CEO YANG TERSEMBUNYI

CEO YANG TERSEMBUNYI
bab gudang wanita


__ADS_3

PENJAGAAAA..." Teriak verton


Apakah diantara kalian ada yang melihat Adelia" tanya verton dengan wajahnya yang amarah


Penjaga pun saling berpandangan


Kami tidak melihatnya tuan " ucap salah satu penjaga


Kalian semua bisa kerja ngga kenapa mengurus satu orang saja kalian tidak bisa


Apa kalian mau saya pecat,


Cepat cari Adelia kalau sampai kalian tidak menemukanya kalian akan tahu akibatnya" ucap verton dengan ketegasanya


Maafkan atas kelalaian kami tuan" ucap penjaga


saya tidak butuh maaf kalian CEPAT..... Kalian cari Adelia" teriak verton


Tiba tiba saja datang seorang pelayan


Tuan "ucap dini


Saya melihat nona adelia menuju kekamar belakang tuan sepertinya nona Adelia ke kamar para wanita ,'' lanjutnya


Baik terima kasih informasinya mbok" ucap verton


Dini adalah pelayan yang paling muda di rumah verton,umurnya pun seumuran dengan adelia


Penjaga kalian bisa kembali bekerja biar saya yang menyusul Adelia kesana" ucap verton yang mulai reda dari kemarahanya


Baik tuan" ucap semua penjaga


Tuan muda apa mau saya temanin untuk kekamar belakang " ucap lukas


Tidak usah paman biar saya sendiri yang akan kesana" ucap verton


verton pun langsung menuju ke kamar para wanita untuk menyusul Adelia


Sedangkan di belakang Adelia masih keliling keliling untuk melihat suasana rumah verton yang besar bahkan selama enam bulan belum pernah di jelajahi olehnya,adelia melihat ada banyak wanita di sebuah ruangan seperti gudang yang jumlah sekitar lima belas orang,mereka saling membicarakan verton dan mengkhayal untuk di jadikan istrinya , ada tiga wanita yang berkuasa di ruangan itu yang bernama Dea,Nina dan Virda


Cepat pijatin kaki saya " ucap Dea


Kalau tidak kalian semua akan saya aduin ke verton, kalian akan jadi gembel lagi


" Lanjutnya


Baik nyonya " ucap salah satu wanita


Para wanita yang ada dikamar itu semuanya takut pada Dea karena selain Dea sering di ajak keluar sama verton diapun juga tegas namun setelah kedatangan adelia,Dea tidak pernah diajak keluar lagi oleh verton,


Nyonya nyonya ada wanita sedang mengintip kita di balik pintu" ucap salah wanita


Dea pun menghampiri Adelia dan mengajaknya masuk


Jadi kamu wanita spesial yang menempati kamar di sebelahnya verton" ucap Dea


Berani kamu merebut verton dariku perempuan ******,'


PLAK " sebuah tamparan keras untuk Dea


Jaga ucapan anda " ucap Adelia

__ADS_1


Berani anda bilang kalau saya ini perempuan ******" lanjutnya


Kenapa per.."ucap Dea yang terputus karena kedatangan verton


Ada apa ini " ucap verton


Dia menamparku beb" jawab Dea


Dia belum tahu kalau aku ini calon istri kamu" lanjutnya


Benar begitu adel" tanya verton


Kalau kamu ngga percaya kamu bisa tanya sama mereka " ucap Dea


Saya tidak bicara denganmu "ucap verton


Adelia kamu dengarkan saya ngomong" ucap verton


Kalau emang iya kenapa kamu mau mengusirku dari sini " ucap Adelia


Silahkan... bahkan saya sudah muak ada di tempat seperti neraka ini " lanjutnya


Adelia pun pergi meninggalkan ruang para wanita tersebut,


Adelia..


