
Lova memasuki ruangan yang megah itu dan terlihat banyak tamu yang berada disana.
Tanpa disadari lova, ada sepasang mata melihat ke arah nya.
Lorenzo menyuruh lova untuk duduk terlebih dahulu, lalu lorenzo membuka acara nya.
Setelah 20 menit menyambut tamu, lova yang haus mengambil minum .
Seketika lova terpaku melihat suami nya sedang bermesraan dengan aurel.
Lova mata nya berkaca kaca entah kenapa ia cemburu dengan Justin, apa mungkin lova sudah jatuh cinta? Entah lah
Setelah itu lova memilih untuk pergi dari sana.
Justin melirik dengan ekor mata nya lalu tersenyum smirk melihat wajah lova cemburu.
" Kamu habis dari mana saja? " Tanya lorenzo
" Habis mengambil minum, aku haus " Ucap lova tersenyum
Lalu ia duduk dan melihat lihat sekitar, dan entah mengapa lova ingin bernyanyi di atas panggung.
" Sebentar ya lorenzo " Ucap lova lalu lova mengarah ke panggung untuk menyanyikan sebuah lagu.
Setelah di panggung lova memulai menyanyi
" Aku akan menyanyikan sebuah lagu yang mungkin terdengar menyedihkan bagi kalian semua " Ucap lova menggunakan mic nya
Sontak para tamu undangan mendengar suara lembut seorang wanita cantik yang berada di panggung menoleh ke arah panggung.
Suara musik mulai terdengar
Hu
Sudah kucoba sepenuh hati Untuk menjadi malaikat Menepikan perasaan runtuhkan egoku Namun sayapku remuk
Bila kutanya pada diriku Mengapa aku bertahan Menerima keadaan yang tak baik saja Memaksakan segalanya
Sakit tak sanggup Sadarkah kita terlalu hancur Hilang habis tak bersisa Tapi tak mampu kumenyerah Tertawan hati
Ho..
Tak mau kehilangan Tapi lelah berjuang Bukankah rumah tempatku bersandar
Sendiri ku tak bisa Bersama kutersiksa Ini kenyataannya kita tak baik saja
Sakit tak sanggup
Sadarkah kita terlalu hancur Hilang habis tak bersisa Tapi tak mampu kumenyerah Tertawan hati ho
Oh kita terlalu hancur Hilang habis tak bersisa Tapi tak mampu kumenyerah ho
Tak mampu kumenyerah Tertawan hati..
Suara lembut dari lova terdengar begitu merdu.
Justin yang mendengar sang istri menyanyikan sebuah lagu yang menyedihkan seperti tersindir dengan lagu yang di nyanyikan oleh sang istri.
Terdengar suara para teman pembisnis bebisik
" Seperti nya wanita itu sedang ada masalah dengan rumah tangga nya " Ucap salah satu seorang pria yang berada di belakang Justin
" Iya kayak nya suami nya tidak bersyukur memiliki istri sangat sempurna seperti itu " Bisik teman satu nya lagi
__ADS_1
" Aku mah kalau punya istri seperti itu pasti betah untuk dirumah " Ucap yang lain
" Tapi seperti nya aku tidak asing dengan wanita yang sedang menyanyi tadi, seperti nya aku pernah melihat nya gitu " Ucap nya lagi
Bisik bisikan suara itu terdengar jelas oleh Justin , lalu ia melihat lova turun dari panggung.
" Baby kenapa diam saja? " Tanya aurel
" Tidak ada " Jawab Justin lagi
" Lova suara mu sangat indah sekali " Pujian dari lorenzo
" Ah Terima kasih lorenzo " Ucap lova malu malu
" Tapi ada apa dengan lagu nya? Sepertinya rumah tangga mu sedang tidak baik baik saja " Ucap lorenzo
Sontak saja membuat lova terdiam dan melamun
Lorenzo yang melihat lova terdiam, sudah bisa menebak pertanyaan yang ia lontarkan kepada lova.
" Yasudah tidak usah di jawab, ayo kita makan dulu " Ucap lorenzo menggandeng tangan lova
Ketika ingin mengambil makan lorenzo bertemu dengan Justin, lorenzo yang tidak tahu kalau Justin itu suami dari lova, karna saking sakit hati nya lorenzo tidak datang ke pernikahan lova dan tidak ingin melihat wajah suami dari lova.
" Hey tuan lorenzo " Ucap Justin tersenyum kepada lorenzo
" Hey tuan Justin apa kabar dengan mu? " Tanya lorenzo
" Baik " Ucap Justin
Justin menoleh ke arah istri yang seperti tidak mempedulikan keberadaan nya.
