CEO tampan milik gadis manja

CEO tampan milik gadis manja
bab 8. untuk yang pertama kali nya 21++


__ADS_3

Brakkkk


Seketika lova, lorenzo dan juga aurel menoleh ke arah justin.


" Ada apa? " Tanya lorenzo


" Ti--tidak tadi ada kucing lewat " Ucap justin berbohong


Lova tahu kalau justin marah karna di bilang pria brengsek oleh lorenzo.


Lorenzo hanya ber'O riah saja.


" Lalu bagaimana dengan pernikahan mu, apa kamu tidak cemburu lova? " Tanya lorenzo melanjutkan obrolan yang sempat tertunda


Justin melihat ke arah lova menunggu jawaban nya.


" Hmmm, dari awal nikah aku membuat perjanjian dengan nya kalau aku tidak bisa membuat nya jatuh cinta dalam 1 tahun pernikahan, suami ku boleh menceraikan aku " Ucap lova mengingat syarat menikah nya.


" Jangan sedih ya, kalau pun kamu harus bercerai aku akan menikah kan mu, ku tunggu janda mu " Ucap lorenzo menggoda agar lova tidak sedih


Lova mencubit pinggang lorenzo


" Awww aww sakit " Ucap lorenzo


" Dasar kamu ya " Ucap lova sebal


Lorenzo terkekeh


Sedangkan aurel nampak cuek saja karna ia sudah tahu akan hal itu.


Justin yang mendengar itu entah mengapa kesal padahal itu janji yang ia buat.


Tak lama kemudian makanan yang mereka pesan tiba.


" Makanlah lova, karna pura pura bahagia itu perlu tenaga " Ucap lorenzo


" Ehhh " Lova mengerjap dengan perkataan lorenzo barusan


Mereka menikmati makanan nya sampai sampai aurel memanisi lova.


" Baby, nanti temani aku ke mall ya? " Ucap aurel manja


" Iya baby " Jawab Justin tersenyum lalu membelai pipi aurel.


Lova hanya melirik dengan ekor mata nya, dan tersenyum getir.


Lorenzo melihat lova sedih langsung mengajak ngobrol lova kembali.


" Kamu dari dulu tidak pernah berubah lova " Ucap lorenzo


" Maksud mu? " Tanya lova


" Tetap cantik dan manis " Ucap lorenzo

__ADS_1


Seketika lova tersipu maluu dengan ucapan lorenzo barusan.


" Tapi sangat di sayangkan mantan pacar mu dan suami mu menyia-nyiakan wanita secantik dan semanis kamu, kalau aku jadi mereka aku tidak akan menyia nyiakan mu lova" Ucap lorenzo kembali


" Kamu ini dari dulu gombal terus " Jawab lova mencolek lengan lorenzo


" Tapi aku serius lova, aku bakal menunggu sampai kamu benar benar cerai dengan suami mu" Ucap lorenzo serius


Lova menoleh ke arah lorenzo ia tidak mengerti apa lorenzo beneran mengucapkan apa hanya bercanda.


Justin yang mendengar itu sedikit kesal.


***


1 mingggu kemudian


" Apa benar lorenzo mencintai ku? " Batin lova yang sedang melamun di ranjang nya.


" Lova aku ingin berbicara dengan mu " Ucap Justin yang sudah menyelesaikan ritual mandi nya.


Lova menoleh lalu berdehem saja


" Apa kamu mencintai lorenzo? " Tanya Justin


" Kenapa memang nya? " Tanya lova


" Aku melihat kalau lorenzo mencintaimu dengan tulus " Ucap Justin yang entah kenapa tidak rela.


" Entahlah, aku bersahabat dengan nya dari kita masih kecil, aku tidak tahu kalau memang benar lorenzo mencintaiku " Ucap lova


" Mas, kalau emang nanti aku tidak berhasil membuat mu jatuh cinta dalam 1 tahun, kamu boleh menceraikan ku.


Aku rasa aku tidak sanggup kalau harus Melihat kamu dengan aurel terus menerus, seperti nya kamu dan aurel saling mencintai " Ucap lova lirih


Entah kenapa Justin tidak rela lova berucap seperti itu.


" Tapi ini belum 1 tahun lova, pernikahan kita baru seumur jagung " Jawab Justin kesal


" Aku hanya tidak mau melihat seperti kemarin di kantor " Ucap lova dengan mata berkaca kaca


Justin yang melihat lova ingin menangis segera ia peluk, entah dorongan dari mana.


" Maaf " Jawab Justin memeluk lova


" Apa kamu tidak mau membuka hatimu untuk aku mas, kalau aku terus berusaha untuk membuat mu mencintaiku tapi kamu nya tidak membuka hati untuk ku, percuma saja mas " Ucap lova merintihkan air mata nya.


Justin mengendurkan pelukan nya lalu ia menatap kedua mata lova.


Lalu Justin m*ncium dengan lembut.


Lova kali ini tidak menolak nya, justru ia pikir ini adalah jawaban kalau Justin ingin membuka hati untuknya.


Mmmmmmm

__ADS_1


C*uman yang tadi lembut sekarang menjadi semakin panas.


Mereka terbawa akan suasana kini tangan Justin tidak tinggal diam ia menyeluruh dan mencari benda kenyal dibalik b*ju lova.


" Apa boleh aku meminta hak ku malam ini? " Tanya Justin dengan suara berat nya


" Apa kamu akan memberi kesempatan untuk aku ada di hati mu mas? " Tanya lova


Justin mengecup bibir lova sekilas lalu berkata


" Aku sudah mulai mencintai mu lova " Jawab Justin


Tak lama kemudian lova menganggukan kepala nya dan tersenyum


Tanpa berlama lama Justin langsung melancarkan aksi nya


" Keluar kan lah aku menunggu nya " Jawab Justin


Justin menyesap nya sampai habis


" Aku akan pelan pelan sayang, pertama emang sakit tetapi lama kelamaan akan terasa enak " Ucap Justin memberitahu kan lova


Lova hanya menganggukkan kepala nya saja  ia juga penasaran bagaimana rasanya.


Satu hentakan tidak bisa


Dua kali masih tidak bisa


Sampai 4 kali baru bisa


" sakittt masss " Ucap lova merintihkan air mata nya


" Tenang sayang, aku akan pelan pelan " Ucap Justin


Blusshhhh


" Ahhhhhhhhhhhh " Teriak lova


Justin tersenyum bahagia karna ia yang melakukan pertama kali untuk nya.


" Terima kasih sudah menjaga nya untuk ku " Ucap Justin lalu m*ngecup bibir lova.


Justin mulai menggerakan pinggul nya secara perlahan.


Justin yang belum keluar memberikan jeda terlebih dahulu untuk lova.


Lalu Justin menggendong lova untuk berdiri dan bermain ala cicak cicak di dinding diam diam merayap


Ehhh malah nyanyi..


" Bersama sayang " Ucap Justin lalu ia menyemburkan ****** ***** nya ke rahim lova.


Ini pertama kali nya Justin mengeluarkan ****** ***** nya di dalam sebelum nya dengan aurel tidak pernah.

__ADS_1


Nafas mereka memburu naik turun


_bersambung


__ADS_2