CEO tampan milik gadis manja

CEO tampan milik gadis manja
bab 7 tangisan lova


__ADS_3

Justin terus m*nyesap kedua dua g*nung k*mbar milik lova.


Lova yang terus memberontak karna Justin begitu kasar dengan nya.


" Lepasin mas aku mohon " Ucap lova sudah menangis.


Justin tidak mempedulikan ucapan dan tangisan lova, karna ia sudah terkabut oleh g*irah nya.


Lova yang sudah lemas karna terus memberontak hanya bisa menangis karna Justin terus m*nyesap kedua gunung nya.


" Hiks hiks hiks " Tangisan lova terdengar jelas.


Justin langsung berhenti melakukan aksi nya dan kini ia sadar akan perbuatan yang ia lakukan kepada istrinya.


" Maaf " Ucap Justin menghapus air mata lova


" Hiks kamu jahat mas, aku tidak suka seperti ini hiks hiks " Tangis lova


" Maafkan aku lova, aku tadi hanya tidak ingin kamu pergi " Ucap Justin.


" Aku ingin pulang , aku mau kerumah papah dan mamah " Ucap lova semakin terisak dalam tangisan nya.


" Maaf kan aku, jangan pulang lova " Ucap Justin yang memeluk tubuh lova dengan erat.


" Kamu jahat kamu br*ngsek, aku benci kamu " Rancau lova sembari memukul Justin


Justin yang mendengar ucapan lova tidak marah, ia memberikan lova untuk meluapkan emosi nya kepadanya.


10 menit lova menangis sekarang sudah tenang.


Justin mengambil kan lova baju lalu memberikan kepada lova, karna baju yang ia gunakan sudah di robek .


Lova mengambil baju lalu ia kembali ke kamar mandi untuk menggunakan baju nya.


Barulah lova keluar dari kamar mandi nya.


Lova menuju ranjang lalu membelakangi tubuh Justin yang masih duduk di tepi ranjang.


" Lova maafkan aku, aku tadi tidak sengaja menampar mu " Ucap Justin lirih


Lova tidak menanggapi ucapan Justin ia memilih memejamkan mata nya lalu ia tertidur.


Pagi hari nya Justin libur bekerja karna hari ini adalah weekend.


Justin lebih dulu terbangun dari tidur nya berniat untuk memasak untuk sang istri.


30 menit Justin memasak untuk sang istri kini sudah siap, tinggal ia hidang kan dan segera membangun kan lova yang masih tertidur.


Ceklek


Suara pintu kamar terbuka, Justin menuju ranjang tidur .


Lalu ia pandangi wajah lova yang sembab ksrna habis menangis semalaman,


" Ternyata kamu cantik walaupun sedang tertidur seperti ini " Guman Justin sembari mengusap lembut pipi lova


Lova yang sepertinya di pipi nya ada yang memegang langsung membuka mata nya.


" Bangun lah lova aku sudah membuatkan mu sarapan " Ucap Justin tersenyum manis.


Lova tidak menjawab ucapan Justin , ia lebih memilih ke kamar mandi untuk sekedar cuci muka dan gosok gigi lalu baru lova turun untuk sarapan.


" Makan lah " Ucap Justin


Lova hanya diam saja dan menyatap makanan yang di buat justin, sesungguhnya memang ia sangat lapar.

__ADS_1


Setelah makan lova berniat untuk ke kamar untuk mandi.


Melihat lova masih marah dengan nya entah mengapa justin merasa bersalah atas perbuatan nya tadi malam.


Justin lebih memilih menghabiskan sarapan nya lalu setelah itu ia akan mengajak lova untuk pergi keluar.


Lova yang baru selesai mandi dan sudah rapih bersiap untuk pergi.


" Mau kemana? " Tanya justin di ambang pintu


" Keluar " Ucap lova singkat


Justin mendekati lova yang berada di meja rias.


" Biar aku temani " Ucap Justin tersenyum


" Tidak usah " Ucap lova ketus


Justin menghela nafas kasar nya


" Lova aku meminta maaf padamu " Ucap Justin


Lova lebih untuk diam saja tidak menjawab ucapan Justin


" Biar aku temani ya " Ucap Justin dengan selembut mungkin.


Lova diam saja dan segera keluar dari kamar.


Justin mengikuti nya walaupun sudah di larang sang istri.


Setelah lova berada di mobil, Justin menarik tangan lova lalu menyuruh nya untuk keluar dari mobil nya.


Lalu Justin mengarahkan nya untuk naik di mobil nya.


