CEO tampan milik gadis manja

CEO tampan milik gadis manja
bab 12. keputusan yang harus di ambil


__ADS_3

" Sudahkah mas kamu pergi dari sini, aku enegg melihat muka mu " Ucap lova kembali


Lova mendorong tubuh Justin tetapi Justin tidak bergeming sama sekali.


Seketika perut lova merasakan tidak enak, lalu ia berlari ke wastafel yang berada di dapur.


Uekkkk ueekkkk


Lova memuntahkan makanan yang ia makan.


Justin reflek mengurut tengkuk lova dan mengikat rambut nya dengan tangan kiri nya


" Sini biar aku bantu " Ucap Justin yang hendak untuk membantu lova untuk kembali ke kamar.


Lova ingin menolak tapi tubuh nya lemas tak berdaya.


Lova di gotong menuju kamar nya perlahan.


Setelah masuk ke kamar, lova di baringkan secara perlahan.


Melihat wajah lova pucat, Justin mengambil air putih.


" Minum lah dulu " Ucap Justin


" Tidak usah " Jawab lova menipis tangan Justin


" Aku panggil kan dokter ya " Ucap Justin yang segera merongoh ponsel nya tapi di tahan oleh lova.


" Tidak perlu, aku mau kamu pergi dari sini. Biar aku minta Zayn suruh kemari " Ucap lova


Seketika Justin terdiam merasakan sesak di dada nya, entahlah apa Justin cemburu?


" Tidak usah, Zayn sedang sibuk " Ucap Justin


" Seengga nya Zayn sibuk bekerja tidak seperti kau sibuk bermanja manja dengan kekasih mu itu.


" Sayang.. " Ucap Justin lembut


" Tidak usah panggil aku sayang, aku merasa kesal dengan panggilan itu " Ucap lova kesal


" Lova, biarkan aku memikirkan semua nya dulu yaa" Ucap Justin lembut.


" Tidak ada waktu untuk mu mas " Jawab lova ketus


" Yasudah aku akan memutuskan aurel " Ucap Justin mengalah


Lova menoleh ke arah Justin untuk melihat kebohongan dari wajah justin tetapi ia tidak menemukan nya.


" Baik, aku mau kamu telpon dia dan bilang kamu mau mengakhiri hubungan nya " Ucap lova


Justin mengambil ponsel nya lalu menghubungi aurel.


" Loudspeaker mas " Ucap lova


Justin me loudspeaker panggilannya.


" Halo baby " Ucap aurel di sebrang telpon sana.


" Aurel, maaf seperti hubungan kita harus berakhir sampai disini saja " Ucap Justin


" Baby, pasti kamu bercanda. Sudah lah jangan bercanda seperti itu, aku tahu kamu sangat mencintai ku dari pada istri mu yang bodoh itu " Ucap Aurel di sebrang sana.

__ADS_1


Lova yang mendengar kata bodoh itu kesal, lalu ia merebut ponsel Justin dari nya.


" Hey nenek lampir, suami ku sudah memutuskan hubungan nya dengan kau, jadi jangan pernah temui suami ku lagi, mengerti! " Teriak lova di sebrang telpon sana. Entahlah lova jadi pemberani tiba-tiba padahal kemarin kemarin bertemu dengan Aurel diam saja.


Justin yang mendengar itu tersenyum simpul dengan kata suamiku ada rasa bahagia.


Lova lalu mematikan panggilannya.


" Sudah? " Ucap Justin lembut


" Udah " Jawab lova kesal


" Kenapa masih begitu muka nya, hmm? " Ucap Justin sembari membelai rambut lova


" Tidak ada " Jawab lova


" Aduh kenapa aku kepengen banget Justin memeluk ku sih " Batin lova kesal tiba-tiba ingin di peluk


" Mas " Ucap lova


" Iya ada apa sayang " Jawab Justin lembut entah mengapa mood lova membaik.


Lova tidak berbicara ia bingung harus ngomong bagaimana


" Ada apa hmm? Perlu sesuatu ? " Tanya Justin.


" Mas.. Aku.. Aku ingin di peluk " Ucap lova ragu ragu


Dahi Justin berkerut, tadi lova marah marah sekarang sikap nya berubah jadi manja gini.


