
Zayn menoleh ke arah lova yang menyuruh nya makan.
Justin membeku di tempat karna sejak kemarin ia mencari keberadaan sang istri yang ternyata berada tepat di hadapan nya sekarang.
Aurel hanya melirik saja dan terus bergelanyut manja di lengan kekar Justin.
" Lova sini perkenalkan ini kakak ku Justin " Ucap Zayn kepada lova.
Lova dan Justin saling tatap entah takdir seperti apa yang ia hadapi sekarang.
" Aku kira ia kemarin benar benar mengkhawatirkan ku ternyata sekarang malah bermesraan dengan kekasih nya " Batin lova.
Justin yang bingung kenapa Zayn bisa bersama dengan istrinya ada hubungan apa mereka seperti dekat sekali.
" Sini duduk sebentar " Ucap Zayn kepada lova
Lova menuruti dan duduk di sebelah Zayn yang berhadapan langsung dengan Justin dan juga aurel yang keliatan cuek aja sembari bermain ponsel.
" Apa kamu kenal dengan nya Zayn? " Tanya Justin penasaran
" Jelas kenal dong kak, perkenalkan ini lova kekasih ku " Ucap Zayn dengan bangga nya.
Justin seketika melotot tak percaya apa yang di ucapkan sang adik nya itu.
" Sayang, ini kakak ku Justin " Ucap Zayn memperkenalkan sang kakak.
" Baby aku pergi duluan ya, aku udah di tunggu teman teman ku disana tuh " Ucap aurel sembari menujukan teman teman nya yang sudah menunggu.
Justin menoleh lalu menganggukkan kepala nya saja.
Aurel mencium bibir Justin dan tersenyum.
Lova yang melihat itu membuang muka dan tersenyum kecut.
Seharusnya ia tidak memberikan yang harusnya ia miliki kepada Justin tapi nasi udah jadi bubur tidak bisa membalikan apa yang ia miliki.
" Dada baby " Ucap aurel
Setelah kepergiaan aurel kini mereka bertiga di meja makan.
" Bukan nya kamu bilang, kalau kamu sudah lama pacaran dengan kekasih mu itu? " Tanya Justin
" Iyaa benar kak ini orang nya aku pacaran dengan sudah bertahun tahun " Ucap Zayn lalu menceritakan semua yang pernah terjadi sampai ia beritahu kalau ia meninggalkan lova tanpa berpamitan.
" Tapi aku sekarang sudah kembali ke indonesia, jadi aku bisa menebus kesalahan yang pernah aku perbuat " Ucap Zayn sembari memegang tangan lova dengan halus.
Dan itu tak luput dari pandangan Zayn.
__ADS_1
" Apa kamu tidak curiga dengan kekasih mu ini, bisa jadi kekasih mu ini sudah lama di tinggal bisa jadi ia sudah menikah " Ucap Justin yang sesekali melirik lova yang nampak diam saja.
" Tidak mungkin kak, bahkan aku ingin melamar nya dan akan menikahi nya " Ucap Zayn sembari mengecup tangan lova.
Justin mengepal kedua tangan nya melihat itu semua.
" Ayo Zayn kita makan " Ucap lova yang sudah tak mau melihat Justin.
" Makan disini saja " Ucap Justin
" Iyaa sayang makan bareng kakak ku aja ya, nanti aku panggilkan pelayan untuk menaruh hidangan kita disini " Ucap Zayn tersenyum lembut
Lova berfikir lalu tak lama menganggukkan kepala nya.
Tak lama setelah itu pelayan datang dan menaruh makanan yang sudah di pesan sejak tadi.
Justin masih fokus melihat muka lova yang hanya diam saja.
" Jadi kamu tinggal dimana lova? " Ucap Justin sembari memakan kentang kedalam mulut nya
Lova yang dapat pertanyaan itu seakan tahu kalau Justin hanya ingin tahu keberadaan tempat tinggal nya saja.
Pas lova ingin membuka mulut nya, Zayn sudah menjawab nya
" Di hotel yang berada disini kak " Ucap Zayn
" Hotel? Apa kalian tinggal di hotel bersama? " Tanya Justin curiga
Justin hanya memicingkan mata nya saja.
