
DEG!
Zayn malah tertawa dengan pengakuan dari lova.
" Ah sayang kamu bercanda nya ada ada saja " Ucap zayn
" Zayn aku serius, aku sudah menikah 3 minggu yang lalu " Ucap lova
" Sudahlah lova aku tidak suka kamu bercanda seperti itu " Ucap zayn masih tidak percaya.
" Aku serius zayn, aku tidak berbohong. Ketika kamu datang waktu aku sedang menangis disitu aku sedang ada masalah dengan suami ku, pas kamu datang aku terkejut dan sekaligus bahagia karna pria yang selama ini menghilang balik lagi,tapi aku sedih karna kamu sudah terlambat datang,aku mengira hubungan kita sudah lama berakhir di saat kamu meninggalkan ku " Ucap lova dengan raut wajah sedih.
Zayn masih syok dengan pengakuan dari lova, tidak ada jawaban dari nya semakin membuat lova bersalah, seharusnya ia mengatakan nya dari awal agar tidak membuat zayn berharap dengan nya.
" Zayn maafkan aku, aku harap kamu bisa menerima semua ini " Ucap lova
Masih belum ada jawaban dari zayn.
" Zayn " Panggil lova lagi
" Siapa laki laki itu lova? " Tanya zayn dengan tatapan menahan emosi nya, bohong kalau zayn tidak sakit hati dengan pengakuan yang lova berikan.
" Emm.. Ju--justin " Jawab lova menundukkan kepala nya
" JANGAN BILANG JUSTIN KAKAK KU LOVA, KATAKAN! " Ucap zayn marah
Lova yang baru pertama kali melihat zayn semarah ini hanya menganggukkan kepala nya saja.
Zayn meremas rambut nya frustasi, dari sekian banyak laki laki kenapa harus kakak nya, bagaimana bisa zayn melawan kakak nya.
" Kenapa harus kakak ku? " Tanya zayn yang sebisa mungkin meredam amarah nya.
" Aku juga tidak tahu kalau Justin itu kakak mu, zayn" Ucap lova
" Yasudah kalau begitu ceraikan saja " Jawab zayn biarlah zayn melawan kakak nya kali ini.
Ia tidak sanggup harus berpisah dari lova lagi cukup kemarin ia meninggalkan nya bertahun tahun.
" Aku tidak akan menceraikan nya " Bukan lova yang menjawab melain kan Justin yang sejak tadi berada tidak jauh dari lova dan zayn , ia mendengar semuanya dari awal sampai akhir.
Zayn dan lova menoleh.
Zayn berdiri
" Kenapa? Bukannya kau memiliki kekasih " Ucap zayn kepada sang kakak.
" Aku sudah memutuskan nya " Jawab Justin
" Cihhh, emang nya aku percaya begitu saja. Tidak mungkin kau memutuskan nya paling nanti dibelakang lova, kau akan bertemu kembali, karna aku tau kau sangat mencintai wanita matre itu " Ucap zayn remeh
" Jaga ucapan mu zayn!" Bentak Justin
" Dengar lah sayang, apa kamu mendengar nya dia tidak suka kekasih nya dibilang wanita matre " Ucap zayn kepada lova
" Diam kauu aku bukan-- " Ucap Justin berhenti ketika lova berbicara
" Sudah sudah kalian diam " Ucap lova marah
" Sudah lah sayang ceraikan saja suami mu, dan menikahlah dengan ku, aku tidak perduli harus melawan kakak ku sekalipun " Ucap zayn
BUGH!
__ADS_1
Satu tonjokan keras ke pipi zayn.
" Diam kau, jangan mempengaruhi istri ku " Ucap Justin emosi
Lova terkejut akan jadi begini akhirnya.
Zayn yang tidak Terima kembali menojokki sang kakak
Bugh!
" Siallan " Teriak Justin emosi
Bugh
Bugh
Bagh
Bagh
Perkelahian tak terkalahkan.
" BERHENTIIIIIIIIIIIII " TERIAK LOVA EMOSI
Mereka berhenti dengan nafas memburu.
" Awww awww " rintih lova saat perut nya sakit.
Justin dan zayn menghampiri lova yang kesakitan padahal muka mereka sudah babak belur.
