
sesampainya di Australia verton dan Adelia dan Gaby pun langsung menuju the royal Melbourne hospital untuk menemui Albert namun mereka dihadang para wartawan,
penjaga hadapi mereka ," ucap verton
tuan verton siapa nama anak tuan kenapa tidak pernah tuan ekspos" ucap wartawan yang bertanya
namun verton dan keluarganya pun tidak menjawab dan langsung masuk rumah sakit
didalam keluarga verton di sambut oleh manager on duty dengan sangat baik ,kabar itu rame karena suster yang mengadu telah menelfon verton bahkan kabar itupun langsung muncul di televisi.
pa siapa verton itu kenapa semua orang rame membicarakannya "ucap nila
verton adalah orang terkaya di negara ini bahkan bisnisnya sampai keluar negeri tapi ngomong ngomong siapa anak verton yang lagi sakit kenapa beliau datang kesini biasanya beliau ini sangat sibuk" ucap Derry
Alex, Harry dan Leana pun lagi di ruang tengah sambil menonton tayangan televisi
Leana masih merenung tidak ada kabar dari Albert yang biasanya bercanda walaupun hanya sekedar chatting namun tak ada kabar setelah pertemuan Albert dan nila
tuan verton menjemput anaknya di rumah sakit" ucap Alex
Leana pun langsung tersadar
pa tuan verton itu kan orang tuanya Albert
kalau beliau kesini berarti anaknya di rumah sakit apa mungkin Albert," ucap Harry
Leana syok mendengar percakapan Harry dan Alex dan tanpa sadar mengeluarkan air matanya
pa apa benar Albert sakit " ucap Leana dalam hati
pa saya ke rumah sakit ya mau menengok keadaan Albert" ucap Leana
iya nak kamu hati hati jangan ngebut" ucap Alex
Harry kamu ikuti adik kamu papa takut Leana kenapa kenapa dijalan soalnya papa lihat dia murung terus beberapa hari ini" lanjutnya
baik pa" ucap Harry dan langsung bergegas pergi
di rumah sakit verton dan keluarganya panik karena Albert yang tak kunjung bangun dari komanya verton dan keluarganya sudah di sambut di luar kamar VIP
Reymond gimana keadaan Albert" ucap verton
tuan muda masih belum siuman tuan," ucap Reymond
saya sudah bawakan dokter terbaik dari Islandia
dok cepat lakukan yang terbaik untuk anak saya" ucap verton
baik tuan " ucap dokter dildo
dokter Dildo pun langsung segera mengecek keadaan Albert
verton yang sangat gelisah menunggu hampir satu jam dokter dildo belum juga keluar dari kamar VIP bahkan Adelia menangis tanpa henti Gaby yang mencoba menenangkan ibunya pun sebenarnya ingin menangis namun hanya mencoba tegar,'
__ADS_1
dokter dildo pun akhirnya keluar
dok gimana keadaan anak saya " ucap verton
tuan yang tenang kita tunggu sampai malam ini kalau tuan muda siuman beliau bisa melewati masa kritisnya," ucap dokter dildo
apakah boleh kami masuk kedalam " ucap verton
boleh tuan tapi sebaiknya bergantian dan jangan banyak diajak bicara" ucap dokter dildo
verton pun menengok Adelia dan Adelia pun mengangguk tanda mempersilahkan suaminya untuk masuk terlebih dahulu,
Adelia terus menangis dan menyender di pundak Gaby namun tanpa sadar air mata Gaby pun menetes,
Reymond arahkan semua penjaga dan cari siapa yang berani membuat Albert luka luka seperti ini kalau perlu penjarakan dengan hukuman mati " ucap verton
baik tuan " ucap Reymond
Reymond pun meninggalkan rumah sakit namun banyak pertanyaan dari wartawan,
pak Reymond gimana keadaan anak dari tuan verton apakah sudah sadarkan diri" ucap wartawan
permisi.... permisi" ucap Reymond dan meninggalkan wartawan
Berto yang melihat televisi pun tertawa dengan kencang karena melihat berita di televisi Berto sudah tahu kalau Albert pasti yang masuk rumah sakit karena di televisi terlihat ada Gaby putri tuan verton
papa kenapa , sepertinya papa lagi bahagia
Pedro adalah anak dari Berto
papa lagi bahagia nak karena orang yang dulu memecat papa sekarang kritis di rumah sakit" ucap Berto
rasain aja itu pa biar mampus sekalian" ucap pedro
verton itu siapa pa kenapa beritanya sangat ramai sekali" ucap Pedro
verton adalah orang paling kaya di Australia city dan bisnisnya pun dimana mana bahkan di manca negara" ucap Berto
verton adalah orang yang tegas dia pasti tidak akan tinggal diam,dia pasti akan mencari orang yang telah membuat anaknya kritis"lanjutnya
tok... tok.. tok...
Berto pun membuka pintu rumahnya
apa benar ini rumahnya saudara Pedro" ucap polisi
iya benar pak ada apa ya" ucap Berto
saya membawa surat penangkapan untuk saudara Pedro" ucap polisi
apa salah anak saya pak kenapa anak saya mau di bawa ke kantor polisi" ucap Berto
ada apa pa " ucap Pedro
__ADS_1
saudara Pedro anda saya tangkap karena sudah memukuli saudara Albert verton anak dari tuan verton" ucap polisi
Berto pun kaget ternyata tersangka pengeroyokan itu adalah anaknya sendiri
pak jangan bawa saya pak " ucap Pedro
nanti anda jelaskan di kantor polisi
di parkiran saat Leana turun dari mobilnya seketika ada mobil parkir di sebelahnya juga ia tak lain adalah nila mereka pun saling memandang,
loe temenya Albert yang waktu itu kan "ucap nila
iya,loe datang kesini juga " ucap Leana
iya gue setiap hari datang kesini buat menjenguk Albert" ucap nila
Leana pun merasa percuma karena kedatangan nya akan menjadi sia sia namun karena kekhawatiran Dengan Albert dia tidak peduli dengan perasaanya nantinya,
Leana kamu disini juga" ucap Raymond
paman Raymond,paman gimana keadaan Albert kenapa tidak ada yang kasih tahu keadaan Albert ke Leana" ucap Leana
maaf Leana paman juga baru tahu semalam itu pun paman tahu kabarnya dari nona Gaby kakanya Albert,
pantesan sudah tiga hari saya menunggu kabar dari Albert namun tak ada kabarnya paman" ucap Leana
paman juga telfon berkali kali tak ada jawaban" ucap Raymond
apa ini temannya Leana"lanjutnya
saya pacarnya Albert paman" ucap nila
paman saya dari kemarin yang merawat Albert saya benar benar tidak tega melihat keadaannya,''ucap nila
kalau kamu tahu tuan muda di rawat di rumah sakit ini kenapa tidak memberi kabar sama saya" ucap Raymond
maaf paman saya tidak tahu kalau Albert adalah keluarga dari orang kaya dan saya tidak tahu keluarga Albert" ucap nila
Raymond sebenarnya sudah curiga melihat tingkah laku nila yang aneh
mari kita masuk" ucap Raymond
di luar rumah sakit masih ramai dengan wartawan
bahkan Raymond,Leana dan nila pun susah untuk masuk,
tuan gimana keadaan anak tuan muda verton" ucap salah satu wartawan
Raymond pun tidak menjawabnya
sesampainya di luar kamar VIP Leana dan nila pun hanya berdiam diri tidak bisa berkata apapun,
tuan verton pun keluar dari kamar vip
__ADS_1