" Oh iya ini siapa tuan lorenzo? " Tanya Justin melirik lova
Lova sontak saja kaget dengan ucapan lorenzo
Justin yang mendengar itu jadi geram dan mengepal kedua tangan nya tapi sebisa mungkin ia menahan emosi nya.
" Lorenzo " Ucap lova penuh penekanan
" Iya iya enggak gadis manja " Ucap lorenzo kembali.
" Lova teman semasa kecil ku, tapi ia baru saja menikah aku kalah start duluan dari suami nya " Ucap lorenzo terkekeh kepada Justin
Justin terkekeh dengan ucapan lorenzo teman bisnis nya.
Lova yang tadi nya ingin protes tidak jadi protes karna ia baru ingat tak ada gunanya ia menjelaskan semua nya, tohh Justin tidak akan cemburu kepada nya.
" Yasudah kalau begitu aku mau makan dulu bersama gadis manja ini " Ucap lorenzo kepada Justin
" Lorenzo " Ucap lova yang tidak mau di panggil gadis manja
" Iya iya bukan gadis manja tapi hanya sedikit manja " Ucap lorenzo menggoda lova
" Itu sama saja lorenzo " Ucap lova cemberut
Entah mengapa Justin melihat lova cemberut, sedikit gemas dengan wajah cemberut nya lova.
" Jangan cemberut gitu dong, aku makin gemas dengan mu " Ucap lorenzo mencubit pipi nya.
Acara telah selesai kini lorenzo mengantarkan lova balik ke masion nya
" Sudah sampai gadis manja " Ucap lorenzo
__ADS_1
" Makasih ya lorenzo " Ucap lova
" Sama sama kalau ada apa apa jangan sungkan bercerita dengan ku ya? Aku siap 24 jam buat mu" Ucap lorenzo
" Iyaa tenang saja " Jawab lova
Lalu mereka berpamitan
Lova masuk ke dalam rumah lalu masuk ke kamar untuk membersihkan diri tanpa lova tahu, ternyata Justin sudah berada di ranjang
Lova yang baru saja mandi di kejutkan dengan suami nya sedang menatap dengan tajam
" Apa kau senang lova? " Tanya justin dengan raut wajah dingin
" Senang apaa nya? " Tanya lova
" Iya kamu bersama lorenzo lalu kau terlihat seperti pasangan kekasih padahal kau tau kau sudah memiliki suami " Ucap Justin marah
" Terus bagaimana dengan dirimu hah?? Apa kamu tidak merasakan sakit hati yang aku rasa? Aku melihat kamu berc*nta di kantor, lalu kamu menolak ajakan ku untuk makan siang tapi kamu menerima ajakan wanita m*rahan itu untuk makan siang dan kamu juga menghadiri acara yang seharusnya aku lah yang menghadiri acara itu bersama mu bukan wanita j*lang seperti aurel yang kamu ajak " Ucap lova berteriak
Plakkkk
T*mparan k*r*s mendarat di pipi lova
Lova mendapatkan t*mparan itu sontak saja merasakan nyeri di pipi, ini pertama kali nya ia di t*mpar karna sebelumnya orang tua nya sangat menyayangi nya dengan sangat baik.
" Kamu menamp*rku " Guman lova lirih sambil memegang pipi nya
Justin yang reflek m*nampar lova sontak saja langsung memegangi pipi lova
Lova menipis nya dengan kasar.
" Maaf " Ucap Justin menyesal karna sudah menampar lova
Lova yang sudah menangis langsung mengambil baju nya lalu ia pakai di kamar mandi
Justin menunggu nya di pintu kamar mandi menunggu lova keluar
Lova sudah rapih dengan pakaian nya.
" Lova maafkan aku " Ucap Justin yang melihat lova sudah berpakaian rapih.
Lova melirik tajam ke arah suami dan langsung ingin pergi dari kamar nya.
Justin menahan lova dengan memeluk nya dari belakang
" Maaf maafkan aku, aku hanya terbawa emosi " Ucap Justin memeluk dengan erat
" Lepas " Ucap lova dingin
" Tidak akan " Ucap Justin
" Aku bilang lepas yaa lepas mass " Bentak lova dengan air mata yang sudah menetes
Justin membalikan tubuh istri nya.
Lalu ia m*nc*um nya dengan r*kus
Hmmmmmm
Lova memberontak tetapi ia kalah tenaga dengan Justin
_bersambung
__ADS_1