" Kenapa sayang? " Tanya Justin panik
" Awww sakit mass perut akuu " Ucap lova
Zayn yang ingin menggendong nya, di tepis oleh Justin karna ia lebih dulu menggendong nya.
Justin membawa lova ke mobilnya.
Ketika zayn ingin masuk, langsung didorong oleh Justin.
" Pergi sanaaa " Ucap Justin kepada zayn
Justin menaikki mobil nya lalu melaju mobil nya dengan cepat.
Zayn mengikuti sang kakak dari belakang.
" Aaaaaaa sakitttttt " Teriak lova memegangi perut nya
" Tahan sayang, ini sebentar lagi sampai " Ucap Justin
10 menit mereka sampai dirumah sakit.
Justin segera menggendong istrinya.
" Suster dokter " Teriak Justin
Tak lama setelah itu suster berdatangan dan membawa brankar ke arah Justin.
" Aaa sakittt masss perutt akuu " Teriak lova
" Bertahan sayang " Jawab Justin panik
__ADS_1
" Tunggu di sini pak, kami akan menangani pasien " Ucap suster
" Lakukan yang terbaik untuk istri ku " Ucap Justin.
Justin menunggu nya didepan UGD.
Justin melihat zayn yang berdiri tak jauh dari nya.
" Pergi sana, kenapa kau kemari " Ucap Justin yang sebisa mungkin menahan emosi nya karna mereka berada dirumah sakit
" Aku ingin melihat calon istri ku " Jawab zayn dan berhasil memancing ke marahan Justin.
" Brengsek, lova itu istri ku " Ucap Justin menarik kerah baju zayn
" JUSTIN ZAYN BERHENTI " Ucap wanita parubaya yang tak lain adalah mama nya.
Mama isabella di telpon oleh anak buah nya yang sering memata matai Justin, bukan karna tanpa sebab, mama isabella sering mendapatkan laporan kalau Justin masih sering berjalan dengan Aurel.
" Ada apa kalian? " Ucap mama isabella melihat kedua putra nya babak belur.
Justin melepas cengkraman kerah baju nya.
" Justin zayn obati luka kalian " Ucap mama isabella
" Tidak " Jawab mereka berdua
" Apa kalian tidak mendengarkan mama, hah? " Ucap mama isabella marah.
" Aku menunggu kabar istri ku dulu mah " Jawab Justin
" Zayn obati dulu luka mu " Ucap mama isabella
" Aku menunggu ca-- lova sadar dulu mah " Ucap zayn yang hampir ke ceplosan dengan mengucapkan calon istri, zayn tidak mau mama nya kena serangan jantung.
Mama isabella menghela nafas panjang keras kepala anak anak nya menuruni suami nya.
Tak lama setelah itu dokter keluar dari ruang UGD
Justin maju lebih dulu
" Bagaimana dokter, apa baik baik saja dengan istri ku " Ucap Justin
Dokter itu menghela nafas lalu menjawab
" Pasien mengalami tekanan di perut akibat emosi tidak teratur, lain kali jangan membuat nya emosi istri nya ya pak, karna tidak baik untuk seusia kehamilan masih rentan " Jelas dokter itu.
Justin, zayn dan mama isabella tercengang dengan ucapan dokter .
" A--apa dok, istri saya hamil? " Tanya Justin
" Iya istri anda sedang hamil, tolong di perhatikan kembali jangan sampai kejadian tadi terulang kembali untuk lebih lanjut nya bapak bisa periksa ke dokter kandungan " Ucap dokter itu lalu pergi meninggalkan nya
Justin yang mendengar penjelasan sang dokter tidak percaya apa yang ia katakan
" Istri ku hamil, sebentar lagi aku akan memiliki anak " Gumam Justin tersenyum bahagia lalu ia memasuki ruangan sang istri.
Zayn tidak bisa berucap apa apa, ia semakin bingung harus bagaimana sekarang.
Sedangkan mama isabella tersenyum bahagia karna sebentar lagi memiliki cucu.
Justin melihat lova dengan muka pucat dan jarum infus yang menempel di lengan kiri nya.
__ADS_1
" Sayangg " Ucap Justin
_bersambung