Tanpa menjawab Justin tidur disamping istri nya lalu ia memeluk nya.


" Lalu mau bagaimana? " Tanya Justin


" Kamu peluk aku dari belakang mas " Ucap lova


" Yasudah, kamu berbalik kesana " Ucap Justin


Lova berbalik lalu Justin memeluk nya dari belakang, entah dorongan dari mana Justin mengelus perut lova dan itu membuat lova semakin nyaman dan enakan.


Setelah ini lova harus berbicara dengan zayn, mau bagaimana pun zayn harus tau.


***


**


" Kemana lova? Kok tidak angkat telpon ku" Gumam zayn sudah ke hotel yang ia inap tetapi tidak ada disana sekarang telpon gak di angkat.


Tak lama setelah itu lova menelpon zayn balik.


" Hallo sayang kamu kemana kok gak ada di hotel? Kamu baik baik saja kan? " Tanya zayn panik.


" Emm, aku udah checkout dari 2 jam yang lalu zayn, maaf yaa " Jawab lova merasa bersalah


" Ohh kirain aku kenapa, terus kamu dimana? Kamu pulang? Aku kesana yaa? Kata mu orang tua mu sedang berada di Jepang 1 bulan ini " Ucap zayn


" Zayn ada yang mau aku omongin ke kamu kita ketemuan di tempat biasa ya " Jawab lova


" Baik, kamu sharelok ya " Ucap zayn lalu memutuskan panggilannya.


" Mas aku ingin bertemu zayn, ingin menjelaskan semua nya " Ucap lova yang tak enak dengan Justin.

__ADS_1


" Aku ikut " Ucap Justin tegas


" Tapi mas " Ucap lova


" Tidak ada bantahan " Jawab Justin lagi.


" Tapi kamu jangan keluar dari mobil ya, tunggu dulu gak lama kok. Kamu liat aku dari kejauhan " Ucap lova


Justin menghela nafas panjang.


" Yaudah " Jawab Justin.


Mereka bersiap siap untuk bertemu zayn lebih tepat nya lova yang ingin berbicara setelah siap baru lah mereka masuk mobil.


" Mas nanti jangan keluar dulu, sebelum aku selesai berbicara dengan adik mu " Ucap lova di dalam mobil


" Hmm " Jawab Justin berdehem saja.


Tak lama ia sampai ke taman yang ada air mancur nya, taman dimana zayn mengungkapkan cinta nya dan disini juga mereka harus berakhir.


" Sebentar " Ucap Justin menahan lova untuk keluar.


" Ada apa mas? " Tanya lova yang hendak ingin keluar


Justin menarik tengkuk lova lalu ******* bibir lova dengan lembut, yang awal nya lembut kini berubah semakin ganas.


Hmmmmppp


" Mas ihhh " Ucap lova kehabisan nafas


" Nanti kita lanjutkan di rumah " Jawab Justin tersenyum melihat bibir lova bengkak karna ulah nya.


Lova turun dari mobil lalu melihat zayn sudah berada di taman itu sembari melihat air mancur, yang nampak indah di malam hari.


" Zayn " Ucap lova


Zayn menoleh dan tersenyum mengembang ke lova.


" Sayang " Ucap zayn tersenyum.


Lova duduk di sebelah zayn sembari melihat pemandangan air mancur.


" Lova kamu ingat disini aku menyatakan cinta kepada mu " Ucap zayn tersenyum


Lova semakin dibuat tidak enak saja.


" Iyaa " Jawab lova singkat.


" Oh iya zayn ada yang ingin aku omongin ke kamu, aku harap kamu jangan emosi dulu ya " Ucap lova


" Hey sayang, bahkan aku tidak pernah marah dengan mu kan walaupun kau salah juga " Ucap zayn terkekeh ia mengingat betul lova orang nya tidak mau di salahkan dan selalu mengelak.


" Zayn aku serius setelah kamu tahu semua, mungkin kamu tidak akan bisa berkata seperti itu lagi " Ucap lova


" Yasudah cepat katakan sayang " Ucap zayn.


" Zayn sebenarnya aku sudah menikah " Ucap lova


DEG!


_BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2