CEO YANG TERSEMBUNYI

CEO YANG TERSEMBUNYI
bab 10 ciuman pertama


__ADS_3

pa gimana keadaan anak kita " ucap Adelia


Albert belum sadarkan diri ma " ucap verton


Adelia pun masuk ke kamar perawat Albert di dalam Adelia benar-benar menangis tanpa henti-hentinya


maafin mama ya nak kalau mama tidak bisa merawat kamu di waktu kamu kecil dulu ,mama melakukan ini semua karena papa dan Mama ingin membuat kamu menjadi orang yang mandiri'" ucap Adelia


Adelia menangis sambil memegangi tangan Albert


nak bangunlah sayang" ucap Adelia


gaby yang lainnya pun khawatir dengan keadaan albert apalagi melihat mamanya belum keluar dari ruangan Albert,


melihat Adelia keluar dari kamar Albert dalam keadaan menangis mereka pun khawatir terjadi apa-apa dengan Albert,


dokter sebenarnya sakit apa anak saya kenapa hanya dipukuli saja dia tak kunjung bangun dari tidurnya" ucap verton


melihat keadaan yang sangat kritis tuan apalagi luka yang dialaminya itu sangat parah,


Gaby pun kini giliran masuk


AL bangun loe itu hanya luka luka apakah kamu tidak sanggup menghadapi semua ini, apakah kamu menyerah dengan kehidupan ini AL,


AL kamu masih banyak tantangan di luaran sana apalagi sebagai pembisnis akan banyak orang menjatuhkan kita" ucap Gaby


namun Albert tak ada kemajuan


Tut Tut Tut monitor ICU pun berbunyi hingga membuat gaby makin pamit


Dokter dokter" panggil Gaby


dok apa yang terjadi dengan Albert" lanjutnya


nona gaby keluarlah dulu saya akan memeriksanya" ucap dokter dildo


Gaby gimana keadaan adik kamu" ucap verton


Gaby juga tidak tahu pa "ucap Gaby


pa mama takut pa" ucap Adelia yang memeluk verton


mama yang tenang ya " ucap verton


dokter pun keluar dari kamar VIP


dok gimana keadaanya dok" ucap verton


Albert masih dalam keadaan koma tuan" ucap dokter dildo


Leana pun memberanikan diri untuk menanyakan dokter


dok apakah saya boleh masuk saya temenya Albert " ucap Leana


hanya keluarganya yang boleh masuk nona" ucap dokter


Adelia dan Gaby melihat muka Leana yang menangis pun membolehkan untuk masuk


Adelia melihat ada ketulusan di wajah Leana

__ADS_1


baiklah nona silahkan masuk" ucap dokter


AL bangunlah aku sangat merindukanmu


Maafkan aku yang sudah sering cemburu kepadamu, kau aku tahu kamu hanya menganggap aku sebagai temanmu tapi aku tidak bisa menyembunyikan rasa ini terhadapmu maafkanlah sahabatmu ini yang mencintaimu jujur aku mencintaimu sejak pertama kali kita bertemu, bahkan waktu papa menawarkan kita untuk menikah aku sangat setuju dengan keputusan itu walaupun kita menikah di usia yang muda tapi aku yakin bisa bahagia berdampingan denganmu, AL aku benar-benar sangat merindukanmu " ucap Leana


Leana pun mencium pipi Albert, perasaan apa yang dimiliki oleh leana hingga dia berani mencium Albert namun dengan tindakan itu tangan albert pun bergerak


dokter dokter " teriak Leana di dalam kamar


dok tangan albert bergerak" ucap leana


dokter pun memeriksa keadaan Albert


nona keluar dulu biar saya periksa tuan muda


Kenapa dengan Albert "ucap Gaby


Albert tadi tangannya bergerak nona " ucap Leana


verton pun mondar-mandir karena kepanikannya


Adelia sang ibu pun terus menangis


akhirnya dokter pun keluar


bagaimana keadaan anak saya dok" ucap verton


tuan muda Albert sudah melewati masa kritisnya tuan," ucap dokter


boleh kita masuk'' ucap verton


akhirnya verton dan Adelia pun masuk kamar


Gaby sangat berterima kasih kepada Leana


terimakasih ya berkat kamu Albert sekarang siuman" ucap Gaby


sama-sama nona " ucap Leana


mari duduklah kita ngobrol" ucap Gaby


apakah kamu pacarnya Albert "ucap Gaby


bukan nona saya hanya teman SMA nya dulu" ucap Leana


saya pacar Albert nona" sahut nila


dari pandangannya Gaby sepertinya tidak menyukai nila,


nama kamu siapa " tanya Gaby


saya Leana nona " ucap Leana


saya nila nona" sahut nila


saya yang selalu menjaga Albert nona bahkan saya berdoa terus agar Albert cepat bangun dari komanya" ucap nila


saya senang sekarang Albert sudah bangun

__ADS_1


bahkan saya nggak sabar untuk menemuinya" lanjutnya


Oh iya leana sekarang kamu kuliah di mana" ucap Gaby


saya kuliah di queensland nona" ucap Leana


kalau saya kuliah bareng sama Albert nona


saya juga dulu teman smp-nya" sahut nila


rumah kamu di mana Leana" ucap Gaby


saya tinggal di Canberra nona" ucap Leana


nona karena Albert sudah siuman saya mau pamit untuk pulang ya" ucap Leana


kamu tidak mau bertemu dengan Albert lagi" ucap Gaby


besok saya ke sini lagi nona, saya juga takut kalau orang tua saya nyariin" ucap Leana


baiklah saya akan menyuruh sopir pribadi saya untuk mengantar kamu" ucap Gaby


tidak perlu nona saya membawa mobil sendiri" ucap nila


ya sudah kamu hati-hati di jalan ya" ucap Gaby


nona bolehkah saya menemani Albert di sini" ucap nila


saya tidak bisa berhenti memikirkan Albert," lanjutnya


sudah kamu pulang aja dulu karena di sini banyak yang menjaga Albert" ucap Gaby


tapi nona saya sangat khawatir dengan keadaan Albert" ucap nila


kamu tidak perlu khawatir di sini banyak keluarganya, kamu pulang aja dulu " ucap Gaby


paman Reymond "panggil Gaby


iya nona ada yang bisa paman bantu" ucap Raymond


tolong antar nila pulang " suruh Gaby


baik nona muda " ucap Raymond


tidak perlu paman saya bawa mobil sendiri" ucap nila


baguslah" gumam Gaby


nila pun pulang dengan rasa kecewanya,


saya akan bikin Kaka suka dengan saya lihat aja nanti " gumamnya


handphone nila pun berbunyi ternyata itu dari Derry orang tuanya,


hallo pa " ucap nila


hallo kamu dimana nila kenapa belum pulang apa kamu menjenguk teman kamu yang gembel itu" ucap Derry di ujung telfon


iya pa,papa tahu tidak berita di tv itu

__ADS_1


...


__ADS_2