
Di kantor Justin
Suara pintu terbuka dan nampak lah aurel berjalan ke arah meja Justin.
" Hey baby " Ucap Justin yang melihat kekasih nya datang
" Kenapa semalam tidak ke apartemen ku? " Tanya aurel cemberut
" Aku sangat lelah, karna banyak tamu undangan yang datang " Ucap Justin
" Kalau sekarang bisa? " Tanya aurel menggoda lalu duduk di p*ngkuan Justin.
" Apapun untuk mu baby " Ucap Justin
" Kita langsung aja ya baby soalnya aku ada meeting 1 jam lagi " Ucap Justin
dan mereka melakukan nya di dalam ruang milik Justin.
" Astaga " Ucap lova
Sontak membuat sepasang kekasih yang sedang m*madu k*sih di kejutkan oleh lova yang datang tiba tiba.
" baby, istri mu datang " Ucap aurel yang masih di h*jamm dengan sangat br*tal oleh justin.
Justin yang sempat kaget dengan kedatangan istrinya memilih melanjutkan permainan dengan aurel .
" Biarkan saja biar dia melihat nya " Ucap Justin tanpa mempedulikan perasaan sang istri.
Lova sontak yang mendengar itu sakit hati, mungkin karna ia sudah menjadi istrinya.
Tak terasa air mata lova terjatuh melihat suami itu dengan ganas nya megagahi tubuh wanita lain
Lova yang sudah melihat mereka sudah selesai b*rcinta langsung duduk di sofa yang berada di ruang Justin.
Mereka sudah membersihkan diri dan memakai pakaian nya kembali.
Seolah tidak terjadi apa apa , lova membuka suara nya dengan pikiran sudah berkecambuk.
" Mas, aku kesini mengajak mu untuk makan siang bareng " Ucap lova melihat suami nya sedang memangku aurel.
Aurel hanya tersenyum puas melihat wajah lova.
" Aku tidak bisa " Ucap Justin dingin.
" Baby aku laparr " Ucap aurel kepada Justin
" Kamu mau makan apa? " Tanya Justin lembut
__ADS_1
Lova yang mendengar itu sontak saja merasakan sakit hati karena ia mengajak suami nya untuk makan siang bareng, tapi ia tolak. Sedangkan dengan aurel menerima nya.
" Yasudah mas kalau begitu aku pamit " Ucap lova berdiri lalu pergi dengan air mata sudah turun.
Justin yang melihat lova pergi, cuek saja tanpa ada niat untuk mengejar nya.
****
Malam hari nya lova sudah berbaring di ranjang dan sedang bermain ponsel nya
Terdengar pintu kamar di buka dan nampak lah Justin sudah pulang.
Lova bangun lalu mencium tangan suami nya dan tersenyum.
Justin yang melihat lova berperilaku manis kepada nya, padahal tadi siang lova melihat percintaan nya dengan aurel.
Sungguh hati lova begitu besar.
" Kamu sudah pulang mas" Ucap lova lalu mengambil tas suami nya lalu ia taruh di atas meja yang berada di kamar nya.
" Hmm " Ucap Justin berdehem saja
Justin lalu menuju kamar mandi untuk menyegarkan diri.
" Sabar lova, lo harus kuat untuk membuat Justin jatuh cinta " Ucap lova menyemangati diri nya sendiri.
" Kamu udah makan malam Mas? " Tanya lova
" Sudah " Jawab Justin singkat
Lova yang mendengar itu sedikit kecewa padahal ia menunggu sang suami untuk makan bersama dengan nya.
" Yasudah " Jawab lova lalu ia kembali ke ranjang dan memunggungi Justin.
Justin yang melihat ada raut wajah sedih dan kecewa dari lova, sedikit tidak tega dengan nya. Tapi Justin dengan segera menepis pikiran nya itu.
Drrtt...
Drrtt..
Ponsel lova berdering dan itu membuat justin melirik ke arah istri nya yang sedang berada di samping nya.
Dengan segera lova mengangkat telpon nya
{ hallo iya ada apa? } tanya lova di sebrang telpon sana
{ bagaimana kabar mu lova? } tanya pria di sebrang sana
__ADS_1
{ aku baik } jawab lova
{ syukur lah, oh iya besok ada acara besar di hotel ku, aku mengundang semua pembisnis untuk datang, apa kamu bisa datang? } tanya pria itu
Lova berfikir sejenak, tapi tak lama setelah itu lova menyetujui ajakan pria itu.
{ baiklah } jawab lova
Lalu lova mematikan ponsel nya .
" Dari siapa? " Tanya Justin yang sedari tadi mendengar istrinya menelpon dengan seseorang
" Bukan siapa siapa " Ucap lova lalu ia menyelimuti seluruh tubuh nya bahkan sampai menutup kepala nya.
Justin yang melihat itu sedikit jengkel dengan istrinya.
Keesokan hari nya Justin siap siap ke kantor karna ada meeting di pagi hati dengan klien nya.
Setelah kepergiaan Justin entah mengapa ia ingin ke salon untuk mempersiapkan diri nanti untuk bertemu dengan teman lama nya.
Singkat cerita waktu sudah menunjukan 7 malam kini lova sudah sangat cantik dengan dress berwarna pink dengan bagian pundak terlihat.
Lova sudah izin akan keluar tetapi ia tidak bilang mau pergi kemana dengan Justin, Justin menyetujui saja karna ia akan pergi ke acara dengan aurel malam ini.
1 jam perjalanan kini lova sudah sampai di hotel tempat teman nya berada.
"Lova " Suara panggilan seorang pria tak asing lagi bagi lova
Lova menoleh
" Lorenzo " Ucap lova
Yaa lelaki itu adalah lorenzo teman kecil lova, karna lorenzo anak tunggal dari orang tua nya sama seperti lova, lorenzo harus meneruskan bisnis perhotelan milik sang ayah yang sudah di bangun dari kecil sampai sebesar sekarang bahkan sampai bercabang, tanpa sepengetahuan lova, lorenzo sebenrnya sudah menyimpan rasa dengan lova tetapi lorenzo tidak berani mengungkapkan nya karna takut lova menjauh dari nya.
Bahkan pas lova akan menikah, hati lorenzo lah yang sangat terluka tetapi ia hanya bisa memendam nya saja.
" Apa kabar kamu gadis manja " Tanya lorenzo
Seketika wajah lova cemberut mendengar ucapan lorenzo
" Ihh masih saja aku di panggil gadis manja padahal aku emang masih manja sih tapi sedikit " Ucap lova terkekeh
" Ayo masuk " Ucap lorenzo
Mereka berdua masuk ke dalam hotel milik lorenzo
_bersambung
__ADS_1