Justin tidak menjawab ia memilih untuk menjalankan mobil nya


Di perjalanan hanya ada keheningan saja lova yang sibuk melihat keluar jendela dan Justin sibuk menyetir dengan pikiran nya.


" Kamu mau kemana? " Tanya Justin di sela keheningan.


" Cafe ayam madu " Jawab lova singkat tanpa menoleh ke arah Justin.


Setelah lova menjawab, justin melaju mobil nya ke cafe yang lova inginkan.


20 menit perjalanan kini mobil nya sudah sampai.


Lova keluar dari mobil nya dan di ikuti Justin.


Tak disangka dari kejauhan ada seorang wanita yang ia kenal.


" Baby " Sapa aurel.


Justin melirik lova yang memasang wajah dingin saja.


Aurel ke tempat Justin yang berada di bangku pojok.


" Baby kenapa kamu dari semalem tidak mengangkat telpon dari ku? " Ucap Aurel bergelayut manja di tangan kekar Justin.


" Ponsel ku lowbatt " Jawab Justin yang sesekali melirik lova.


Lova yang melihat itu merasa malas berada disini.


" Baby kenapa kamu bersama istrimu kesini, biasanya kalau libur kamu selalu ke apartemen ku " Ucap Aurel


" Maaf ya " Ucap Justin tersenyum tipis.

__ADS_1


Lova yang melihat sudah jengah lebih memilih untuk pergi karna mood nya benar benar tak enak, tetapi sebelum lova pergi ia memanggil seseorang yang sebenernya semalem sudah buat janji dengan nya.


" Lorenzo " Ucap lova tersenyum


Justin dan Aurel menoleh ke arah pria yang tak kalah tampan dari Justin.


Justin yang melihat sang istri tersenyum kepada pria lain, entah mengapa ia kesal.


" Gadis manja apa kamu sudah lama menunggu ku? " Tanya lorenzo yang sudah berada di dekat lova


Lova hanya cemberut saja dan seketika ia mempunyai ide untuk membalas perbuatan sang suami.


" Yasudah kamu katanya mau makan " Ucap lorenzo


Justin berdehem karna bukan ada mereka berdua saja disini, tapi ada dia juga.


Lorenzo menoleh ke arah Justin dan ada seorang perempuan yang sedang memegang tangan Justin.


" Ada tuan Justin juga berada disini, maaf saya tidak melihat tuan Justin karna fokus melihat kecantikan gadis manja ini " Ucap lorenzo yang menatap lova


Lova yang emang berniat membalas perbuatan Justin hanya tersenyum.


Seketika tangan Justin terkepal erat ia mencoba menahan emosi nya kembali agar tidak kepancing dengan ucapan lorenzo


" Tidak masalah " Jawab Justin.


Mereka berempat melihat menu makanan yang berada di cafe itu.


" Baby, kamu mau pesan apa? " Tanya Aurel yang manja


" Jus alpukat saja " Jawab Justin


" Gadis manja kamu pasti ingin memesan ayam bakar madu dan juga nasi uduk kan? " Tanya lorenzo yang sudah tahu yang akan di pesan lova karna ia sangat tahu apa kesukaan lova.


" Kamu selalu mengingat nya dengan baik lorenzo " Jawab lova tersenyum.


" Aku pasti akan mengingat nya dengan baik " Ucap lorenzo membalas senyuman lova


" Oh iya ngomong ngomong kamu kesini apa kebetulan atau emang membuat janji? " Tanya lorenzo pada Justin


Justin yang akan menjawab sudah di sela dulu oleh lova.


" Hanya kebetulan saja " Jawab lova


Lorenzo hanya menganggukkan kepala nya saja.


" Apa suami mu tahu kamu kesini lova? " Tanya lorenzo


" Kalau pun tahu suami ku juga tidak akan marah " Jawab lova


Aurel yang mendengar itu merasa aneh dengan lorenzo, apa ia tidak tahu kalau Justin ini suami nya, tak ia tak ambil pusing.


" Lhoo kenapa bisa begitu? " Tanya lorenzo


" Ya mungkin sekarang ia sedang bermanja manjaan dengan kekasih nya " Jawab lova melirik ke Justin.


Justin yang mendengar itu hanya mendengus kesal walaupun nyata nya benar.


" Apa suami mu itu sudah punya kekasih, lelaki brengsek " Ucap lorenzo kesal.


Seketika Justin menjadi geram tanpa sengaja memukul meja dengan cukup kuat


BRAKKKK


_bersambung

__ADS_1


__ADS_2