Adelia...


verton pun terus memanggil Adelia namun tidak di hiraukan


Sudahlah beb " ucap Dea sambil memegangi lengan verton


Diam..." Ucap verton sambil meninggalkan ruangan


Awas saja kamu Adelia aku akan beri perhitungan sama kamu " gumam Dea


Adelia langsung masuk ke kamarnya untuk siap siap pergi,'


Adelia kamu mau kemana" ucap verton


Biarkan aku pergi " ucap Adelia sembari mengeluarkan air mata


Aku tidak akan membiarkan kamu pergi dari rumah ini" ucap verton


Bukankah masih banyak wanita simpanan kamu ,kamu hanya tinggal pilih mana yang kamu suka " ucap Adelia dengan nada kecewanya


Tapi kamu yang aku suka Del dan aku akan menikahimu" ucap verton


Hentikan omong kosongmu itu karena aku tidak percaya dengan apa yang kamu ucapkan" ucap Adelia yang sudah bersiap-siap untuk pergi


Adelia dengarkan penjelasanku" ucap verton yang mengejar Adelia untuk keluar kamarnya


Adelia pun terus melangkahkan kakinya dan tidak perduli dengan ucapan verton


Adelia aku memang sengaja membawa wanita wanita itu ke rumah ini tapi tidak untuk aku jadikan istri" penjelasan verton


Langkah Adelia pun berhenti


Mereka sengaja aku bawa kesini bahkan aku tidak peduli apa nantinya penilaian orang,'


Memang wanita itu banyak bahkan ada yang dulunya perempuan malam sampai wanita gelandangan yang aku bawa tapi del itu semua aku lakukan karena aku merasa tidak tega dengan kondisi mereka,'' ucap verton

__ADS_1


tapi bagaimana dengan Dea, bukankah dia calon istri kamu" tanya Adelia


Dea bukan kekasihku aku tidak menyukainya


Adelia pun terharu ternyata pria yang didepannya tidak sekejam apa yang di pikirkan'


Adelia pun membalikkan badanya dan langsung memeluk verton,'


Maafkan aku karena sudah salah paham sama kamu," ucap Adelia


Adelia pun tidak tahu dengan perasaannya yang tadinya cemburu sekarang menjadi agak lega'


Jantung adelia pun berdegup kencang yang bahkan tidak ingin melepaskan pelukannya,'


verton pun mengencangkan pelukannya hingga membuat adelia terasa nyaman,'


Maafkan aku del yang dulu pernah menyiksa batin kamu" ucap verton sambil mencium rambut alyne


Tapi aku benar benar sangat menyayangimu dan sangat menginginkanmu untuk menjadi ibu dari anak-anakku kelak"lanjutnya


Terus masalah Dea bagaimana" tanya Adelia


Aku dan Dea tidak ada hubungan apapun sayang memang dulu Dia sering aku ajak keluar tapi itu hanya untuk urusan kantor saja,''


Oh iya kamu sekarang siap siap ya aku akan mengajak kamu keluar " lanjutnya


Adelia pun kaget bercampur bahagia karena selama Enam bulan tidak melihat dunia luar


Baiklah aku siap siap dulu" jawab Adelia


Setelah selesai mandi adelia pun sibuk mencari pakaian yang mau dipakainya


TOK.. TOK... Nona adel ini mbok Ijah " ucap mbok Ijah dari luar


Adelia pun membuka pintunya hingga membuat mbok Ijah bingung melihat pakaian adelia yang berantakan di ranjang


Ini non tadi tuan muda menyuruh si mbok buat nganterin baju ini ke nona" ujar mbok Ijah


Adelia pun membukanya dan memakai dress berwarna biru yang sangat cocok dipakainya dengan berkulit putih bahkan Adelia kelihatan sangat anggun,


Kali ini Adelia berdandan sangat spesial,


verton yang di bawah sudah mondar mandir menunggu Adelia yang belum turun,


Kini adelia keluar dari elevator


verton yang dari tadi menunggunya di buat melongo dengan penampilan Adelia,


Kamu sangat cantik sayang apakah nanti malam aku dapat jatah" ucap verton dengan nada senyum


Nanti kalau sudah menikah" jawab Adelia


Baiklah mari kita berangkat" ucap verton yang menyodorkan tangannya untuk menggandeng Adelia


Tanpa basa basi adelia pun langsung marangkul tangan verton


Mbok Ijah dan pak lukas pun hanya senyum melihat mereka yang sudah akur bahkan verton yang dulunya pemarah sekarang jarang marah,'


Semoga mereka berjodoh ya pak" ucap mbok Ijah


Iya mbok rasanya senang melihat mereka jadi teringat masa muda dulu hehe" jawab lukas

__ADS_1


... bersambung....


__ADS_2