" Sayang kamu tidak boleh makan sambel banyak banyak nanti perut mu sakit " Ucap Zayn yang melihat lova memakan sambal terlalu banyak.
Justin yang mendengar itu kesal karna Zayn terlalu perhatian dengan lova.
" Iyaa " Ucap lova tersenyum dan itu semakin membuat Justin makin jengkel
" Aaaaa " Ucap Zayn sembari menyodorkan kulit ayam kepada lova.
Dan lova menyambut dengan senang hati.
" Hey kalian makan, makan saja tidak usah acara suap suapan " Ucap justin kesal.
Mereka yang sedang suap suapan menoleh ke arah Justin.
" Ada apa dengan kau kak, bukannya sudah biasa melihat seperti ini? "Tanya Zayn yang heran dengan sang kakak.
" Aku melihat nya enegg dengan kelebay'an kalian " Ucap Justin berdecak kesal.
__ADS_1
" Ah kau juga sudah punya istri dirumah dan diluar punya seorang kekasih, hebat sekali kau kak memiliki dua wanita sekaligus, tapi kalau aku jadi kamu, aku akan setia pada istri ku apalagi kalau istri ku secantik dan sebaik lova " Ucap Zayn melihat lova.
" Dasar gombal " Ucap lova tersenyum malu
Justin memilih melanjutkan makan nya dan sesekali protes kepada sang adik karna terlalu lebay .
Setelah makan mereka memutuskan untuk pulang.
" Kak, aku mau mengantarkan lova dulu ya balik ke hotel " Ucap Zayn berpamitan dengan Justin
Justin hanya menganggukkan kepala nya saja.
setelah kepergiaan mereka, Justin menelpon seseorang.
Dihotel..
" Sayang aku pulang dulu yaa, nanti malam aku kesini lagi untuk membawakan mu makan malam " Ucap Zayn membelai lembut pipi lova.
" Iyaa " Jawab lova tersenyum.
Setelah kepergiaan Zayn, lova memutuskan untuk ke kamar ketika hendak ke kamar suara bel berbunyi
" Iyaa sebentar " Ucap lova
" Aduh Zayn baru tadi berpamitan sekarang balik lagi " Guman lova tak habis pikir.
" Ada apaa za--yn " Ucap lova terkejut melihat bukan zayn yang datang melainkan Justin.
Lova yang hendak menutup pintu nya kembali di tahan oleh Justin, dan Justin sudah berhasil menerobos masuk.
" Mau apa kamu kesini " Ucap lova ketus
" Sayang maafkan aku " Ucap Justin memeluk lova dengan erat.
Lova memberontak karna di peluk oleh Justin.
" Aku sudah capek mas dengan sikap mu, kamu bilang , kamu mau sudah mencintaiku. Tapi setelah apa yang aku liat di kantor kemarin dan barusan di restoran kamu malah masih bermesraan dengan aurel, aku udah lelah. Aku cabut perjanjian kita, aku ingin cerai dengan mu " Ucap lova dengan mata berkaca kaca
" Apa ini karna zayn sudah kembali dengan mu, makanya kamu meminta cerai dengan ku? " Ucap Justin dengan raut wajah dingin
" Tidak ada hubungan nya dengan Zayn mas, ini murni karna aku muak dengan sikap mu " Ucap lova meninggi kan suara nya
" Aku tidak akan menceraikan mu dan anggaplah perjanji kontrak nikah kita putuskan " Ucap Justin
" Oke aku setuju, tapi aku mau kamu putuskan aurel dan jangan sesekali kamu menemui nya apalagi kalian bertemu diam diam, aku mau itu saja " Ucap lova menangis
Seketika Justin diam tidak menjawab ucapan lova yang menginginkan ia untuk berpisah dengan aurel, mau bagaimana pun ia masih mencintai aurel.
__ADS_1
" Kenapa diam? Apa kamu tidak bisa meninggalkan wanita siallan itu " Ucap lova marah.
_ bersambung