
PENJAGAAAA..." Teriak verton
Apakah diantara kalian ada yang melihat Adelia" tanya verton dengan wajahnya yang amarah
Penjaga pun saling berpandangan
Kami tidak melihatnya tuan " ucap salah satu penjaga
Kalian semua bisa kerja ngga kenapa mengurus satu orang saja kalian tidak bisa
Apa kalian mau saya pecat,
Cepat cari Adelia kalau sampai kalian tidak menemukanya kalian akan tahu akibatnya" ucap verton dengan ketegasanya
Maafkan atas kelalaian kami tuan" ucap penjaga
saya tidak butuh maaf kalian CEPAT..... Kalian cari Adelia" teriak verton
Tiba tiba saja datang seorang pelayan
Tuan "ucap dini
Saya melihat nona adelia menuju kekamar belakang tuan sepertinya nona Adelia ke kamar para wanita ,'' lanjutnya
Baik terima kasih informasinya mbok" ucap verton
Dini adalah pelayan yang paling muda di rumah verton,umurnya pun seumuran dengan adelia
Penjaga kalian bisa kembali bekerja biar saya yang menyusul Adelia kesana" ucap verton yang mulai reda dari kemarahanya
Baik tuan" ucap semua penjaga
Tuan muda apa mau saya temanin untuk kekamar belakang " ucap lukas
Tidak usah paman biar saya sendiri yang akan kesana" ucap verton
verton pun langsung menuju ke kamar para wanita untuk menyusul Adelia
Sedangkan di belakang Adelia masih keliling keliling untuk melihat suasana rumah verton yang besar bahkan selama enam bulan belum pernah di jelajahi olehnya,adelia melihat ada banyak wanita di sebuah ruangan seperti gudang yang jumlah sekitar lima belas orang,mereka saling membicarakan verton dan mengkhayal untuk di jadikan istrinya , ada tiga wanita yang berkuasa di ruangan itu yang bernama Dea,Nina dan Virda
Cepat pijatin kaki saya " ucap Dea
Kalau tidak kalian semua akan saya aduin ke verton, kalian akan jadi gembel lagi
" Lanjutnya
Baik nyonya " ucap salah satu wanita
Para wanita yang ada dikamar itu semuanya takut pada Dea karena selain Dea sering di ajak keluar sama verton diapun juga tegas namun setelah kedatangan adelia,Dea tidak pernah diajak keluar lagi oleh verton,
Nyonya nyonya ada wanita sedang mengintip kita di balik pintu" ucap salah wanita
Dea pun menghampiri Adelia dan mengajaknya masuk
Jadi kamu wanita spesial yang menempati kamar di sebelahnya verton" ucap Dea
Berani kamu merebut verton dariku perempuan ******,'
PLAK " sebuah tamparan keras untuk Dea
Jaga ucapan anda " ucap Adelia
__ADS_1
Berani anda bilang kalau saya ini perempuan ******" lanjutnya
Kenapa per.."ucap Dea yang terputus karena kedatangan verton
Ada apa ini " ucap verton
Dia menamparku beb" jawab Dea
Dia belum tahu kalau aku ini calon istri kamu" lanjutnya
Benar begitu adel" tanya verton
Kalau kamu ngga percaya kamu bisa tanya sama mereka " ucap Dea
Saya tidak bicara denganmu "ucap verton
Adelia kamu dengarkan saya ngomong" ucap verton
Kalau emang iya kenapa kamu mau mengusirku dari sini " ucap Adelia
Silahkan... bahkan saya sudah muak ada di tempat seperti neraka ini " lanjutnya
Adelia pun pergi meninggalkan ruang para wanita tersebut,
Adelia..
