mereka memang sudah di takdir kan jadi meskipun begitu mereka selalu terlihat serasi.


__ADS_2