Adelia...
verton pun terus memanggil Adelia namun tidak di hiraukan
Sudahlah beb " ucap Dea sambil memegangi lengan verton
Diam..." Ucap verton sambil meninggalkan ruangan
Awas saja kamu Adelia aku akan beri perhitungan sama kamu " gumam Dea
Adelia langsung masuk ke kamarnya untuk siap siap pergi,'
Adelia kamu mau kemana" ucap verton
Biarkan aku pergi " ucap Adelia sembari mengeluarkan air mata
Aku tidak akan membiarkan kamu pergi dari rumah ini" ucap verton
Bukankah masih banyak wanita simpanan kamu ,kamu hanya tinggal pilih mana yang kamu suka " ucap Adelia dengan nada kecewanya
Tapi kamu yang aku suka Del dan aku akan menikahimu" ucap verton
Hentikan omong kosongmu itu karena aku tidak percaya dengan apa yang kamu ucapkan" ucap Adelia yang sudah bersiap-siap untuk pergi
Adelia dengarkan penjelasanku" ucap verton yang mengejar Adelia untuk keluar kamarnya
Adelia pun terus melangkahkan kakinya dan tidak perduli dengan ucapan verton
Adelia aku memang sengaja membawa wanita wanita itu ke rumah ini tapi tidak untuk aku jadikan istri" penjelasan verton
Langkah Adelia pun berhenti
Mereka sengaja aku bawa kesini bahkan aku tidak peduli apa nantinya penilaian orang,'
Memang wanita itu banyak bahkan ada yang dulunya perempuan malam sampai wanita gelandangan yang aku bawa tapi del itu semua aku lakukan karena aku merasa tidak tega dengan kondisi mereka,'' ucap verton
__ADS_1
tapi bagaimana dengan Dea, bukankah dia calon istri kamu" tanya Adelia
Dea bukan kekasihku aku tidak menyukainya
Adelia pun terharu ternyata pria yang didepannya tidak sekejam apa yang di pikirkan'
Adelia pun membalikkan badanya dan langsung memeluk verton,'
Maafkan aku karena sudah salah paham sama kamu," ucap Adelia
Adelia pun tidak tahu dengan perasaannya yang tadinya cemburu sekarang menjadi agak lega'
Jantung adelia pun berdegup kencang yang bahkan tidak ingin melepaskan pelukannya,'
verton pun mengencangkan pelukannya hingga membuat adelia terasa nyaman,'
Maafkan aku del yang dulu pernah menyiksa batin kamu" ucap verton sambil mencium rambut alyne
Tapi aku benar benar sangat menyayangimu dan sangat menginginkanmu untuk menjadi ibu dari anak-anakku kelak"lanjutnya
Terus masalah Dea bagaimana" tanya Adelia
Aku dan Dea tidak ada hubungan apapun sayang memang dulu Dia sering aku ajak keluar tapi itu hanya untuk urusan kantor saja,''
Oh iya kamu sekarang siap siap ya aku akan mengajak kamu keluar " lanjutnya
Adelia pun kaget bercampur bahagia karena selama Enam bulan tidak melihat dunia luar
Baiklah aku siap siap dulu" jawab Adelia
Setelah selesai mandi adelia pun sibuk mencari pakaian yang mau dipakainya
TOK.. TOK... Nona adel ini mbok Ijah " ucap mbok Ijah dari luar
Adelia pun membuka pintunya hingga membuat mbok Ijah bingung melihat pakaian adelia yang berantakan di ranjang
Ini non tadi tuan muda menyuruh si mbok buat nganterin baju ini ke nona" ujar mbok Ijah
Adelia pun membukanya dan memakai dress berwarna biru yang sangat cocok dipakainya dengan berkulit putih bahkan Adelia kelihatan sangat anggun,
Kali ini Adelia berdandan sangat spesial,
verton yang di bawah sudah mondar mandir menunggu Adelia yang belum turun,
Kini adelia keluar dari elevator
verton yang dari tadi menunggunya di buat melongo dengan penampilan Adelia,
Kamu sangat cantik sayang apakah nanti malam aku dapat jatah" ucap verton dengan nada senyum
Nanti kalau sudah menikah" jawab Adelia
Baiklah mari kita berangkat" ucap verton yang menyodorkan tangannya untuk menggandeng Adelia
Tanpa basa basi adelia pun langsung marangkul tangan verton
Mbok Ijah dan pak lukas pun hanya senyum melihat mereka yang sudah akur bahkan verton yang dulunya pemarah sekarang jarang marah,'
Semoga mereka berjodoh ya pak" ucap mbok Ijah
Iya mbok rasanya senang melihat mereka jadi teringat masa muda dulu hehe" jawab lukas
__ADS_1
... bersambung....